Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan terakhir di bulan puasa tahun ini dengan menipis 2 poin. Indeks telah melewati serangkaian perdagangan yang penuh tekanan jual akibat pencairan portofolio investor. Membuka perdagangan akhir pekan pagi tadi, IHSG melemah 27,674 poin (0,71%) ke level 3.816,703 jelang pengumuman The Fed. Sentimen negatif melemahnya bursa Asia juga menghantui indeks. Indeks semakin tak bergairah, secara perlahan performanya terus turun sejak pembukaan perdagangan. Bahkan, indeks sempat jatuh hingga ke posisi terendahnya di level 3.800,480.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terkoreksi 38,950 poin (1,02%) ke level 3.805,427. Investor masih menahan rencana investasinya sampai ada penjelasan dari pidato Ben Bernanke mengenai stimulus AS. Memasuki perdagangan sesi kedua, beberapa investor memanfaatkan posisi saham-saham yang suda murah untuk aksi beli selektif. Sehingga IHSG sempat menanjak ke zona hijau meski hanya sesaat di level 3.847,254. Menutup perdagangan terakhir di bulan ramadan tahun ini, Jumat (26/8/2011), IHSG kembali menipis 2,646 poin (0,07%) ke level 3,841,731. Sementara Indeks LQ 45 turun tipis 0,148 poin (0,02%) ke level 676,255.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 85.775 kali pada volume 5,275 miliar lembar saham senilai Rp 3,742 triliun. Sebanyak 79 saham naik, sisanya 148 saham turun, dan 90 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun tipis 3,07 poin (0,12%) ke level 2.612,19. Â
Indeks Hang Seng melemah 169,60 poin (0,86%) ke level 19.582,88. Â
Indeks Nikkei 225 naik tipis 25,42 poin (0,29%) ke level 8.797,78. Â
Indeks Straits Times turun 22,60 poin (0,82%) ke level 2.743,14. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 850 ke Rp 55.500, Unilever (UNVR) naik Rp 750 ke Rp 16.900, Indocement (INTP) naik Rp 450 ke Rp 15.200, dan Goodyear (GDYR) naik Rp 300 ke Rp 9.400.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.250 ke Rp 66.150, Sepatu Bata (BATA) turun Rp 1.000 ke Rp 65.000, Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 1.000 ke Rp 125.000, dan Lippo Cikarang (LPCK) turun Rp 430 ke Rp 1.970.
Jumat 26-08-2011 (11:43)
Banyaknya Aksi Jual Tekan IHSG Sesi I Anjlok 1,01%
IHSG pada perdagangan sesi I Jumat (26/8) ditutup melemah 1,01% ke level 3.805,43. Pelemahan indeks siang ini seiring pergerakan bursa regional yang negatif dan aksi jual investor jelang liburan panjang. Menurut Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya hari ini, Volume perdagangan juga diperkirakan akan relatif sepi seiring hari ini adalah hari terakhir perdagangan sebelum libur panjang lebaran. Indeks diperkirakan akan bergerak sideways dalam rentang yang relatif sempit antara 3.821 – 3.887.
Bursa AS ditutup terkoreksi semalam seiring rilis data initial jobless claims yang lebih buruk dari ekspektasi dan sell-off yang terjadi di bursa Jerman akibat pelarangan short selling di beberapa bursa Eropa. Citigroup dan UBS AG menurunkan estimasi pertumbuhan dunia masing-masing menjadi 3,8% dan 3,3%. Harga minyak bergerak cukup volatile semalam dengan sempat terkoreksi sekitar 4% sebelum akhirnya ditutup di level US$85/barel. Harga metal menguat tipis semalam dengan Nikel +0,1% dan Timah +0,4%. Bursa Asia siang ini mayoritas terkoreksi meski tidak sedalam koreksi yang terjadi di bursa AS semalam seiring sentimen positif dari kembali melemahnya nilai tukar Yen dan menantikan pidato gubernur The Fed sore ini. Shanghai turun 0,79%, Hang seng melemah 0,21%, KLSE merosot 1,27%, Nikkei jatuh 0,02%, dan STI turun 0,82%. Sementara Seoul mencatatkan kenaikan sebesar 0,11% siang ini. Sebanyak 186 saham tercatat turun siang ini, sedang hanya 33 saham yang naik, dan 53 saham masih stagnan. Indeks LQ45 sesi I ditutup turun 1,05% ke level 669,26, sementara JII turun 1,2% ke level 523,22. Asing juga terpantau lebih banyak melakukan penjualan hingga siang ini dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp182,68 miliar. Volume perdagangan siang sebanyak 969,59 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp961,24 miliar. Saham-saham yang turun tajam siang ini adalah BATA turun 1,51%, ASII turun 1,33%, UNTR turun 2,08%, LPCK turun 14,58%, PTBA turun 1,81%, dan SMGR turun 2,74%.
Jumat, 26-08-2011 (09:38)
IHSG Melemah 27 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan terakhir di bulan ramadan dengan koreksi 27 poin menjelang pengumuman The Fed. Sentimen negatif melemahnya bursa Asia juga menghantui indeks. Pada perdagangan preopening, IHSG turun 27,278 poin (0,70%) ke level 3.817,099. Sedangkan Indeks LQ 45 melemah 6,772 poin (1,00%) ke level 669,631. Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (26/8/2011), IHSG melemah 27,674 poin (0,71%) ke level 3.816,703. Indeks LQ 45 turun 6,870 poin (1,02%) ke level 669,533. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terpangkas 30,880 poin (0,80%) ke level 3.813,497. Sementara Indeks LQ 45 melemah 6,920 poin (1,02%) ke level 669,483.
Kemarin, aksi ambil untung di saham-saham tambang membuat IHSG melemah tipis 2 poin setelah melewati perdagangan yang berfluktuasi. Indeks ketinggalan reli bursa-bursa Asia. Jelang hari raya lebaran, investor pun mulai mencairkan portofolionya untuk mendapatkan dana segar. Tak heran tekanan jual pun marak terjadi di lantai bursa. Hanya bursa saham Hong Kong yang mampu menguat tipis, sisa bursa Asia lainnya terpuruk di zona merah. Pasar masih menunggu hasil keputusan rapat The Fed yang dilakukan esok hari.
Berikut situasi bursa-bursa regional di pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun tipis 3,34 poin (0,13%) ke level 2.611,92. Â
Indeks Hang Seng menguat 161,42 poin (0,82%) ke level 19.913,90. Â
Indeks Nikkei 225 menipis 5,82 poin (0,07%) ke level 8.766,54. Â
Indeks Straits Times turun 9,71 poin (0,35%) ke level 2.756,03. Â
Kamis 25-08-2011 (16:13)
IHSG Ditutup Turun 0,07%
Bursa saham Indonesia pada perdagangan Kamis (25/8) ditutup melemah 2,64 poin atau 0,07% ke 3.844,38. Volume perdagangan 6,2 miliar saham senilai Rp4,1 triliun. Perdagangan diwarnai dengan 118 saham naik, 102 saham turun dan 98 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign sell Rp317,9 miliar dengan penjualan asing sebesar Rp2,07 triliun dan pembelian asing senilai Rp1,7 triliun. Indeks JII turun 2,7 poin ke 529, indeks ISSI turun 0,2 poin ke 124,16 dan indeks LQ45 turun 1,9 poin ke 676,40. Pelemahan diseret sektor pertambangan yang turun 18,9 poin ke 2.905,17 dan sektor konsumsi turun 13,99 poin ke 1.267,22. Pergerakan indeks tidak dapat bertahan di zona positif. Level tertinggi berada di 3.886,17 dan terendah di 3.835,59.
Bursa saham Eropa menguat seperti indeks FTSE naik 0,4% ke 5.228, indeks DAX naik 1,1% ke 5.747 dan indeks CAC naik 1,3% ke 3.182. Sedangkan bursa saham Asia juga menghijau seperti indeks Hang Seng naik 1,4% ke 19.752, indeks Nikkei naik 1,5% ke 8.772, indeks Shanghai naik 2,9% ke 2.615 dan indeks ASX naik 1,09% ke 4.212.
Saham yang menguat seperti saham TPIA naik Rp300 ke Rp3.600, ADMF naik Rp250 ke Rp11.250, ASII naik Rp250 ke Rp67.400, AALI naik Rp200 ke Rp21.750, EMTK naik Rp200 ke Rp2.400, GGRM naik Rp150 ke Rp54.150, BBCA naik Rp100 ke Rp8.000, BBRI naik Rp100 ke Rp6.500, BFIN naik Rp100 ke Rp6.900, GYDR naik Rp100 ke Rp9.100.
Saham yang melemah saham DLTA turun Rp500 ke Rp126.000, UNVR turun Rp300 ke Rp16.150, INDF turun Rp250 ke Rp6.200, SMDR turun Rp15 ke Rp4.175, CPIN turun Rp150 ke Rp2.700, PLIN turun Rp150 ke Rp2.700, SCMA turun Rp150 ke Rp2.700, SMGR turun Rp150 ke Rp9.100, PGAS turun Rp100 ke Rp3.000, SMAR turun Rp100 ke Rp5.950.
Kamis, 25-08-2011 (12:06)
Aksi Ambil Untung Bikin IHSG Cuma Naik 8 Poin
Laju penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedikit tertahan oleh aksi ambil untung di saham-saham lapis dua. Indeks masih terbantu sinyal positif dari bursa-bursa regional.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melaju 20,469 poin (0,53%) ke level 3.867,489. Membaiknya sektor perdagangan AS memberikan harapan ekonomi global tidak akan jatuh ke masa resesi. Sesaat setelah pembukaan, indeks langsung melesat ke posisi tertingginya hari ini di level 3.886,170. Namun, setelah posisi puncaknya itu indeks langsung meluncur akibat aksi ambil untung, hampir saja IHSG kembali jatuh di zona merah.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (25/8/2011), IHSG naik tipis 8,302 poin (0,21%) ke level 3.855,322. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 1,258 poin (0,18%) ke level 679,623. Penguatan pasar saham kali ini dipimpin oleh saham-saham properti. Namun demikian, profit taking di saham-saham berbasis industri dasar dan manufaktur hampir saja memaksa indeks ke jalur negatif. Investor asing masih enggan masuk ke pasar modal dalam negeri. Hingga siang ini dana asing masih keluar dari lantai bursa namun jumlahnya tidak sebesar perdagangan-perdagangan kemarin.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 50.149 kali pada volume 2,383 miliar lembar saham senilai Rp 2,416 triliun. Sebanyak 117 saham naik, sisanya 95 saham turun, dan 80 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang ini:
Indeks Komposit Shanghai menanjak 43,77 poin (1,72%) ke level 2.584,86. Â
Indeks Hang Seng melaju 300,83 poin (1,55%) ke level 19.767,62.
Indeks Nikkei 225 melesat 172,68 poin (2,00%) ke level 8.812,29. Â
Indeks Straits Times melonjak 39,44 poin (1,45%) ke level 2.759,34. Â
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 800 ke Rp Rp 54.800, Astra Internasional (ASII) naik Rp 300 ke Rp 67.450, Astra Agro (AALI) naik Rp 300 ke Rp 21.850, dan Adira Finance (ADMF) naik Rp 200 ke Rp 11.200.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 3.500 ke Rp 123.000, Surya Citra Media (SCMA) turun Rp 200 ke Rp 5.800, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 ke Rp 19.100, dan Unilever (UNVR) turun Rp 150 ke Rp 16.300.
Kamis, 25-08-2011 (09:36)
IHSG Dibuka Naik 0,52%
IHSG pada perdagangan Kamis pagi ini dibuka naik 0,53% ke level 3.867,49.Penguatan indeks pagi ini seiring sentimen positif dari penguatan bursa global. Hari ini memperkirakan indeks akan kembali mencoba menembus resistance terdekat di 3.908 hari ini. Bursa AS meneruskan penguatannya dalam 2 hari terakhir seiring rilis data durable goods order di bulan Juli yang naik 4% dan harga property di bulan Juni yang naik 0,9% MoM, lebih baik dari ekspektasi. Kembali munculnya optimisme ini juga membuat harga emas dunia terkoreksi signifikan sekitar 8% dari level tertingginya di awal pekan. Harga minyak dunia relatif flat di level US$85,3/barel sementara harga metal dunia masih bergerak mixed dengan Nikel +0,8% dan Timah -0,4%.
Bursa Asia pagi ini turut dibuka menguat seiring sentimen positif dari bursa AS semalam dan pelemahan nilai tukar Yen mengembalikan optimisme investor. Harga minyak dunia pagi ini relatif flat di level US$85,3/barel.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 10,70 poin (0,42%) ke level 2.551,79.
Indeks Hang Seng menanjak 261,70 poin (1,34%) ke level 19.728,49.
Indeks Nikkei 225 melesat 123,55 poin (1,43%) ke level 8.763,16.
Indeks Straits Times menguat 27,07 poin (1,00%) ke level 2.746,97
Rabu, 24-08-2011 (16:09)
Aksi Ambil Untung Tapi IHSG Ditutup Melemah 0,8%
Pergerakan IHSG pada perdagangan Rabu (24/8) ditutup melemah 33,44 poin atau 0,8% ke 3.847,02. Volume perdagangan mencapai 7,2 miliar saham senilai Rp4,6 triliun. Perdagangan diwarnai dengan 164 saham turun, 69 saham naik dan 87 saham stagnan. Indeks JII turun 5,3 poin ke 532,39, indeks ISSI turun 1,01 ke 124,43 dan indeks LQ45 turun 7,9 poin ke 678,07.
Pelemahan terdalam dialami sektor pertambangan 49,5 poin ke 2.929 disusul sektor perkebunan turun 26,7 poin ke 2.236,84. IHSG mengalami net foreign sell Rp484,02 miliar dengan penjualan asing mencapai Rp1,5 triliun dan pembelian asing sebesar Rp1,07 triliun.Bursa Asia mayoritas melemah seperti indeks Hang Seng turun 2,065 ke 19.466, indeks Nikkei turun 1,07% ke 8.639, indeks Shanghai turun 0,5% ke 2.541 dan indeks ASX turun 0,1% ke 4.167. Sementara bursa Eropa cenderung flat seperti indeks FTSE naik 0,01% ke 5.129, indeks DAX naik Rp0,6% ke 5.568 dan indeks CAC naik 0,5% ke 3.101.
Untuk saham yang melemah seperti DSSA turun Rp700 ke Rp13.100, MYOR turun Rp450 ke Rp15.050, PTBA turun Rp400 ke Rp19.200, MBAI turun Rp350 ke Rp29.000, INDF turun Rp300 ke Rp6.450, INTP turun Rp250 ke Rp14.850, ROTI turun Rp200 ke Rp3.500, LPIN turun Rp175 ke Rp2.625, ADMF turun Rp150 ke Rp11.00, ICBP turun Rp150 ke Rp5.600, INCO turun Rp150 ke Rp3.575.
