Donaldson (1961) yang memulai Pecking Order Theory (POC) mengemukakan dari hasil penelitiannya bahwa perusahaan dalam membiayai operasi dan investasinya mempunyai urutan yaitu laba ditahan, mecairkan/menjual surat berharga, menerbitkan obligasi dan paling akhir menerbitkan saham. Penerbitan obligasi dilakukan bila perusahaan tidak mempunyai dana baik dari laba ditahan dan surat berharga yang bisar dijual atau dicairkan.
Obligasi Korporasi adalah obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk membiayai perusahaan. Obligasi korporasi diterbitkan perusahaan karena penerbitan ini lebih layak dari penerbitan saham. Penerbitan obligasi merupakan instrument pembiayan berisiko di dalam perusahaan. Obligasi korporasi ini diperdagangkan melalui OTC dan bisa juga melalui bursa. Obligasi korporasi kurang likuid dikarenakan obligasi memberikan kupon yang cukup besar sehingga manajer investasi memegangnya untuk meningkatkan tingkat pengembalian portofolionya.
Adapun obligasi yang diterbitkan dan diperdagangkan serta jatuh temponya sebagai berikut:
Download( .pdf)
Adapun outstanding obligasi korporasi yang diterbitkan dan diperdagangkan sebagai berikut:
- Outstanding Corp. Bond (
.pdf)
|