Saham yang masih menguat seperti saham CNTX naik Rp550 ke Rp6.500, DKFT naik Rp445 ke Rp2.275, NIPS naik Rp275 ke Rp3.875, TPIA naik Rp150 ke Rp3.300, SOBI naik Rp125 ke Rp2.375, AMFG naik Rp100 ke Rp8.900, HRUM naik Rp100 ke Rp8.050.
Rabu, 24-08-2011 (12:18)
IHSG Naik Tipis
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri sesi I di teritori positif meski sempat melemah karena sentimen negatif penurunan peringkat Jepang oleh Moody's. IHSG bergerak fluktuatif dalam transaksi yang cukup ramai. Mengawali perdagangan, IHSG langsung menguat mengikuti penguatan di bursa Wall Street yang cukup signifikan. Namun IHSG kemudian sempat berbalik ke teritori negatif terimbas sentimen negatif penurunan peringkat Jepang.
Pada perdagangan preopening, IHSG menguat tipis 9,705 poin (0,25%) ke level 3.890,169. Dan mengawali perdagangan Rabu (24/8/2011), IHSG tercatat menguat hingga 19,168 poin (0,49%) ke level 3.899,632. Mengakhiri sesi I perdagangan Rabu (24/8/2011), IHSG menguat tipis 3,882 poin (0,10%) ke level 3.884,346. Indeks LQ 45 juga menguat 0,906 poin (0,13%) ke level 686,903. IHSG bergerak dalam rentang yang cukup lebar dengan titik tertinggi pada 3.906,492 dan terendah pada 3.867,827. Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi perdagangan mencapai 81.704 kali pada volume 4,4 miliar lembar saham senilai Rp 2,3 triliun. Sebanyak 90 saham naik, 89 saham turun, dan 96 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain Citra Marga Nusaphala (CMNP) naik Rp 30 menjadi Rp 1.650, BRI (BBRI) naik Rp 100 menjadi Rp 6.550, Charoen Pokphan (CPIN) naik Rp 100 menjadi Rp 2.900, Astra International (ASII) naik Rp 200 menjadi Rp 67.450, Harum Energy (HRUM) naik Rp 100 menjadi Rp 8.050.
Saham-saham yang turun harganya antara lain Adaro (ADRO) turun Rp 50 menjadi Rp 2.200, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.600, PGN (PGAS) turun Rp 75 menjadi Rp 3.150, Indofood (INDF) turun Rp 150 menjadi Rp 6.600.
Bursa-bursa regional juga bergerak sangat fluktuatif. Posisi bursa-bursa regional hingga siang ini adalah:
Indeks Komposit Shanghai naik 4,30 poin (0,17%) ke level 2.558,32.
Indeks Hang Seng turun 161,01 poin (0,81%) ke level 19.714,52.
Indeks Nikkei-225 turun 10,93 poin (0,13%) ke level 8.722,08.
Indeks Straits Times turun 7,53 poin (0,27%) ke level 2.757,62. +
Rabu 24-08-2011 (09:37)
IHSG Rabu (24/8) Dibuka Naik 0,25%
IHSG pada perdagangan Rabu (24/8) ini dibuka naik 0,25% ke level 3.890,127. Penguatan indeks pagi ini seiring penguatan bursa global. Namun demikian, Samuel Sekuritas memperkirakan volume perdagangan akan mulai menipis seiring investor mengantisipasi libur panjang lebaran pekan depan. Resistance indeks berada di level 3.920. Sebanyak 76 saham menguat pagi ini, dan hanya 7 saham yang turun, sementara 69 saham masih stagnan. Indeks LQ45 dibuka naik 0,35% ke level 688,41, sedang JII naik 0,30% ke level 539,32.
Volume perdagangan pagi ini tercatat sebanyak 97.47 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp114,37 miliar. Asing masih lebih banyak melakukan penjualan dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp87,35 juta. Bursa AS pada perdagangan semalam menguat signifikan sekitar 3% seiring semakin menguatnya spekulasi The Fed akan mengumumkan QE3 di akhir pekan ini setelah rilis data ekonomi AS yang lebih buruk dari ekspektasi. Data penjualan rumah baru di Juli turun 0,7% sementara data Richmond manufacturing index di bulan Agustus turun ke level terendah sejak Juni 2009.
Harga minyak dunia kembali menguat ke level US$85,4/barel semalam seiring turunnya persediaan minyak di AS. Harga metal dunia masih bergerak mixed dengan Timah +2,2% dan Nikel -0,9%. Marke. Bursa Asia pagi ini dibuka menguat meski tidak sebesar kenaikan yang terjadi di bursa AS semalam terimbas sentimen negatif dari penurunan rating utang Jepang oleh Moody’s menjadi Aa3. Harga minyak menguat tipis pagi ini ke level US$85,7/barel.
Saham-saham yang naik tajam pagi ini adalah GGRM naik 0,46%, ASII naik 0,37%, UNVR naik 1,19%, INTP naik 0,66%, BBCA naik 0,62%, dan HRUM naik 0,62%.
Selasa, 23-08-2011 (16:08)
IHSG Tetap Naik 1,06%
Bursa saham Indonesia ditutup menguat 40,85 poin atau 1,06% ke 3.880,46 pada perdagangan Selasa (23/8). Volume perdagangan mencapai 6,5 miliar saham senilai Rp4,6 triliun. Perdagangan diwarnai dengan 168 saham naik, 66 saham turun dan 81 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign sell sebesar Rp65,7 miliar dengan penjualan asing mencapai Rp1,7 triliun dan pembelian asing sebesar Rp1,6 triliun. Indeks JII naik 4,7 poin ke 537,87, indeks ISSI naik 1,1 poin ke 125,47 dan indeks LQ45 naik 8,2 poin ke 686,06. Penguatan indeks Ditopang sektor pertambangan yang naik 30,9 poin ke 2.979 disusul sektor konsumsi naik 19,06 ke 1.303. Indeks pada sesi II semakin menunjukkan kekuatan untuk naik menjauhi zona negatif. Level terendah hari ini di 3.821,38 dan tertinggi di 3.881,20.
Penguatan juga dialami bursa saham Eropa seperti indeks FTSE naik 1,4% ke 5.170, indeks DAX naik 1,8% ke 5.576 dan indeks CAC naik 2,1% ke 3.117,47. Bursa saham Asia menguat seperti indeks Hang Seng naik 1,5% ke 19.793, indeks Nikkei naik 1,2% ke 8.733, indeks Shanghai naik 1,5% ke 2.554 dan indeks ASX naik 2,2% ke 4.173.
Saham yang menguat seperti DSSA naik Rp1.100 ke Rp13.800, MYOR naik Rp700 ke Rp15.450, UNTR naik Rp550 ke Rp23.950, HERO naik Rp500 ke Rp8.500, MBAI naik Rp400 ke Rp29.350, ROTI naik Rp375 ke Rp3.700, DKFT naik Rp360 ke Rp1.830, HRUM naik Rp300 ke Rp7.900, INDF naik Rp300 ke Rp6.750.
Saham yang melemah seperti saham ASII turun Rp250 ke Rp67.500, AKRA turun Rp225 ke Rp3.675, HMSP turun Rp200 ke Rp30.900, SMAR turun Rp200 ke Rp6.050, MDRN turun Rp150 ke Rp2.450, SMDR turun Rp100 ke Rp4.350.
Selasa, 23-08-2011 (12:17)
IHSG Sesi I Ditutup Naik 0,43%
Pada sesi I perdagangan Selasa IHSG ditutup naik 0,43% ke level 3.856,41 setelah dibuka melemah 0,09%. Penguatan IHSG siang ini terimbas penguatan bursa regional dan Wall Street dengan didukung kuat saham sektor mining yang naik 1,18%. Namun, menurut Samuel Sekuritas, minimnya sentimen domestik baru dan antisipasi investor atas libur panjang Idul Fitri pekan depan diperkirakan akan membuat indeks bergerak sideways. Resistance indeks berada di level 3.872.
Sebanyak 120 saham naik siang ini, 66 saham turun, dan 94 saham masih stagnan. Indeks LQ45 sesi I ditutup naik 0,56% ke level 681,65, sedang JII naik 0,42% ke level 533,41. Volume perdagangan siang ini mencapai 2,24 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,86 triliun. Namun, asing tercatat masih lebih banyak melakukan penjualan saham hingga siang ini dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp193,21 miliar.
Bursa Asia siang ini relatif menguat seiring rebound yang terjadi di bursa AS dan Eropa semalam. Shanghai naik 0,56%, Hang Seng naik 0,56%, KLSE naik 0,08%, Nikkei naik 0,56%, STI naik 0,42%, dan Seoul naik 3,37%. Meski demikian penguatan bursa regional cukup rentan karena minimnya sentimen positif yang dapat secara signifikan mendorong optimisme pasar. Bursa AS berhasil rebound semalam meski hanya tipis sekitar 0,2% seiring sell-off yang terjadi di akhir sesi perdagangan yang dipicu oleh saham-saham sektor finansial. Di awal perdagangan, bursa AS sempat menguat sekitar 1,2% seiring ekspektasi The Fed akan kembali mengucurkan stimulus dalam bentuk QE3 di akhir pekan ini dan rilis data industrial production di bulan Juli yang lebih baik dari ekspektasi. Harga minyak dunia turut menguat semalam ke level US$84,4/barel sementara harga metal dunia terkoreksi dengan Nikel -1,7% dan Timah +0,2%.
Saham-saham yang naik tajam siang ini adalah DSSA naik 8,66%, GGRM naik 1,48%, UNTR naik 2,77%, HERO naik 6,25%, ITMG naik 1,16%, dan DKFT naik 24,48%.
Selasa 23-08-2011 (09:45)
IHSG Selasa Pagi ini Dibuka Melemah
Pada perdagangan Selasa (23/8) IHSG dibuka melemah 0,09% ke level 3.835,98.Pelemahan IHSG pagi ini disebabkan aksi ambil untung yang tersisa dari perdagangan kemarin. Menurut Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya hari ini, minimnya sentimen domestik baru dan antisipasi investor atas libur panjang Idul Fitri pekan depan diperkirakan akan membuat indeks bergerak sideways. Resistance indeks berada di level 3.872.
Bursa AS berhasil rebound semalam meski hanya tipis sekitar 0,2% seiring sell-off yang terjadi di akhir sesi perdagangan yang dipicu oleh saham-saham sektor finansial. Di awal perdagangan, bursa AS sempat menguat sekitar 1,2% seiring ekspektasi The Fed akan kembali mengucurkan stimulus dalam bentuk QE3 di akhir pekan ini dan rilis data industrial production di bulan Juli yang lebih baik dari ekspektasi. Harga minyak dunia turut menguat semalam ke level US$84,4/barel sementara harga metal dunia terkoreksi dengan Nikel -1,7% dan Timah +0,2%.
Bursa Asia pagi ini dibuka menguat tipis seiring rebound yang terjadi di bursa AS dan Eropa semalam. Meski demikian penguatan bursa regional cukup rentan karena minimnya sentimen positif yang dapat secara signifikan mendorong optimisme pasar.
Sebanyak 19 saham mengalami penurunan, 48 saham naik, dan 64 saham masih stagnan. Indeks LQ45 dibuka turun 0,13% ke level 676,92, sedang JII melemah 0,10% ke level 532,57. Volume perdagangan pagi ini mencapai 85,82 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp107,19 miliar. Asing terlihat lebih banyak melakukan penjualan saham pagi ini dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp23,33 miliar.
Saham-saham yang turun tajam pagi ini adalah
Indeks Hang Seng menguat 19,32 poin (0,10%) ke level 19.506,19.
Indeks Nikkei-225 menguat 8,65 poin (0,10%) ke level 8.636,78.
Indeks Straits Times melemah 9,48 poin (0,35%) ke level 2.722,33.
Indeks KOSPI naik 28,32 poin (1,66%) ke level 1.739,02.
Jumat, 19-08-2011 (11:42)
IHSG Ambruk 110 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 110 poin akibat adanya ancaman resesi di perekonomian global. Investor berlomba-lomba mengamankan portofolionya sebelum jatuh lebih dalam. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka jatuh 88,373 poin (2,20%) ke level 3.932,621 akibat jatuhnya bursa-bursa di Asia didorong proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat. Indeks langsung meluncur tajam saat dibukanya perdagangan dan parkir di level terbawahnya di 3.903,759. Investor mengamankan portofolionya akibat adanya ancaman resesi ekonomi global.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (19/8/2011), IHSG anjlok 110,922 poin (2,76%) ke level 3.910,072. Sementara Indeks LQ 45 ambruk 22,402 poin (3,14%) ke level 692,936. Seluruh saham-saham di lantai bursa terkena tekanan jual masif, hasilnya seluruh indeks sektoral di lantai bursa terkena koreksi. Koreksi paling dalam diderita indeks sektor aneka industri yang lebih dari empat persen. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 61.164 kali pada volume 2,383 miliar lembar saham senilai Rp 2,89 triliun. Sebanyak 21 saham naik, sisanya 244 saham turun, dan 38 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 33,92 poin (1,33%) ke level 2.525,55.
Indeks Hang Seng jatuh 475,67 poin (2,38%) ke level 19.540,60.
Indeks Nikkei 225 anjlok 166,57 poin (1,86%) ke level 8.777,19.
Indeks Straits Times ambruk 74,14 poin (2,62%) ke level 2.750,82.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Duta Anggada (DFKT) naik Rp 290 ke Rp 1.470, Tiga Raksa (TGKA) naik Rp 100 ke Rp 1.100, Sorini Agro (SOBI) naik Rp 50 ke Rp 2.250, dan Garda Tujuh (GTBO) turun Rp naik Rp 44 ke Rp 190.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 3.600 ke Rp 69.150, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 2.000 ke Rp 43.650, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.750 ke Rp 54.250, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 800 ke Rp 24.300.
Kamis 18-08-2011 (09: 38)
IHSG Kamis pagi Dibuka Naik 0,91% Dekati 4.000
IHSG pada perdagangan Kamis pagi naik 0,91% ke level 3.989,37. Penguatan indeks pagi ini terjadi di tengah pelemahan bursa AS dan Asia. Sektor yang menjadi penguat indeks pagi ini adalah industri dasar yang naik 1,09%, konsumer naik 1,38%, infrastruktur naik 1,61%, dan manufaktur naik 1,16%. Sepertinya niat pemerintah untuk mendukung pembangunan infrastuktur dan jelang lebaran mendorong penguatan sektor tersebut. Samuel Sekuritas menjelaskkan dalam ulasan pasarnya hari ini melihat secara teknikal indeks akan kembali memasuki fase konsolidasi setelah kemarin gagal menembus level psikologis di 4.000 dan membentuk doji candle. Support indeks berada di level 3.903.
Bursa AS dan Eropa dalam dua hari perdagangan terakhir bergerak melemah tipis memfaktorkan langkah pemerintah Jerman dan Perancis yang berencana akan menerapkan pajak transaksi keuangan dan menolak menerbitkan Eurobond. Sementara dari AS, sentimen negatif datang dari pernyataan dua pejabat bank sentral AS yang menolak adanya QE3. Harga komoditas dunia juga bergerak sideways semalam dengan minyak di level US$87,6/barel yang juga diikuti oleh harga metal dunia. Emas yang dipandang sebagai safe haven asset kembali menguat ke level US$1.791/oz kemarin.Bursa Asia pagi ini dibuka melemah seiring nilai tukar Yen yang kembali menguat dan diturunkannya estimasi pertumbuhan ekonomi China di 2012 oleh Morgan Stanley dan Deutsche Bank seiring perlambatan ekonomi AS dan Eropa. Harga minyak relatif terkoreksi tipis pagi ini ke level US$87,1/barel.
Sebanyak 70 saham tercatat naik pagi ini, sedang 22 saham turun, dan 64 saham masih stagnan. Indeks LQ45 pagi naik 1,21% ke level 708,94, sedang JII naik 1,39% ke level 553,93.
Asing pun tercatat lebih banyak melakukan pembelian pagi ini dengan net foreign buy sebesar Rp5,72 miliar. Volume perdagangan pagi ini mencapai 200,29 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp246,33 miliar.
Saham-saham yang naik tajam pagi ini adalah ASII naik 1,28%, GGRM naik 1,66%, UNTR naik 1,62%, INTP naik 2%, dan TLKM naik 3,47%.
Selasa 16-08-2011 (16:15)
IHSG Berakhir di Zona Merah
IHSG pada perdagangan Selasa (16/8) ditutup turun 0,17% ke level 3.953,28 terimbas efek negatif saham regional setelah ditutup naik 0,57% di sesi I. Penurunan saham regional, termasuk Indonesia ini dipicu munculnya kembali kekhawatiran investor terhadap penyelesaian utang di wilayah Zona Euro. Bahkan dikabarkan ada kemungkinan dilakukan downgrade terhadap rating kredit di wilayah zona euro ini. Volume perdagangan sore ini tercatat sebanyak 6,78 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp5,14 triliun. Namun, asing terpantau masih lebih banyak melakukan pembelian meskipun dalam nilai yang kecil dengan mencatatkan net foreign buy sebesar Rp9,03 miliar.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 18,60 poin (0,71%) ke level 2.608,17.
Indeks Hang Seng turun 48,02 poin (0,24%) ke level 20.212,08.
Indeks Nikkei 225 naik 21,02 poin (0,23%) ke level 9.107,43.
Indeks Straits Times anjlok 36,80 poin (1,28%) ke level 2.837,60.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Fastfood (FAST) naik 500 ke Rp 9.700, Citra Tubindo (CTBN) naik Rp 500 ke Rp 3.500, Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 470 ke Rp 2.400, dan Sorini Agro (SOBI) naik 350 ke Rp 2.450.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 900 ke Rp 45.600, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 350 ke Rp 54.200, Adira Finance (ADMF) turun Rp 300 ke Rp 11.200, dan Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 15.000.
.
Selasa, 16-08-2011 (12:08)
IHSG Sesi 1 Naik Dekati 4.000
Perdagangan sesi I Selasa (16/8) ditutup naik 0,57% ke level 3.982,61 mengikuti penguatan saham regional dan sambutan positif terhadap pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan kembali menguat dan mencoba kembali menembus level psikologis 4.000.
Bursa AS kembali ditutup menguat di awal pekan ini seiring sentimen positif dari berita akuisisi Motorola Mobile Inc. oleh Google Inc. dengan harga pembelian yang relatif premium. Berita akuisisi ini juga berhasil memperkuat optimisme investor untuk kembali masuk ke pasar yang berada dalam level valuasi cukup murah. Harga minyak dunia kembali menguat ke level US$87.9/barel semalam meski tidak diikuti oleh harga metal dunia yang terkoreksi seperti Nikel -0,5% dan Timah -1%.
Bursa Asia siang ini mayoritas menguat memfaktorkan rally yang terjadi di bursa AS dan penguatan harga minyak dunia. Bursa Korea yang kemarin tutup hari ini mengejar ketertinggalannya dengan menguat sekitar 3%. Sementara harga CPO di bursa Malaysia meneruskan penguatannya dalam 4 hari terakhir sekitar 5,3% dari level terendahnya seiring ekspektasi demand CPO akan kembali naik di semester 2-2011. Hang Seng naik 0,41%, KLSE naik 0,38%, STI naik 0,29%, Seoul naik 4,1%, tapi Shanghai turun 0,3%.Sebanyak 128 saham tercatat naik siang ini, sementara 88 saham yang turun, dan 99 saham masih stagnan. Indeks LQ45 sesi 1 ditutup naik 0,64% ke level 706,98, sedang JII naik 0,46% ke level 550,94.
Volume perdagangan siang ini tercatat sebanyak 4,17 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,64 triliun. Asing juga terpantau masih lebih banyak melakukan pembelian hingga siang ini dengan mencatatkan net foreign buy sebesar Rp88,64 miliar.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 7,98 poin (0,30%) ke level 2.618,79.
Indeks Hang Seng menguat 83,29 poin (0,41%) ke level 20.343,39.
Indeks Nikkei 225 turun tipis 13,59 poin (0,15%) ke level 9.072,82.
Indeks Straits Times naik 8,20 poin (0,29%) ke level 2.882,60.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 650 ke Rp 70.650, Century Textille (CNTX) naik Rp 600 ke Rp 6.000, Surya Citra (SCMA) naik Rp 400 ke Rp 6.350, dan Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 370 ke Rp 2.300.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multibreeder (MBAI) turun Rp 450 ke Rp 30.500, Adira Finance (ADMF) turun Rp 200 ke Rp 11.300, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 150 ke Rp 4.550, dan Pembangunan Jaya Ancol (NIPS) turun Rp 100 ke Rp 1.010.
.
Selasa 16-09-2011 (09:38)
IHSG Dibuka Naik 0,51% ke 3.980,42
IHSG pada perdagangan Selasa (16/8) dibuka naik 0,51% ke level 3.980,42 mengikuti penguatan saham regional. IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan kembali menguat dan mencoba kembali menembus level psikologis 4.000. Menurut Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya hari ini, beberapa saham berbasis komoditas terutama CPO dan batubara diperkirakan akan menjadi pendorong penguatan indeks hari ini. Resistance indeks berada di level 4.006.
Bursa AS kembali ditutup menguat di awal pekan ini seiring sentimen positif dari berita akuisisi Motorola Mobile Inc. oleh Google Inc. dengan harga pembelian yang relatif premium. Berita akuisisi ini juga berhasil memperkuat optimisme investor untuk kembali masuk ke pasar yang berada dalam level valuasi cukup murah. Harga minyak dunia kembali menguat ke level US$87.9/barel semalam meski tidak diikuti oleh harga metal dunia yang terkoreksi seperti Nikel -0,5% dan Timah -1%.
Bursa Asia pagi ini kembali dibuka relatif menguat memfaktorkan rally yang terjadi di bursa AS dan penguatan harga minyak dunia. Bursa Korea yang kemarin tutup hari ini mengejar ketertinggalannya dengan menguat sekitar 3%. Sementara harga CPO di bursa Malaysia meneruskan penguatannya dalam 4 hari terakhir sekitar 5,3% dari level terendahnya seiring ekspektasi demand CPO akan kembali naik di semester 2-2011.
Sebanyak 100 saham tercatat naik pagi ini, sementara hanya 7 saham yang turun, dan 58 saham masih stagnan. Indeks LQ45 dibuka naik 0,72% ke level 707,49, sedang JII naik 0,76% ke level 552,58. Volume perdagangan pagi ini tercatat sebanyak 293,46 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp247,52 miliar. Asing juga terpantau lebih banyak melakukan pembelian pagi ini dengan mencatatkan net foreign buy sebesar Rp50,51 miliar.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 7,05 poin (0,27%) ke level 2.633,82.
Indeks Hang Seng menguat 166,30 poin (0,82%) ke level 20.426,40.
Indeks Nikkei 225 bertambah ke 29,92 poin (0,33%) level 9.116,33.
Indeks Straits Times tumbuh 12,20 poin (0,42%) ke level 2.886,60.
.
Senin, 15-08-2011 (16:14)
IHSG Kembali Dekati Level 4.000
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan awal pekan ini dengan cerah ceria. IHSG semakin memantapkan posisinya mendekati lagi level 4.000. Mengawali perdagangan, IHSG langsung menguat tipis, bersamaan dengan penguatan di bursa-bursa regional lainnya. Investor kembali memburu saham-saham yang sudah terdiskon besar dengan memanfaatkan momentum tersebut.
Pada perdagangan preopening, IHSG tercatat menguat 17,565 poin (0,45%) ke level 3.908,091. Indeks LQ 45 juga menguat 4,360 poin (0,63%) ke level 693,963. IHSG selanjutnya dibuka menguat 27,782 poin (0,71%) ke level 3918,308. Indeks LQ 45 juga menguat 5,974 poin (0,87%) ke level 695,577.Menutup perdagangan Senin (15/8/2011), IHSG tercatat menguat hingga 69,496 poin (1,79%) ke level 3.960,022. Indeks LQ 45 menguat 12,828 poin (1,86%) ke level 702,431.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 149.847 kali pada volume 5,6 miliar lembar saham senilai Rp 4,7 triliun. Sebanyak 208 saham naik, 38 saham turun, dan 59 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 2.850 menjadi Rp 70.000, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 100 menjadi Rp 7.300, BNI (BBNI) naik Rp 125 menjadi Rp 4.325, BRI (BBRI) naik Rp 100 menjadi Rp 6.600, Latinusa (NIKL) melonjak Rp 45 menjadi Rp 380.
Saham-saham yang turun harganya antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.250, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 menjadi Rp 54.550, Clipan Finance Indonesia (CFIN) turun Rp 20 menjadi Rp 690, Multi Prima Sejahtera (LPIN) turun Rp 100 menjadi Rp 3.075.
Bursa-bursa regional juga ditutup menguat cukup signifikan, mengikuti penguatan di Wall Street akhir pekan lalu.
Indeks Komposit Shanghai menguat 33,60 poin (1,30%) ke level 2.626,77.
Indeks Hang Seng menguat 640,09 poin (3,26%) ke level 20.260,10.
Indeks Nikkei-225 menguat 122,69 poin (1,37%) ke level 9.086,41.
Indeks Straits Times menguat 21,93 poin (0,77%) ke level 2.872,52.
Senin 15-08-2011 (12:13)
IHSG Sesi 1 Ditutup Naik 0,64%
IHSG pada perdagangan sesi 1 Senin (15/8) ditutup naik 0,64% ke level 3.915,6 mengikuti penguatan saham regional. Diperkirakan IHSG akan melanjutkan rally dan akan menguji resistance 3.923. Investor lokal juga terpantau tengah mendominasi pembelian hingga perdagangan siang ini. Sebanyak 171 saham tercatat naik siang ini, sementara hanya 51 saham yang turun, dan 74 saham masih stagnan. Indeks LQ45 sesi 1 ditutup naik 0,60% ke level 693,8, sedang JII naik 0,78% ke level 540,62.
Volume perdagangan siang ini tercatat sebanyak 2,18 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,58 triliun. Interest sentive stocks berpotensi menguat dikarenakan menjadi telah menjadi lagging pada 2 perdagangan terakhir.Bursa AS ditutup menguat sekitar 1% Jumat kemarin dikarenakan data retail sales AS yang memuaskan (naik dalam lima bulan berturut-turut) dan juga terimbas dari kebijakan sejumlah otoritas bursa di beberapa negara Eropa untuk melarang short selling. Namun investor masih tetap menkhawatirkan outlook ekonomi AS yang tercermin dari rendahnya volume perdagangan. Dari pasar komoditas dunia harga minyak melemah ke level US$85,4/barel (-0,4%) pada perdagangan hari Jumat begitu juga harga Nikel -0,09%. Namun nikel berhasil menguat cukup signifikan 4,7%.
Bursa Asia siang ini menguat, memfaktorkan sentimen positif dari data retail sales AS dan juga data GDP Jepang pada 2Q11 yang lebih baik dari estimasi pasar. Ekonomi Jepang dilaporkan kontraksi 1,3% (annualized) namun kontraksi ini lebih baik dari estimasi pasar yakni kontraksi 2,5%. Sementara itu, harga batu bara New Castle flat pada kisaran US$120/ton. Sanghai naik 0,18%, Hang Seng naik 2,29%, KLSE naik 0,62%, Nikkei naik 1,25%, STI naik 0,65%. Saham-saham yang naik tajam siang ini adalah ITMG naik 2,02%, ASII naik 0,96%, AALI naik 2,57%, LPCK naik 23,22%, SMDR naik 5,55%, dan HEXA naik 1,96%.
Senin 15-08-2011 (09:38)
IHSG Senin Dibuka Naik 0,45% ke 3.908,09
IHSG pada perdagangan Senin (15/8) naik 0,45% ke level 3.908,09 mengikuti penguatan saham regional. Diperkirakan IHSG akan melanjutkan rally dan akan menguji resistance 3.923. Sebanyak 112 saham tercatat naik pagi ini, sementara hanya 7 saham yang turun, dan 42 saham masih stagnan. Indeks LQ45 dibuka naik 0,63% ke level 693,96, sedang JII naik 0,69% ke level 540,1. Volume perdagangan pagi ini tercatat sebanyak 162,33 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp148,37 miliar, penjualan pagi ini dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp19,95 miliar.
Bursa Asia pagi ini dibuka menguat memfaktorkan sentimen positif dari data retail sales AS dan juga data GDP Jepang pada 2Q11 yang lebih baik dari estimasi pasar. Ekonomi Jepang dilaporkan kontraksi 1,3% (annualized) namun kontraksi ini lebih baik dari estimasi pasar yakni kontraksi 2,5%. Sementara itu, harga batu bara New Castle flat pada kisaran US$120/ton.
Saham-saham yang naik tajam pagi ini adalah ITMG naik 1,12%, ASII naik 0,52%, UNTR naik 1,24%, UNVR naik 1,21%, INTP naik 1,37%, dan AALI naik 0,70%.
Jumat 12-08-2011 (16:16)
Dana Asing Keluar, Laju IHSG Terhambat
Pada perdagangan Jumat ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 21,161 poin (0,54%) ke level 3.890,526, dengan intraday tertinggi di 3.926,55 dan terendah di 3.864,42. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45 yang naik 3,309 poin (0,48%) ke level 689,603. Indeks hampir sepanjang perdagangan berada di teritori positif. Dibuka menguat 0,66% ke level 3.895, indeks terus naik hingga pada sesi pertama bertengger di angka 3.903. Namun, apresiasi teredam, bahkan sempat terjatuh tipis ke level 3.864.
IHSG berhasil ditutup menguat, seiring apresiasi bursa global. Kepanikan investor mereda, menyusul pernyataan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy yang berkomitmen memotong defisit anggaran. Apalagi kondisi fundamental domestik juga cukup kokoh, dengan BI rate dan kurs yang positif, Semuanya sudah mulai rasional, sehingga IHSG berhasil ditutup menguat hari iniBursa AS berhasil menguat sekitar 4% semalam, setelah rilis data initial jobless claims di pekan pertama Agustus turun menjadi 395k, lebih baik dari ekspektasi. Data ini mengembalikan optimisme pasar bahwa ekonomi AS masih bisa tumbuh moderat.
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 6,633 miliar lembar saham senilai Rp 5,374 triliun dan frekuensi 141.010 kali. Sebanyak 174 saham naik, sisanya 70 saham turun, dan 84 saham stagnan. Kendati menguat, aliran dana asing masih terpantau keluar dari bursa saham. Nilai transaksi jual asing (net foreign sell) mencapai sebesar Rp336 miliar. Rinciannya adalah transaksi jual sebesar Rp2,072 triliun dan transaksi beli sebesar Rp1,735 triliun.
Beberapa emiten yang menguat antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.000 ke Rp 54.950, Delta Jakarata (DLTA) naik Rp 1.500 ke Rp 126.500, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 500 ke Rp 44.500, dan Modern (MDRN) naik Rp 275 ke Rp 2.900.
Sementara emiten-emiten lain yang melemah antara lain Century Textille (CNTX) turun Rp 500 ke Rp 5.800, Multibreeder (MBAI) turun Rp 500 ke Rp 30.500, Mandom (TCID) turun Rp 300 ke Rp 8.700, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 300 ke Rp 24.100.
Jumat, 12-08-2011 (11:55)
Bursa Asing Masuk, IHSG Sesi I Ditutup Naik 0,88%
Pada perdagangan sesi 1 Jumat siang yang panas , IHSG ditutup menguat 0,88% ke level 3.903,63.Penguatan IHSG siang ini seiring sentimen positif dari bursa global. Bursa AS berhasil rebound sekitar 4% semalam setelah rilis data initial jobless claims di pekan pertama Agustus turun, lebih baik dari ekspektasi. Data ini mengembalikan optimisme pasar bahwa ekonomi AS masih bisa tumbuh moderat. Investor juga mulai melihat fundamental emiten, d imana sekitar 76% emiten di S&P 500 membukukan kinerja lebih baik dari ekspektasi. Kembalinya optimisme investor juga berimbas pada harga komoditas dunia dengan harga minyak menguat ke level US$85,7/barel dan harga metal rally seperti Nikel +3% dan Timah +3,8%. Bursa Asia hingga siang ini mayoritas menguat memfaktorkan sentimen positif dari bursa AS dan ekspektasi trend kenaikan suku bunga di China akan segera berakhir. Harga minyak dunia pagi tadi melemah tipis ke level US$85,2/barel. Shanghai naik 3,95%, Hang Seng naik 1,11%, KLSE naik 0,54%, STI naik 1,33%, tapi Nikkei turun 0,29%, dan Seoul turun 0,12%.
Sebanyak 211 saham mengalami penguatan, 36 saham turun, dan 52 saham masih stagnan. Indeks LQ45 sesi 1 ditutup naik 0,82% ke level 691,94, sedang JII naik 0,71% ke level 539,54. Asing terpantau mulai masuk ke pasar siang ini dengan mencatatkan net foreign buy sebesar Rp123,74 miliar. Volume perdagangan siang ini tercatat sebanyak 2,82 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,44 triliun.
Saham-saham yang menguat tajam siang ini adalah GGRM yang naik 3,77%, ITMG naik 1,59%, ASII naik 1,03%, CNTX naik 11,11%, HEXA naik 4,05%, dan BDMN naik 4,90%.
Jumat 12-08-2011 (09:37)
IHSG Dibuka Naik 0,66% ke3.895,13
Pada perdagangan Jumat pagi ini, IHSG dibuka menguat 0,66% ke level 3.895,13. Penguatan IHSG pagi ini seiring sentimen positif dari bursa global. Menurut Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya, Jumat (12/8), beberapa saham yang kemarin masih melemah seperti sektor banking, semen dan batubara diperkirakan akan bergerak menguat hari ini. Saham-saham berbasis metal mining juga diperkirakan akan menguat seiring sentimen positif dari lonjakan harga metal dunia semalam. Resistance indeks berada di level 3.921. Volume perdagangan pagi ini tercatat sebanyak 493,05 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp454,86 miliar.
Bursa AS berhasil rebound sekitar 4% semalam setelah rilis data initial jobless claims di pekan pertama Agustus turun, lebih baik dari ekspektasi. Data ini mengembalikan optimisme pasar bahwa ekonomi AS masih bisa tumbuh moderat. Investor juga mulai melihat fundamental emiten dimana sekitar 76% emiten di S&P 500 membukukan kinerja lebih baik dari ekspektasi. Kembalinya optimisme investor juga berimbas pada harga komoditas dunia dengan harga minyak menguat ke level US$85,7/barel dan harga metal rally seperti Nikel +3% dan Timah +3,8%.Bursa Asia pagi ini dibuka menguat memfaktorkan sentimen positif dari bursa AS dan ekspektasi trend kenaikan suku bunga di China akan segera berakhir. Harga minyak dunia pagi ini melemah tipis ke level US$85,2/barel. Sebanyak 141 saham mengalami penguatan, 6 saham turun, dan 38 saham masih stagnan. Indeks LQ45 dibuka naik 0,93% ke level 692,69, sedang JII naik 0,74% ke level 539,73. Saham-saham yang menguat tajam pagi ini adalah ITMG yang naik 1,7%, ASII naik 0,89%, GGRM naik 0,94%, PTBA naik 1,06%, INTP naik 1,38%, dan BDMN naik 2,94%.
Kamis, 11-08-2011 (16:14)
Hampir Seharian Melemah, IHSG Ditutup Naik 5 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan dengan naik tipis 5 poin setelah seharian bergerak di zona merah. Penguatan saham konsumer berhasil mengalahkan pelemahan saham finansial.Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka terpangkas 42,634 poin (1,10%) ke level 3.820,942 terseret arus negatif bursa global dan regional. Rumor pemangkasan peringkat bank-bank Perancis membuat kekhawatiran investor meninggi. Pergerakan indeks cukup fluktuatif hari ini, di awal perdagangan sempat jatuh hingga posisi terdalamnya di 3.803,252. Tak lama kemudian indeks langsung berusaha balik ke zona hijau namun gagal.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melemah 31,747 poin (0,83%) ke level 3.831,829. Sentimen krisis utang Eropa membuat kembali membuat investor khawatir. Pada pertengahan perdagangan sesi II, IHSG sempat mencoba menanjak ke zona hijau namun gagal. Namun, menjelang penutupan aksi beli saham semakin marak. Mengakhiri perdagangan, Kamis sore ini, IHSG naik tipis 5,789 poin (0,14%) ke level 3.869,365. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 1,047 poin (0,15%) ke level 682,294.
Dana asing masih mengalir deras keluar dari lantai bursa, hari ini transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan (foreign nett sell) senilai Rp 686,634 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 144.309 kali pada volume 7,355 miliar lembar saham senilai Rp 6,392 triliun. Sebanyak 133 saham naik, sisanya 109 saham turun, dan 75 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai menanjak 32,33 poin (1,27%) ke level 2.581,51.
Indeks Hang Seng melemah 188,53 poin (0,95%) ke level 19.595,14.
Indeks Nikkei 225 turun 56,80 poin (0,63%) ke level 8.981,94.
Indeks Straits Times terkoreksi 37,93 poin (1,34%) ke level 2.783,16.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.000 ke Rp 52.950, Unilever (UNVR) naik Rp 600 ke Rp 16.400, Plaza Indonesia (PLIN) naik Rp 430 ke Rp 2.300, dan Multi Prima (LPIN) naik Rp 425 ke Rp 3.175.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Century Textille (CNTX) turun Rp 1.550 ke Rp 6.300, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 900 ke Rp 43.950, Sorini Agro (SOBI) turun Rp 675 ke Rp 2.025, dan Astra Internasional (ASII) turun Rp 400 ke Rp 67.400,
Kamis 11-08-2011 (12:28)
IHSG Sesi 1 Ditutup Melesat 2,12%
Pada perdagangan sesi 1 Kamis siang ini, IHSG ditutup melemah 0,82% ke level 3.831,83. Sektor infrastruktur dan perdagangan berhasil rebound masing-masing naik sebesar 1,05% dan 0,38%, sekaligus mengurangi tekanan IHSG siang ini. Pelemahan indeks siang ini masih terimbas sentimen negatif koreksi bursa global. Bursa AS dan Eropa kembali terkoreksi signifikan memfaktorkan naiknya yield spread obligasi Perancis seiring ekspektasi krisis utang Eropa berpotensi menular ke perekonomian Perancis yang memiliki rating utang AAA. Koreksi signifikan terjadi pada saham-saham sektor finansial yang dipicu oleh naiknya rate CDS untuk obligasi Yunani, Italia, Spanyol dan Perancis. Harga minyak dunia bergerak sideways semalam dan ditutup di level US$82,1/barel sementara harga metal dunia terkoreksi dengan Nikel -1,1% dan Timah -0,1%. Volume perdagangan siang sebanyak 2,63 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,73 triliun.
Bursa Asia pagi dibuka di teritori negatif meski tidak setajam koreksi di bursa AS dan Eropa semalam karena tertolong rilis data factory orders Jepang di bulan Juni yang naik 7,7% MoM. Harga minyak pagi tadi relatif flat di level US$82/barel. Siang ini, Shanghai sudah berhasil naik 0,43%, Seoul juga naik 0,93%, tapi Hang Seng masih turun 1,45%, KLSE turun 0,49%, Nikkei turun 0,69%, STI turun 1,52%. Sebanyak 175 saham tercatat turun siang ini, sedang 60 saham yang naik, dan 62 saham stagnan. Indeks LQ45 sesi 1 ditutup turun 0,82% ke level 679,62, sedang JII turun 0,35% ke level 530,29. Asing terpantau masih menepi dari pasar hingga siang ini dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp307,14 miliar..
Saham-saham yang turun tajam siang ini adalah CNTX turun 19,74%, ASII turun 1,10%, MYOR turun 3,31%, HMSP turun 1,56%, INTP turun 2,02%, dan GGRM turun 0,58%.
Kamis 11-08-2011 (09:42)
IHSG Dibuka Melemah 1,12%
Perdagangan Kamis hari ini IHSG dibuka melemah lagi 1,12% ke level 3.820,26 setelah kemarin baru saja rebound. Pelemahan indeks pagi ini terimbas sentimen negatif koreksi bursa global. Bursa AS dan Eropa kembali terkoreksi signifikan memfaktorkan naiknya yield spread obligasi Perancis seiring ekspektasi krisis utang Eropa berpotensi menular ke perekonomian Perancis yang memiliki rating utang AAA. Koreksi signifikan terjadi pada saham-saham sektor finansial yang dipicu oleh naiknya rate CDS untuk obligasi Yunani, Italia, Spanyol dan Perancis. Harga minyak dunia bergerak sideways semalam dan ditutup di level US$82,1/barel sementara harga metal dunia terkoreksi dengan Nikel -1,1% dan Timah -0,1%.
Bursa Asia pagi ini dibuka di teritori negatif meski tidak setajam koreksi di bursa AS dan Eropa semalam karena tertolong rilis data factory orders Jepang di bulan Juni yang naik 7,7% MoM. Harga minyak pagi ini relatif flat di level US$82/barel. Sebanyak 147 saham tercatat turun pagi ini, sedang 35 saham yang naik, dan 43 saham stagnan. Indeks LQ45 dibuka turun 1,56% ke level 674,5, sedang JII turun 1,6% ke level 523,65. Asing terpantau menepi dari pasar dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp67,41 miliar. Volume perdagangan pagi sebanyak 589,03 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp650,31 miliar.
Saham-saham yang turun tajam pagi ini adalah UNVR turun3,16%, GGRM turun 0,88%, UNTR turun 1,63%, ASII turun 0,44%, SMGR turun 2,82%, dan PTBA turun 1,06%..
Rabu 10-08-2011 (16:15)
IHSG Ditutup masih Naik 3,4%
Bursa saham Indonesia pada perdagangan Rabu (10/8) ditutup naik 128,46 poin atau 3,4% ke 3.863,58. Volume perdagangan mencapai 8 miliar saham senilai Rp7,5 triliun. Perdagangan diwarnai dengan 266 saham naik, 24 saham turun dan 47 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign sell sebesar Rp208,4 miliar dengan penjualan asing mencapai Rp2,4 triliun dan pembelian asing sebesar Rp2,2 triliun.
Indeks JII naik 21,9 poin ke 532,20, indeks ISSI naik 4,7 poin ke 124,01 dan indeks LQ45 naik 24,7 poin ke 685,25. Penguatan ditopang sektor pertambangan yang naik 141,9 poin ke 3.026 disusul sektor industri dasar naik 66,3 poin ke 1.234,42. Meski menguat tetapi pergerakan indeks sangat terbatas dan cenderung flat. Untuk level terendah di 3.736 dan level tertinggi di 3.883.55. Penguatan juga dialami bursa Asia seperti indeks Hang Seng naik 2,3% ke 19.783, indeks Nikkei naik 1,05% ke 9.038, indeks Shanghai naik Rp0,9% ke 2.549 dan indeks ASX naik 2,6% ke 4.141. Demikian juga bursa Eropa, indeks FTSE naik 1,3% ke 5.232, indeks DAX naik 2,2% dan indeks CAC naik 1,3% ke 3.220.
Untuk saham yang menguat seperti saham ASII naik Rp3.700 ke Rp67.800, DLTA naik Rp3000 ke Rp125.000, MBAI naik Rp2.100 ke Rp31.000, ITMG naik Rp2.050 ke Rp44.850, UNTR naik Rp1.200 ke Rp24.400, IMAS naik Rp1.050 ke Rp11.350, GGRM naik Rp950 ke Rp50.950. Berikutnya saham PTBA naik Rp850 ke Rp18.700, UNVR naik Rp800 ke Rp15.800, ADMF naik Rp650 ke Rp11.700, MYOR naik Rp650 ke Rp11.700, MYOR naik Rp650 ke Rp15.100, GYDR naik Rp600 ke Rp9.900, HMSP naik Rp550 ke Rp31.500, HRUM naik Rp400 ke Rp8.850, INTP naik Rp400 ke Rp14.800.
Sedangkan saham yang melemah seperti saham HERO turun Rp500 ke Rp7.500, ASRM turun Rp140 ke Rp1.350, SCMA turun Rp100 ke Rp6.200, TLKM turun Rp100 ke Rp7.100, EXCL turun Rp50 ke Rp5.300.
Rabu, 10-08-2011 (12:09)
IHSG Sesi 1 Ditutup Melesat 2,12%
Pada perdagangan sesi 1 Rabu (10/8) ini, IHSG ditutup naik 2,12% ke level 3.814,47. Kenaikan IHSG siang ini masih mengikuti kembalinya optimisme investor di pasar global. Fed mempertahankan suku bunga hingga 2013 Bursa AS berhasil rebound sekitar 4% semalam setelah The Fed berkomitmen akan mempertahankan kebijakan suku bunga rendah dengan Fed Fund Rate di level 0,25% hingga pertengahan 2013 untuk terus menstimulus perekonomian AS. Investor juga mulai melakukan bargain buying pada saham-saham yang kemarin telah terkoreksi signifikan.
Bursa Asia juga masih rebound hingga siang ini seiring penguatan bursa AS dan kembalinya optimisme investor terhadap pasar yang memang telah Oversold. Penguatan harga komoditas dunia juga mendorong reboundnya saham-saham komoditas di bursa Asia. Dow semalam ditutup naik 3,98%, Shanghai naik 1,87%, Hang Seng naik 3,27%, KLSE naik 0,96%, Nikkei naik 1,23%, Seoul naik 1,01%, sedang STI turun 0,76%. Sebanyak 252 saham tercatat naik siang ini, sedang 24 saham turun, dan 40 saham masih stagnan. Indeks LQ45 sesi 1 ditutup naik 3,49% ke level 683,6, sedang JII naik 3,93% ke level 530,31.Namun, asing terpantau masih lebih banyak melakukan aksi jual hingga siang ini, namun cenderung berkurang dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp32,66 miliar. Volume perdagangan siang sebanyak 3,72 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp3,73 triliun.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai menanjak 47,31 poin (1,87%) ke level 2.573,38.
Indeks Hang Seng meroket 632,90 poin (3,27%) ke level 19.963,60.
Indeks Nikkei 225 melonjak 103,53 poin (1,16%) ke level 9.048,01.
Indeks Straits Times melemah 24,49 poin (0,85%) ke level 2.859,51.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 3.850 ke Rp 67.950, Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 2.500 ke Rp 124.500, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 2.050 ke Rp 44.850, dan United Tractor (UNTR) naik Rp 1.150 ke Rp 24.350.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Asahimas (AMFG) turun Rp 200 ke Rp 7.900, Plaza Indonesia (PLIN) turun Rp 120 ke Rp 1.380, Asuransi Ramayana (ASRM) turun Rp 110 ke Rp 1.380, dan Surya Citra (SCMA) turun Rp 100 ke Rp 6.200.
Rabu, 10-08-2011 (09:38)
Rebound, IHSG Rabu (10/8) Dibuka Naik 2,12%
Pada perdagangan Rabu (10/8) ini, IHSG dibuka rebound dengan naik 2,12% ke level 3.814,47. Kenaikan IHSG pagi ini diperkirakan seiring kembalinya optimisme investor di pasar global. Menurut Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya, Rabu (10/8), secara teknikal, indeks akan kembali dalam trend bullish jangka panjangnya jika berhasil bertahan di atas level resistance 3.794. Resistance indeks hari ini berada di level 3.850.
Fed mempertahankan suku bunga hingga 2013 Bursa AS berhasil rebound sekitar 4% semalam setelah The Fed berkomitmen akan mempertahankan kebijakan suku bunga rendah dengan Fed Fund Rate di level 0,25% hingga pertengahan 2013 untuk terus menstimulus perekonomian AS. Investor juga mulai melakukan bargain buying pada saham-saham yang kemarin telah terkoreksi signifikan.
Bursa Asia pagi ini turut dibuka rebound seiring penguatan bursa AS dan kembalinya optimisme investor terhadap pasar yang memang telah Oversold. Penguatan harga komoditas dunia juga mendorong rebound-nya saham-saham komoditas di bursa Asia. Sebanyak 202 saham tercatat naik pagi ini, sedang 3 saham turun, dan 16 saham masih stagnan. Indeks LQ45 dibuka naik 2,98% ke level 680,21, sedang JII naik 2,78% ke level 524,44.Namun, asing terpantau masih lebih banyak melakukan aksi jual pagi ini, namun cenderung berkurang dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp49,06 miliar. Volume perdagangan pagi sebanyak 788,52 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp886,13 miliar.
Saham-saham yang naik tajam pagi ini adalah ASII naik 3,74%, GGRM naik 3,50%, ITMG naik 2,80%, PTBA naik 4,48%, UNTR naik 2,8%, dan INTP naik 4,16%.
Selasa, 09-08-2011 (16:12)
IHSG Ditutup Terperosok Jatuh Hingga Turun 2,9%
Bursa saham Indonesia ditutup melemah 115,15 poin atau 2,99% menjadi 3.735,12. Volume perdagangan sebesar 10,1 miliar saham senilai Rp9,3 triliun. Perdagangan diwarnai dengan 254 saham turun 39 saham naik dan 40 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign sell Rp952,4 miliar dengan penjualan asing mencapai Rp2,5 triliun dan pembelian asing sebesar Rp1,5 triliun.
Indeks JII turun 19,7 poin ke 510,25, indeks ISSI turun 4,3 poin ke 119,31 dan indeks LQ45 turun 21,44 poin ke 660,51. Pelemahan terdalam masih dialami sektor pertambangan turun 144,96 poin ke 2.884,15 disusul sektor perkebunan turun 61,42 poin ke 2.191.19. Indeks sempat menyentuh zona positif dan sebagai level tertinggi di 3.873,54 walaupun hanya sebentar. Sedangkan level terendah terjadi di awal perdagangan di 3.590,94 Bursa Asia mayoritas melemah seperti indeks Hang Seng turun 5,6% ke 19.330, indeks Nikkei turun 1,6% ke 8.944, indeks Shanghai turun Rp0,03% ke 2.525 dan indeks ASX naik 1,2% ke 4.034.
Saham yang melemah seperti saham ITMG turun Rp1.750 ke Rp42.500, PTBA turun Rp1.500 ke Rp17.850, AALI turun Rp1.100 ke Rp21.200, DSSA turun Rp1.000 ke Rp12.700, UNVR turun Rp1.000 ke Rp15.000, ASII turun Rp950 ke Rp64.100, MYOR turun Rp750 ke Rp14.500, GYDR turun Rp700 ke 9.300, ADMF turun Rp650 ke Rp11.050, HMSP turun Rp650 ke Rp30.450, HRUM turun Rp550 ke Rp8.450, SMGR turun Rp450 ke Rp8.700, KKGI ke Rp400 ke Rp6.200.
Sedangkan saham yang menguat seperti EXCL naik Rp200 ke Rp5.300, CLPI naik Rp120 ke Rp1.750, SCMA naik Rp100 ke Rp6.300, DKFT naik Rp95 ke Rp475.
Selasa, 09-08-2011 (12:12)
IHSG Terkoreksi, Pilih Saham yang Sudah Anjlok
Koreksi siang ini diperkirakan akan berlanjut hingga penutupan. Namun, saham yang sudah terkoreksi dalam bisa dijadikan pilihan. Pada sesi pertama perdagangan Selasa (9/8), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup rontok 102,79 poin (2,67%) ke level 3.747,477. Begitu juga indeks saham unggulan LQ45 yang anjlok 18,56 poin (2,72%) ke angka 663,391.
Laju indeks siang ini sangat ramai, didukung oleh volume transaksi yang tercatat mencapai 3,789 miliar lembar saham di pasar reguler dan total mencapai 4.435 miliar. Sementara itu, nilai transaksi mencapai Rp3,784 triliun di pasar reguler dan total Rp3,961 triliun dan frekuensi 100.284 kali. Baru 23 saham menguat, sedangkan 258 saham melemah dan 29 saham stagnan. Anjloknya indeks juga diwarnai aksi jual asing yang mencatatkan transaksi nilai jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp587.05 miliar. Rinciannya, transaksi beli mencapai Rp600,5 miliar sedangkan transaksi jual sebesar Rp1,187 triliun.
Semua sektor saham, kompak mendukung pelemahan indeks. Sektor pertambangan memimpin koreksi 3,87%, disusul perkebunan 3,32%, industri dasar 3,26%, keuangan 2,76%, properti 2,68%, perdagangan 2,67%, manufaktur 2,29%, aneka industri 2,12%, konsumsi 1,82% dan infrastruktur 1,31%. Koreksi indeks hari ini dipicu negatifnya bursa regional yang rata-rata turun di atas 5%, setelah Dow Jones anjlok 634,76poin (5,55%) ke level 10.809,80. koreksi indeks saat ini tidak terlalu berbahaya dibandingkan 2008. Saat itu, Dow Jones turun ke level 8.000-an sedangkan sekarang Dow Jones masih bertahan di atas 10.000. “Saya justru melihat, yang paling berbahaya adalah saat korontokan IHSG pada 2008.
Dari fundamental ekonomi Indonesia, tak ada yang perlu diikhawatirkan. Sebab, cadangan devisa RI mencapai level tertinggi dalam sejarah US$122,7 miliar dan nilai ekspor sudah mencapai US$200 miliar per Juni 2011. “Pada saat yang sama, laba bersih emiten kuartal kedua 2011 mencapai rata-rata 25%.
Saham-saham pilihannya adalah PT Bakrie and Brothers (BNBR), PT Borneo Lumbung Energi (BORN), PT Energi Mega Persada (ENRG), PT Bumi Resources (BUMI), PT Salim Ivomas Pratama (SIMP), PT Perusahaan Gas Negara (PGAS), PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) dan PT AKR Corporindo (AKRA). “Saya rekomendasikan strong buy saham-saham tersebut,” imbuh Willy. [ast]
Selasa 09-08-2011 (09:36)
IHSG Hari Ini Dibuka Anjlok 3,88% ke 3.700,64
Pada perdagangan Selasa (9/8) ini, IHSG dibuka melemah 3,88% ke level 3.700, (IHSG) kembali terkena tekanan jual. Pengumuman BI rate hari ini yang diperkirakan tetap di level 6,75% diperkirakan tidak akan memberi efek sentimen signifikan pada IHSG. Samuel Sekuritas dalam ulasan pasarnya Selasa (9/8) memperkirakan secara teknikal support kuat indeks berada di level 3.764 dan support berikutnya di level 3.710. Jika level support tersebut tertembus, IHSG akan mematahkan pola trend bullish yang terbentuk sejak 2009.
Bursa Asia pagi ini kembali terkoreksi sekitar 5% memfaktorkan anjloknya bursa AS dan penguatan nilai tukar Yen. Investor juga akan memfaktorkan rilis data inflasi China di bulan Juli sebesar 6,5% YoY, sedikit lebih tinggi dari ekspektasi. Harga minyak meneruskan koreksinya ke level US$77,1/barel pagi ini atau turun 4,3%. Volume perdagangan pagi sebanyak 510,27 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp586,37 miliar.
Sebanyak 235 saham tercatat turun pagi ini, sedang 4 saham yang naik, dan 7 saham stagnan. Indeks LQ45 dibuka turun 5,44% ke level 644,81, sedang JII turun 4,77% ke level 504,71. Asing terpantau masih menepi dari pasar dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp138,38 miliar. Saham-saham yang turun tajam pagi ini adalah ASII turun 4,99%, ITMG turun 7,34%, GGRM turun 5%, AALI turun 9,86%, UNTR turun 4,38%, dan PTBA turun 4,9%.
Senin, 08-08-2011 (16:14)
IHGS Terpangkas 71 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menahan laju pelemahannya menjadi 'hanya' 71 poin (1,83%) berkat perburuan saham-saham yang sudah murah. Koreksi IHSG paling tipis di Asia yang rata-rata turun lebih dari 2%. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG terpangkas 65,057 poin (1,66%) ke level 3.856,586. Saham-saham unggulan terkena koreksi akibat sentimen dipangkasnya peringkat utang AS. Sentimen negatif tersebut terus menyeret IHSG jatuh semakin lama semakin dalam, hingga ke posisi terendahnya hari ini di level 3.714,922. Indeks sama sekali tak menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terjun bebas 195,861 poin (5,00%) ke level 3.725,782. Pemangkasan peringkat utang AS berakibat sangat parah terhadap psikologis investor.
Menutup perdagangan, Senin sore ini , IHSG terkoreksi 71,377 poin (1,83%) ke level 3.850,266. Sementara Indeks LQ 45 terpangkas 11,347 poin (1,64%) ke level 681,946.Perburuan di saham-saham unggulan yang sudah murah mampu menahan jatuhnya IHSG sehingga menjadi tidak terlalu dalam. Sayangnya, koreksi masif yang sudah terjadi pagi tadi sangat dalam sehingga indeks gagal kembali ke zona hijau. Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 216.771 kali pada volume 9,832 miliar lembar saham senilai Rp 9,474 triliun. Sebanyak 54 saham naik, sisanya 239 saham turun, dan 56 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai jatuh 99,61 poin (3,79%) ke level 2.526,82.
Indeks Hang Seng ambruk 455,57 poin (2,17%) ke level 20.490,57.
Indeks Nikkei 225 anjlok 202,32 poin (2,18%) ke level 9.097,56.
Indeks Straits Times terjun 108,59 poin (3,63%) ke level 2.886,19.
Tiga indeks utama di Eropa, yaitu Indeks The FTSE, DAX dan the CAC 40 sudah mulai bisa mengurangi koreksinya sehingga tidak terlalu dalam. Hingga sore ini, masing-masing melemah, 0,2%, 0,73% dan 1%
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multibreeder (MBAI) naik Rp 850 ke Rp 29.000, Indocement (INTP) naik Rp 650 ke Rp 14.500, Astra Agro (AALI) naik Rp 650 ke Rp 22.300, dan Mayora (MYOR) naik Rp 500 ke RP 15.250.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 2.500 ke Rp 122.000, Schering Plough (SCPI) turun Rp 2.450 ke Rp 26.050, Astra Internasional (ASII) turun Rp 2.150 ke Rp 65.050, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.150 ke Rp 50.000.
Senin, 08-08-2011 (12:11)
IHSG Sesi I Terjungkal Hampir 5%
Pada perdagangan sesi I Senin (8/8) ini, IHSG ditutup melemah 4,99% ke level 3.725,83. Pelemahan IHSG siang ini masih dipengaruhi sentimen negatif koreksi di bursa global. Namun, diperkirakan efek koreksi eksternal ini hanya akan berupa sentimen seiring fundamental ekonomi Indonesia yang relatif kuat dan berorientasi domestik. Pekan kemarin bursa global mengalami koreksi signifikan dalam 2 hari perdagangan terakhir seiring pesimisme investor ekonomi AS akan melambat setelah rilis data manufaktur di bulan Juli lebih rendah dari ekspektasi. Setelah bursa AS tutup di akhir pekan kemarin, lembaga rating Standard & Poor’s menurunkan rating utang AS satu level menjadi AA+ seiring meningkatnya risiko utang AS dan risiko politik.
Bursa Asia siang masih terkoreksi memfaktorkan penurunan rating AS dan ditambah dengan sentimen negatif dari langkah China menaikkan suku bunga acuannya sebesar 23 bps menjadi 6,43%. Harga minyak dunia pagi ini terkoreksi sekitar 3% ke level US$84,1/barel. Di Asia siang, Shanghai turun 3,68%, Hang Seng turun 4,04%, KLSE turun 3,06%, Nikkei turun 2,54%, STI turun 4,82%, dan Seoul turun 6,84%. Sebanyak 305 saham tercatat turun siang ini, sedang hanya 9 saham yang naik, dan 14 saham stagnan. Indeks LQ45 sesi I ditutup turun 4,53% ke level 661,82, sedang JII turun 3,82% ke level 517,41. Asing terpantau masih menepi dari pasar dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp468,88 miliar.
Volume perdagangan siang sebanyak 3,76 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp3,86 triliun. Saham-saham yang turun tajam pagi ini adalah MBAI yang turun 18,29%, ASII turun 4,09%, SCPI turun 8,59%, ITMG turun 4,46%, TOWR turun 13,38%, dan GGRM turun 3,03%.
Senin, 08-08-2011 (09:38)
IHSG Dibuka Anjlok 1,64%
Pada perdagangan Senin ini, IHSG dibuka melemah 1,64% ke level 3.857,1. Pelemahan IHSG pagi ini seiring sentimen negatif koreksi di bursa global dan akan mencoba menembus level support kuat di 3.900 serta memasuki trend bearish jangka pendek.
Pada hari senin ini di perkirakan efek koreksi eksternal hanya akan berupa sentimen seiring fundamental ekonomi Indonesia yang relatif kuat dan berorientasi domestik. Pekan kemarin bursa global mengalami koreksi signifikan dalam 2 hari perdagangan terakhir seiring pesimisme investor ekonomi AS akan melambat setelah rilis data manufaktur di bulan Juli lebih rendah dari ekspektasi. Setelah bursa AS tutup di akhir pekan kemarin, lembaga rating Standard & Poor’s menurunkan rating utang AS satu level menjadi AA+ seiring meningkatnya risiko utang AS dan resiko politik. Volume perdagangan pagi sebanyak 370,46 juta saham dengan nilai transaksi sebesar Rp431,77 miliar.
Market. Bursa Asia pagi ini dibuka tekoreksi sekitar 1,5% memfaktorkan penurunan rating AS dan ditambah dengan sentimen negatif dari langkah China menaikkan suku bunga acuannya sebesar 23 bps menjadi 6,43% pagi ini. Harga minyak dunia pagi ini terkoreksi sekitar 3% ke level US$84,1/barel.
Sebanyak 190 saham tercatat turun pagi ini, sedang 8 saham yang naik, dan 19 saham stagnan. Indeks LQ45 dibuka turun 2,31% ke level 677,27, sedang JII turun 1,95% ke level 527,46. Asing terpantau masih menepi dari pasar dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp93,61 miliar.
Di Asia, Shanghai turun 0,84%, Hang Seng turun 2,77%, KLSE turun 1,77%, Nikkei turun 1,31%, STI turun 3,2%, dan Seoul turun 1,66%.
Saham-saham yang turun tajam pagi ini adalah ASII turun 2,52%, ITMG turun 2,79%, GGRM turun 1,27%, AALI turun 2,07%, UNTR turun 1,64%, dan PTBA turun 1,52%.
Jumat, 05-08-2011 (16:15)
IHSG Ditutup Turun 4,86%
Bursa saham Indonesia pada perdagangan Jumat (5/8) ditutup melemah 200,44 poin atau 4,86% ke 3.921,64. Volume perdagangan sebesar 10,2 miliar saham senilai Rp9,7 triliun. Perdagangan diwarnai dengan 325 saham turun, 8 saham naik dan 13 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign sell sebesar Rp1,2 triliun dengan penjualan asing mencapai Rp3,4 triliun dan pembelian asing mencapai Rp2,2 triliun.
Indeks JII turun 30,08 poin ke 536,91, indeks ISSI turun 6,9 poin ke 125,45 dan indeks LQ45 turun 37,8 poin ke 692,3. Pelemahan terdalam dialami sektor pertambangan hingga 207,72, sektor perkebunan turun 151,64 poin ke 2.273.
Bursa saham Asia juga memerah seperti indeks Hang Seng turun 4,2% ke 20.946, indeks Nikkei turun 3,7% ke 9.299, indeks Shanghai turun 2,1% ke 2.626 dan indeks ASX turun 4% ke 4.105. Hal yang sama juga terjadi pada bursa Eropa seperti indeks FTSE turun 2,01% ke 5.284, indeks DAX turun 2,4% ke 6.259 dan indeks CAC turun 0,9% ke 3.288.
Saham yang melemah seperti SCPI turun Rp6.900 ke Rp28.500, indeks ASII turun Rp3.200 ke Rp67.200, ITMG naik Rp3.100 ke 45.200, MBAI turun Rp2.850 ke 28.150, AALI turun 1.400 ke Rp21.800, HMSP turun Rp1.350 ke Rp31.200, GGRM turun Rp1.300 ke Rp51.400, PTBA turun Rp1.200 ke Rp19.650, UNTR turun Rp1.000 ke 24.300.
Saham yang naik seperti CNTX turun Rp100 ke Rp8.00, PTSP naik Rp100 ke Rp800.
Jumat, 05-08-2011 (11:39)
IHSG Anjlok 5,14%
Pada perdagangan IHSG ditutup melemah 5,14% ke level 3.910,01. Pelemahan indeks siang ini masih mengikuti anjloknya Wall Street dan Bursa Asia menyusul kekhawatiran pelemahan ekonomi global, yang menyebabkan investor juga mengalami panik jual hingga siang ini. Asing terpantau melanjutkan aksi jual dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp816,13 miliar.
Dow semalam ditutup turun 4,31%. Di Asia siang, Shanghai turun 1,88%, Hang Seng turun 4,75%, KLSE turun 1,6%, Nikkei turun 3,62%, STI turun 3,36%, dan Seoul turun 3,29%. Sebanyak 304 saham tercatat turun siang ini, sementara hanya 6 saham yang naik, dan 11 saham stagnan. Indeks LQ45 sesi I ditutup turun 5,47% ke level 690,1, sedang JII turun 4,96% ke level 538,86. Volume perdagangan siang sebanyak 4,53 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp4,61 triliun.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang ini:
Indeks Komposit Shanghai jatuh 50,52 poin (1,88%) ke level 2.633,52.
Indeks Hang Seng terjun bebas 1.022,08 poin (4,67%) ke level 20.862,66.
Indeks Nikkei 225 ambruk 348,16 poin (3,60%) ke level 9.311,02.
Indeks Straits Times anjlok 101,19 poin (3,26%) ke level 3.005,82.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Century Textille (CNTX) naik Rp 800 ke Rp 8.700, Tempo Scan (TSPC) naik Rp 250 ke Rp 3.025, Surya Citra Media (SCMA) naik Rp 100 ke Rp 6.350, dan Sinarmas (SMMA) naik Rp 25 ke Rp 3.325.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Schering Plough (SCPI) turun Rp 6.900 ke Rp 28.500, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 3.000 ke Rp 45.300, Astra Internasional (ASII) turun Rp 2.800 ke Rp 67.600, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.600 ke Rp 50.100.
Jumat, 05-08-2011 (09:40)
IHSG Dibuka Anjlok 3,12% ke 3.993,09
Pada perdagangan Jumat pagi ini, IHSG dibuka melemah 3,12% ke level 3.993,09. Pelemahan indeks pagi ini mengikuti anjloknya Wall Street dan Bursa Asia menyusul kekhawatiran ekonomi global, yang menyebabkan investor juga mengalami panik jual pagi ini. Asing terpantau melakukan aksi jual dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp565,18 miliar. Dow semalam ditutup turun 4,31%. Di Asia, Shanghai turun 1,78%, Hang Seng turun 4,14%, KLSE turun 1,28%, Nikkei turun 3,36%, STI turun 2,75%, dan Seoul turun 3,3%. Sebanyak 172 saham tercatat turun pagi ini, sedang 88 saham yang naik, dan 86 saham stagnan. Indeks LQ45 dibuka turun 4,38% ke level 698,09, sedang JII turun 3,9% ke level 544,85.
Volume perdagangan pagi sebanyak 5,23 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp6,06 triliun.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai jatuh 50,17 poin (1,87%) ke level 2.633,87.
Indeks Hang Seng jatuh tajam 942,38 poin (4,31%) ke level 20.942,36.
Indeks Nikkei 225 ambruk 324,92 poin (3,36%) ke level 9.334,26.
Indeks Straits Times merosot tajam 86,96 poin (2,80%) ke level 3.020,05.
Kamis, 04-08-2011 (16:11)
IHSG Ditutup Terpangkas 14 Poin
Bursa saham Indonesia pada perdagangan Kamis sore ditutup melemah 14,42 poin atau 0,3% ke 4.122,09. Volume perdagangan 6,3 miliar saham senilai Rp6,5 triliun. Perdagangan diwarnai dengan 201 saham turun, 77 saham naik dan 65 saham stagnan. IHSG mengalami net foreign sell sebesar Rp507,5 miliar dengan penjualan asing mencapai Rp2,1 triliun dan pembelian asing sebesar Rp1,6 miliar.
Indeks JII turun 1,1 poin ke 564,16, indeks ISSI turun 0,5 poin ke 131,76 dan indeks LQ45 turun 4,2 poin ke 728,46. pelemahan terdalam dialami sektor pertambangan yang turun 34,7 poin ke3.313,24 disusul sektor konsumsi turun 27,4 poin ke 1.295,47. Indeks tidak dapat bertahan di zona positif meskipun saat dibuka berada di zona positif. Level tertinggi berada di sesi I 4.157,25. Selanjutnya, indeks bergerak di zona negatif dengan menyentuh level terendah di 4.095,62. Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 171.721 kali pada volume 6,493 miliar lembar saham senilai Rp 6,808 triliun. Sebanyak 87 saham naik, 172 saham turun, dan 85 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai menguat 5,55 poin (0,21%) ke level 2.684,04.
Indeks Hang Seng turun 107,98 poin (0,49%) ke level 21.884,74.
Indeks Nikkei 225 naik 22,04 poin (0,23%) ke level 9.659,18.
Indeks Straits Times melemah 21,89 poin (0,70%) ke level 3.108,45.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 7.000 ke Rp 133.000, Merck (MERK) naik Rp 1.500 ke Rp 124.500, Century Textille (CNTX) naik Rp 1.300 ke Rp 7.900, dan Unilever (UNVR) naik Rp 900 ke Rp 17.000.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 800 ke Rp 25.300, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 700 ke Rp 48.300, Multibreeder (MBAI) turun Rp 500 ke Rp 31.000, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 ke Rp 20.850.
Kamis, 04-08-2011 (12:08)
Aksi Jual Asing, IHSG Sesi I Ditutup Negatif
Pada perdagangan sesi I Kamis ini, IHSG ditutup melemah 0,40% ke level 4.119,89. Pelemahan indeks siang ini, karena pasar masih menyisakan kekhawatiran terhadap pelemahan ekonomi AS. Pelemahan Hang Seng juga ikut menekan IHSG siang ini. Asing juga masih melakukan aksi jual hingga siang ini dengan mencatatkan net foreign sell sebesar Rp226,48 miliar. Dow semalam ditutup naik 0,25%. Di Asia bursa mixed, Shanghai naik 0,33%, KLSE naik 0,42%, Nikkei naik 0,71%, sementara Hang Seng turun 0,13%, STI turun 0,36%, dan Seoul turun 0,75%. Sebanyak 170 saham tercatat turun siang ini, sedang 78 saham yang naik, dan 76 saham stagnan. Indeks LQ45 sesi I ditutup turun 0,42% ke level 729,66, sedang JII naik 0,06% ke level 565,72. Volume perdagangan siang ini sebanyak 2,5 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,98 triliun.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 8,93 poin (0,33%) ke level 2.687,42.
Indeks Hang Seng turun tipis 27,78 poin (0,13%) ke level 21.964,94.
Indeks Nikkei 225 menguat 58,15 poin (0,60%) ke level 9.695,29.
Indeks Straits Times melemah 10,97 poin (0,35%) ke level 3.119,37.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Century Textille (CNTX) naik Rp 1.300 ke Rp 7.900, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 750 ke Rp 52.750, Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 16.600, dan Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 400 ke Rp 14.200.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain United Tractor (UNTR) turun Rp 800 ke Rp 25.300, Astra Internasional (ASII) turun Rp 450 ke Rp 70.200, Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 14.450, dan Multibreeder (MBAI) turun Rp 300 ke Rp 31.200.
Kamis, 04-08-2011 (09:36)
IHSG Hari Ini Akan Bergerak Rebound
IHSG Kamis Hari ini diperkirakan akan bergerak rebound seiring bursa regional.Menurut analisa Samuel Sekuritas, beberapa saham yang kemarin mengalami koreksi signifikan seperti BBRI, UNTR, ASII, TLKM dan INDF diperkirakan akan menguat hari ini. Namun demikian, secara teknikal IHSG sedang berada di level support trend bullish di 4.145. Jika level ini tertembus, indeks akan memasuki trend bearish jangka pendek. Resistance indeks hari ini berada di level 4,177.
Bursa Asia pagi ini dibuka positif seiring rebound yang terjadi di bursa AS semalam yang juga diikuti penguatan harga komoditas pagi ini. Bursa Jepang menguat setelah pemerintah mengintervensi penguatan nilai tukar Yen. Harga minyak pagi ini rebound ke level US$92,4/barel Bursa AS berhasil ditutup menguat semalam meski sempat melemah signifikan di awal perdagangan akibat rilis data ISM non-manufacturing index di bulan Juni berada di bawah ekspektasi dan terendah sejak Februari 2010. Penguatan bursa AS semalam ditopang oleh spekulasi investor bahwa The Fed akan mengucurkan stimulus tahap ke-3 untuk mengurangi potensi perlambatan ekonomi AS. Harga minyak dunia kembali mengalami koreksi signifikan ke level US$91,9/barel diikuti harga metal dunia seperti Nikel -4% dan Timah -3.5%.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 12,77 poin (0,48%) ke level 2.691,25.
Indeks Hang Seng naik tipis 32,83 poin (0,15%) ke level 22.025,55.
Indeks Nikkei 225 menguat 86,66 poin (0,90%) ke level 9.723,80.
Indeks Straits Times turun tipis 0,99 poin (0,03%) ke level 3.129,35.
Rabu, 03-08-2011 (15:18)
IHSG Melemah
IHSG masih melanjutkan koreksi hari ini di tengah memburuknya sentimen eksternal dan aksi jual asing. Namun, koreksi tertahan fundamental domestik yang cukup kokoh. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (3/8) ditutup melemah 41,34 poin (0,99%) ke level 4.136,50, dengan intraday terendah di 4.095,87 dan tertinggi di 4.177,57. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45 yang turun 7,89 poin (1,07%) ke level 732,74. Indeks sepanjang perdagangan berada di teritori negatif. Dibuka langsung anjlok 1,03% ke level 4.134, indeks melanjutkan koreksi hingga pada sesi pertama bertengger di level 4,122. Namun pelemahan tertahan, sehingga IHSG akhirnya ditutup di level 4.136. “Namun, koreksi IHSG terbatas karena fundamental ekonomi dalam negeri yang masih positif, ditunjukkan dengan laporan keuangan semester pertama 2011 emiten-emiten yang membaik.
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 5,73 miliar lembar saham, senilai Rp 5,702 triliun dan frekuensi 146.268 kali. Sebanyak 63 saham naik, 199 saham turun, dan 80 saham stagnan. Keluarnya dana asing mendukung koreksi bursa kali ini. Nilai transaksi jual bersih (net foreign sell) mencapai Rp539 miliar. Rinciannya adalah transaksi jual sebesar Rp1,941 triliun dan transaksi beli sebesar Rp 1,402 triliun.
Beberapa emiten yang melemah antara lain Merck (MERK) turun Rp 2.000 ke Rp 123.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.400 ke Rp 49.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.250 ke Rp 52.000, dan Astra Internasional (ASII) turun Rp 550 ke Rp 70.650.
Emiten-emiten yang menguat antara lain Century Textille (CNTX) naik Rp 850 ke Rp 6.600, Charoen Pokphand (CPIN) naik 225 ke Rp 2.750, Astra Graphia (ASGR) naik Rp 180 ke Rp 1.210, dan Indofood (INDF) naik Rp 150 ke Rp 6.450.
Bursa regional Asia mendukung koreksi bursa. Indeks Komposit Shanghai turun 0,77 poin (0,03%) ke level 2.678,48, indeks Hang Seng jatuh 428,74 poin (1,91%) ke level 21.992,72, indeks Nikkei 225 turun 207,45 poin (2,11%) ke level 9.637,14 dan indeks Straits Times melemah 38,25 poin (1,20%) ke level 3.138,84.
Rabu, 03-08-2011 (12:10)
IHSG Terpangkas 55 Poin atas Profit Taking Saham Unggulan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 55 poin akibat aksi ambil untung di saham-saham unggulan dan lapis dua. Kekhawatiran melambatnya perekonomian dunia kembali mencuat.Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka langsung jatuh 44,393 poin (1,07%) ke level 4.133,453 akibat terseret arus pelemahan bursa global dan regional. Krisis utang AS kembali menjadi perhatian investor. Pada perdagangan, Rabu siang ini, IHSG terpangkas 55,097 poin (1,32%) ke level 4.122,749. Sementara Indeks LQ 45 anjlok 9,868 poin (1,33%) ke level 730,768. Profit taking terjadi di seluruh saham-saham unggulan dan lapis dua. Koreksi yang terjadi di tiap indeks sektoral cukup tinggi, rata-rata lebih dari satu persen.Koreksi terbanyak diderita indeks sektor properti dan industri dasar, keduanya terpangkas lebih dari dua persen. Tak satu pun indeks sektoral yang mampu menguat hingga siang hari ini.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 73.507 kali pada volume 3,149 miliar lembar saham senilai Rp 2,752 triliun. Sebanyak 42 saham naik, 218 saham turun, dan 60 saham stagnan. Aksi jual masif di awal perdagangan memaksa indeks jatuh ke posisi terdalamnya di 4.095,871, terkoreksi lebih dari 80 poin. Setelah itu jatuhnya bursa bisa diperlambat oleh aksi beli selektif. Saham-saham yang turun tajam siang ini adalah MERK turun 3,11%, ITMG turun 2,87%, GGRM turun 2,44%, MBAI turun 2,38%, HMSP turun 1,86%, dan SMDR turun 8,92%.
Berikut kondisi di bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
Indeks Hang Seng ambruk 425,71 poin (1,90%) ke level 21.995,75.
Indeks Nikkei 225 jatuh 188,97 poin (1,92%) ke level 9.655,62.
Indeks Straits Times anjlok 53,02 poin (1,67%) ke level 3.124,07.
Rabu, 03-08-2011 (09:36)
IHSG Jatuh 44 Poin Akibat Pelemahan Bursa Global
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambles 44 poin akibat terseret arus pelemahan bursa global dan regional. Krisis utang AS kembali menjadi perhatian investor. Sementra nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 8.485 per dolar AS dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di R8.470 per dolar AS.Pada perdagangan preopening, IHSG anjlok 43,410 poin (1,04%) ke level 4.134,436. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 10,775 poin (1,45%) ke level 729,861.
Mengawali perdagangan, Rabu , IHSG dibuka jatuh 44,393 poin (1,07%) ke level 4.133,453. Indeks LQ 45 dibuka ambruk 11,018 poin (1,48%) ke level 729,618. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG jatuh semakin dalam 75,104 poin (1,80%) ke level 4.102,742. Sementra Indeks LQ 45 terjun bebas 15,152 poin (2,05%) ke level 725,484. Kemarin, IHSG sempat cetak rekor tertinggi sebelum akhirnya terkoreksi 15 poin akibat aksi ambil untung yang dilakukan investor lokal. Dana asing masih mengalir masuk bursa, nilainya mendekati Rp 700 miliar.
Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 6,02 poin (0,22%) ke level 2.673,24.
Indeks Hang Seng anjlok 487,58 poin (2,17%) ke level 21.933,88.
Indeks Nikkei 225 terjun bebas 217,47 poin (2,21%) ke level 9.627,12.
Indeks Straits Times ambruk 59,60 poin (1,88%) ke level 3.117,49.
Selasa 02-08-2011 (16:15)
IHSG Terkoreksi 15 Poin
IHSG akhirnya terjerembab di zona negatif. Memburuknya bursa regional dan aksi ambil untung investor menekan bursa domestik. Namun, aksi beli asing mencegah kejatuhan lebih dalam.Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa sore ditutup terkoreksi 15,60 poin (0,37%) ke level 4.177,84, dengan intraday terendah di 4.148,94 dan tertinggi di 4.195,72. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45 yang melemah 1,87 poin (0,25%) ke level 740,63. IHSG hampir sepanjang perdagangan berada di teritori negatif. Dibuka 0,13% ke level 4.187, indeks sempat melesat ke level 4.195 sebelum akhirnya berbalik lagi dan bertengger di angka 4.180. Namun tekanan jual terus menenggelamkan IHSG hingga ditutup di level 4.177.
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 8,491 miliar lembar saham senilai Rp 6,568 triliun dan frekuensi 156.613 kali. Sebanyak 104 saham naik, 170 saham turun, dan 78 saham stagnan. Kendati terkoreksi, aliran dana asing masih mengalir ke pasar domestik, dimana nilai transaksi beli bersih (net foreign buy) tercatat sebesar Rp688 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli mencapai Rp2,060 triliun dan transaksi jual sebesar Rp1,371 triliun.
Beberapa emiten yang melemah antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 3.000 ke Rp 124.500, United Tractor (UNTR) turun Rp 1.050 ke Rp 26.500, Mayora (MYOR) turun Rp 800 ke Rp 15.600, dan Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 550 ke Rp 5.600. Sedangkan emiten-emiten yang menguat antara lain Schering Plough (SCPI) naik Rp 5.500 ke Rp 35.500, Century Textile (CNTX) naik Rp 1.150 ke Rp 5.750, dan Multi Breeder (MBAI) naik Rp 1.050 ke Rp 31.500, dan Lionmesh (LMSH) naik Rp 1.000 ke Rp 6.200
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 24,52 poin (0,91%) ke level 2.679,26.
Indeks Hang Seng anjlok 241,91 poin (1,07%) ke level 22.421,46.
Indeks Nikkei 225 jatuh 120,42 poin (1,21%) ke level 9.844,59.
Indeks Straits Times terpangkas 38,45 poin (1,20%) ke level 3.176,82.
Selasa, 02-08-2011 (12:17)
IHSG Ditutup Melemah
Pada perdagangan sesi I Selasa Siang ini IHSG ditutup turun 0,31% ke level 4.180,24 akibat aksi profit taking. Pelemahan IHSG siang ini masih disebabkan terjadinya koreksi setelah menguat signifikan kemarin memfaktorkan rilis data inflasi Juli yang lebih baik dari ekspektasi pasar di level 0,67% MoM. Minimnya sentimen domestik baru pasca earning season di semester 1-2011 ini akan membuat indeks bergerak seiring bursa global.
Sebanyak 172 saham mengalami penurunan, 81 saham naik, dan 76 saham masih stagnan. Indeks LQ45 sesi I ditutup turun 0,25% ke level 740,59, sedang JII turun 0,65% ke level 570,97. Volume perdagangan siang ini sebanyak 3,06 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp2,24 triliun. Namun, asing masih berada di pasar hingga penutupan perdagangan siang ini dengan melakukan net foreign buy sebesar Rp627,17 miliar.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai jatuh 43,58 poin (1,61%) ke level 2.660,20.
Indeks Hang Seng melemah 157,30 poin (0,69%) ke level 22.506,07.
Indeks Nikkei 225 ambruk 134,99 poin (1,35%) ke level 9.830,02.
Indeks Straits Times turun 30,51 poin (0,95%) ke level 3.184,76.
Dow semalam ditutup turun 0,09%. Di Asia, Shanghai siang turun 1,61%, Hang Seng turun 0,69%, KLSE turun 0,09%, Nikkei turun 1,31%, STI turun 0,96%, dan Seoul turun 2,44%. Saham-saham yang turun tajam siang ini adalah ASII yang turun 1,25%, LION turun 10,252%, UNTR turun 1,63%, MYOR turun 2,74%, ITMG turun 0,88%, dan SMDR turun 5,69%.
Selasa, 02-08-2011 (09:36)
Posisi Sudah Overbought, IHSG Menipis 5 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terseret arus pelemahan bursa-bursa Asia akibat koreksi yang terjadi di Wall Street semalam. Posisi IHSG juga sudah terlalu tinggi.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun tipis 5,568 poin (0,14%) ke level 4.187,873. Sedangkan Indeks LQ 45 menipis 1,382 poin (0,18%) ke level 741,120.
Membuka perdagangan, Selasa Pagi ini , IHSG menipis 5,782 poin (0,14%) ke level 4.187,659. Indeks LQ 45 turun tipis 1,435 poin (0,19%) ke level 741,067. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah 12,760 poin (0,30%) ke level 4.180,681. Sementara Indeks LQ 45 turun 2,831 poin (0,38%) ke level 739,671. Kemarin, IHSG kembali cetak rekor tertinggi sepanjang masa setelah menanjak 62 poin. Bursa-bursa Asia yang menguat serta meredanya krisis utang AS menjadi faktor pendorong naiknya IHSG.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai ambruk 47,83 poin (1,77%) ke level 2.655,95.
Indeks Hang Seng turun 156,45 poin (0,69%) ke level 22.506,92.
Indeks Nikkei 225 jatuh 131,20 poin (1,32%) ke level 9.833,81.
Indeks Straits Times melemah 32,23 poin (1,00%) ke level 3.183,04.
Senin, 01-08-2011 (16:12)
Cetak Rekor Baru, IHSG Makin Dekat ke 4.200
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali cetak rekor tertinggi sepanjang masa setelah menanjak 62 poin. Bursa-bursa Asia yang menguat serta meredanya krisis utang AS menjadi faktor pendorong naiknya IHSG. Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 19,758 poin (0,47%) ke level 4.150,558. Sentimen positif muncul setelah ada tanda-tanda tercapainya kesepakatan kenaikan batas utang AS. Penutupan perdagangan sesi I, IHSG melesat 46,348 poin (1,12%) ke level 4.177,148. Krisis utang AS semakin mendekati tahap akhir dan diharapkan bisa berakhir positif.
Menjelang penutupan perdagangan, IHSG menanjak sangat tinggi dan menembus rekor intraday tertingginya di 4.193,556. Rekor intraday tertinggi sebelumnya yaitu di 4.177,739 yang diraih pada Rabu 27 Juni 2011 pekan lalu. Mengakhiri perdagangan awal pekan di bulan Ramadan, Senin sore, IHSG ditutup menanjak 62,641 poin (1,51%) ke level 4.193,441. Sementara Indeks LQ 45 melesat 12,666 poin (1,73%) ke level 742,502. Rekor terakhir yang bisa diraih IHSG pada Rabu 27 Juli 2011, IHSG melesat 41,335 poin (1,00%) ke level 4.174,112. Saham-saham unggulan sangat berjasa dalam pencetakan rekor kali ini. Volume dan nilai transaksi hari ini melonjak sangat tinggi karena ada transaksi tutup sendiri alias crossing terhadap saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) senilai Rp 12,5 triliun oleh Net Sekuritas (OK). Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 174.295 kali pada volume 19,482 miliar lembar saham senilai Rp 18,575 triliun. Sebanyak 182 saham naik, 82 saham turun, dan 86 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini :
Indeks Hang Seng menguat 223,12 poin (0,99%) ke level 22.663,37.
Indeks Nikkei 225 melonjak 131,98 poin (1,34%) ke level 9.965,01.
Indeks Straits Times naik 27,68 poin (0,87%) ke level 3.216,94.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 24.000 ke Rp 359.000, Schering Plough (SCPI) naik Rp 500 ke Rp 30.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.100 ke Rp 53.000, dan Merck (MERK) naik Rp 1.500 ke Rp 125.000.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 500 ke Rp 16.400, Indomobil (IMAS) turun Rp 500 ke Rp 11.950, Adira Finance (ADMF) turun Rp 200 ke Rp 13.400, dan Axiata (XL) turun Rp 200 ke Rp 5.550.
Senin, 01-08-2011 (12:11)
IHSG Cetak Lagi Rekor Tertinggi Di Level 4.187
Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menyentuh posisi intraday tertingginya sepanjang masa di level 4.187 didorong sentimen positif dari mulai meredanya krisis utang Amerika Serikat (AS). Mengawali perdagangan awal pekan di bulan Ramadan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 19,758 poin (0,47%) ke level 4.150,558. Sentimen positif muncul setelah ada tanda-tanda tercapainya kesepakatan kenaikan batas utang AS. Puncak tertinggi yang bisa diraih IHSG sekaligus rekor barunya berada di 4.187.600. Rekor intraday tertinggi sebelumnya yaitu di 4.177,739 yang diraih pada Rabu 27 Juni 2011 pekan lalu.
Pada penutupan perdagangan Senin siang, IHSG melesat 46,348 poin (1,12%) ke level 4.177,148. Sementara Indeks LQ 45 tumbuh 9,071 poin (1,24%) ke level 738,907. Volume dan nilai transaksi hari ini melonjak sangat tinggi karena ada transaksi tutup sendiri alias crossing terhadap saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) senilai Rp 12,5 triliun.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 97.479 kali pada volume 15,94 miliar lembar saham senilai Rp 15,478 triliun. Sebanyak 163 saham naik, 71 saham turun, dan 73 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
Indeks Hang Seng melonjak 338,89 poin (1,51%) ke level 22.779,14.
Indeks Nikkei 225 melesat 192,41 poin (1,96%) ke level 10.025,44.
Indeks Straits Times menguat 33,90 poin (1,06%) ke level 3.223,16.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.350 ke Rp 71.850, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.100 ke Rp 52.000, Hero Supermarket (HERO) naik Rp 500 ke Rp 7.200, dan Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 400 ke Rp 5.700.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Mayora (MYOR) turun Rp 400 ke Rp 16.500, Adira Finance (ADMF) turun Rp 300 ke Rp 13.300, Surya Citra (SCMA) turun Rp 200 ke Rp 6.350, dan Sorini Agro (SOBI) turun Rp 175 ke Rp 2.500.
Senin, 01-08-2011 (09:38)
IHSG Bergerak Semangat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan di hari pertama bulan ramadan dengan menguat 19 poin. Sentimen positif muncul setelah ada tanda-tanda tercapainya kesepakatan kenaikan batas utang AS. Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 19,727 poin (0,47%) ke level 4.150,527. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 4,897 poin (0,67%) ke level 734,733. Mengawali perdagangan awal pekan di bulan ramadan, Senin (1/8/2011), IHSG dibuka menguat 19,758 poin (0,47%) ke level 4.150,558. Indeks LQ 45 dibuka naik 5,115 poin (0,70%) ke level 734,951.Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG naik semakin tinggi, 30,381 poin (0,74%) ke level 4.161,181. Sementara Indeks LQ 45 menguat 7,274 poin (0,99%) ke level 737,083.
Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG menutup perdagangan dengan suram, melemah 15 poin. Kinerja emiten-emiten yang positif tak mampu mengangkat IHSG keluar dari teritori negatif. Sentimen positif datang dari hampir selesainya krisis utang AS setelah adanya kesepakatan untuk menaikkan batas utangnya. Berita ini membuat bursa-bursa di regional mampu bergerak ke atas.
Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Hang Seng melesat 315,26 poin (1,40%) ke level 22.755,51.
Indeks Nikkei 225 melonjak 180,87 poin (1,84%) ke level 10.013,90.
Indeks Straits Times menguat 22,23 poin (0,70%) ke level 3.211,49.
Jumat, 29-07-2011 (11:40)
IHSG Terpangkas 36 Poin, Hampir Tinggalkan 4.100
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 36 poin akibat aksi ambil untung di saham-saham unggulan. Indeks pun bersiap meninggalkan level 4.100. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat tipis 8,101 poin (0,19%) ke level 4.153,928 dan menjadi satu-satunya bursa di regional yang menguat. Penguatan ini tak bertahan lama. Setelah menanjak hingga ke posisi tertingginya di level 4.160,498, indeks langsung terkena tekanan jual dan ambruk hingga ke level 4.105,293. Pada penutupan perdagangan, Jumat Siang, IHSG terpangkas 36,164 poin (0,88%) ke level 4.109,663. Sementara Indeks LQ 45 melemah 7,306 poin (0,99%) ke level 725,751.
Aksi ambil untung banyak dilakukan pemodal lokal, sementara investor asing hingga siang ini masih melakukan pembelian bersih (foreign net buy) dengan jumlah yang tipis.Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 94.547 kali pada volume 3,547 miliar lembar saham senilai Rp 2,774 triliun. Sebanyak 62 saham naik, 189 saham turun, dan 62 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-burs di Asia hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 12,65 poin (0,47%) ke level 2.696,13.
Indeks Hang Seng terkoreksi 163,73 poin (0,73%) ke level 22.407,01.
Indeks Nikkei 225 turun 65,56 poin (0,66%) ke level 9.835,79.
Indeks Straits Times turun tipis 7,52 poin (0,24%) ke level 3.182,33.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Sarana Menara (TOWR) naik Rp 1.850 ke Rp 12.700, Indomobil (IMAS) naik Rp 500 ke Rp 12.500, Multibreeder (MBAI) naik Rp 500 ke Rp 30.500, dan HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 350 ke Rp 31.600.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 4.000 ke Rp 336.000, Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.500 ke Rp 70.250, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 500 ke Rp 51.000, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 51.000.
Jumat, 29-07-2011 (09:35)
IHSG Menguat di Tengah Koreksi Bursa Asia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound tipis 8 poin dan menjadi satu-satunya bursa di regional yang menguat. Krisis utang AS semakin mendekati tenggat waktu namun belum juga ada kesepakatan. Membuka perdagangan, Jumat Pagi ini, IHSG menguat tipis 8,101 poin (0,19%) ke level 4.153,928. Indeks LQ 45 naik tipis 1,854 poin (0,25%) ke level 734,911. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menanjak perlahan, 13,087 poin (0,32%) ke level 4.158,914. Sementara Indeks LQ 45 naik tipis 2,597 poin (0,35%) ke level 735,654.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 6,65 poin (0,25%) ke level 2.702,12.
Indeks Hang Seng terkoreksi 108,78 poin (0,48%) ke level 22.461,96.
Indeks Nikkei 225 turun tipis 7,64 poin (0,08%) ke level 9.893,71.
Indeks Straits Times melemah tipis 4,92 poin (0,15%) ke level 3.184,93.
Kamis, 28-07-2011 (16:10)
Terkoreksi 28 Poin, IHSG Bertahan di Level 4.100
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 28,285 poin akibat tekanan jual di saham-saham unggulan. Saham-saham konsumer dan komoditas menjadi penopang jatuhnya bursa sehingga bertahan di level 4.100. Mengakhiri perdagangan, Kamis (28/7/2011), IHSG ditutup terkoreksi 28,285 poin (0,68%) ke level 4.145,827. Sementara Indeks LQ 45 turun 7,935 poin (1,08%) ke level 733,0,57. Indeks langsung terkena koreksi sehat akibat posisinya yang sudah sangat tinggi dan masuk area jenuh beli (overbought). Posisi terendahnya hari ini di level 4.122,001. Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 145.065 kali pada volume 6,391 miliar lembar saham senilai Rp 5,707 triliun. Sebanyak 117 saham naik, 138 saham turun, dan 92 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 14,71 poin (0,54%) ke level 2.708,78.
Indeks Hang Seng naik tipis 29,05 poin (0,13%) ke level 22.570,74.
Indeks Nikkei 225 ambruk 145,84 poin (1,45%) ke level 9.901,35.
Indeks Straits Times menguat tipis 2,53 poin (0,08%) ke level 3.196,07.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Mayora (MYOR) naik Rp 1.200 ke Rp 17.300, Multibreeder (MBAI) naik Rp 1.000 ke Rp 30.000, Century Textile (CNTX) naik Rp 825 ke Rp 4.175, dan Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 15.750.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 3.250 ke Rp 71.750, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 900 ke Rp 51.500, United Tractor (UNTR) turun Rp 550 ke Rp 27.150, dan Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 500 ke Rp 8.200.
Kamis, 28-07-2011 (09:36)
Bursa Global dan Regional Bikin IHSG Ambles 28 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali raih rekor tertingginya di level 4.174 setelah berhasil mendapatkan 41 poin. Kali ini IHSG ditemani rupiah yang juga mencetak rekor terkuat. Menutup perdagangan, Rabu sore ini, IHSG melesat 41,335 poin (1,00%) ke level 4.174,112. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 9,954 poin (1,36%) ke level 740,992.Investor bisa mengabaikan posisi IHSG yang sudah overbought serta sentimen negatif yang datang dari krisis utang Uni Eropa dan AS melalui bantuan sentimen positif membaiknya kinerja keuangan emiten.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 174.243 kali pada volume 8,139 miliar lembar saham senilai Rp 6,279 triliun. Sebanyak 135 saham naik, 114 saham turun, dan 100 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai menguat 20,47 poin (0,76%) ke level 2.723,49.
Indeks Hang Seng turun 30,39 poin (0,13%) ke level 22.541,69.
Indeks Nikkei 225 melemah 50,53 poin (0,50%) ke level 10.047,19.
Indeks Straits Times naik tipis 1,31 poin (0,04%) ke level 3.187,88.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 4.000 ke Rp 126.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 1.950 ke Rp 27.700, Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.050 ke Rp 75.000, dan Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 650 ke Rp 4.950.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 19.500 ke Rp 340.000, Harum Energy (HRUM) turun Rp 450 ke Rp 10.100, Fast Food (FAST) turun Rp 400 ke Rp 10.000, dan Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 300 ke Rp 2.225.
Rabu, 27-07-2011 (16:14)
IHSG Naik Cetak Rekor Baru
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali raih rekor tertingginya di level 4.174 setelah berhasil mendapatkan 41 poin. Kali ini IHSG ditemani rupiah yang juga mencetak rekor terkuat. Menutup perdagangan, Rabu sore ini, IHSG melesat 41,335 poin (1,00%) ke level 4.174,112. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 9,954 poin (1,36%) ke level 740,992.Investor bisa mengabaikan posisi IHSG yang sudah overbought serta sentimen negatif yang datang dari krisis utang Uni Eropa dan AS melalui bantuan sentimen positif membaiknya kinerja keuangan emiten.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 174.243 kali pada volume 8,139 miliar lembar saham senilai Rp 6,279 triliun. Sebanyak 135 saham naik, 114 saham turun, dan 100 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai menguat 20,47 poin (0,76%) ke level 2.723,49.
Indeks Hang Seng turun 30,39 poin (0,13%) ke level 22.541,69.
Indeks Nikkei 225 melemah 50,53 poin (0,50%) ke level 10.047,19.
Indeks Straits Times naik tipis 1,31 poin (0,04%) ke level 3.187,88.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Taisho (SQBI) naik Rp 4.000 ke Rp 126.000, United Tractor (UNTR) naik Rp 1.950 ke Rp 27.700, Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.050 ke Rp 75.000, dan Samudera Indonesia (SMDR) naik Rp 650 ke Rp 4.950.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 19.500 ke Rp 340.000, Harum Energy (HRUM) turun Rp 450 ke Rp 10.100, Fast Food (FAST) turun Rp 400 ke Rp 10.000, dan Elang Mahkota (EMTK) turun Rp 300 ke Rp 2.225.
Rabu, 27-07-2011 (12:09)
Kinerja Positif Emiten Bantu IHSG Ukir Rekor Tertinggi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengukir rekor tertingginya di 4.162 didorong sentimen positif kinerja emiten-emiten di semester I-2010. Sentimen itu mampu meredam berita negatif krisis utang AS dan Eropa.
Pada perdagangan IHSG rabu siang ini melesat 26,072 poin (0,63%) ke level 4.158,849. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 6,027 poin (0,82%) ke level 737,065. Saham-saham unggulan yang sudah menguat masih bisa melanjutkan perkembangannya, ditambah beberapa saham lapis dua yang ikut menguat akibat maraknya aksi beli di lantai bursa.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 93.779 kali pada volume 4,756 miliar lembar saham senilai Rp 2,876 triliun. Sebanyak 125 saham naik, 118 saham turun, dan 79 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
Indeks Hang Seng menipis 14,85 poin (0,07%) ke level 22.557,23.
Indeks Nikkei 225 melemah 50,65 poin (0,50%) ke level 10.047,07.
Indeks Straits Times turun 4,09 poin (0,13%) ke level 3.182,48.
Rabu, 27-07-2011 (09:36)
IHSG Menipis 3 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis poin akibat terbawa arus tren negatif bursa Asia dan Global. Kekhawatiran gagal bayar utang AS membuat pelaku pasar ragu berinvestasi. Membuka perdagangan, Rabu pagi , IHSG melemah tipis 3,413 poin (0,09%) ke level 4.129,364. Indeks LQ 45 turun tipis 0,884 poin (0,12%) ke level 730,154. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG bergerak fluktuatif dan sempat naik tipis 0,657 poin (0,02%) ke level 4.133,434. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 0,436 poin (0,06%) ke level 731,404.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 8,58 poin (0,32%) ke level 2.694,44.
Indeks Hang Seng turun tipis 28,67 poin (0,13%) ke level 22.543,41.
Indeks Nikkei 225 turun 56,71 poin (0,56%) ke level 10.041,01.
Indeks Straits Times melemah tipis 11,28 poin (0,35%) ke level 3.175,29.
Selasa, 26-07-2011 (16:12)
IHSG Tembus Rekor Baru Lagi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus rekor tertingginya sepanjang sejarah di 4.132. setelah menanjak 45 poin. Transaksi di lantai bursa sangat ramai hingga menembus Rp 6 triliun. Penutupan perdagangan Selasa sore, IHSG melaju 33,418 poin (0,81%) ke level 4.120,512 ditopang positifnya kinerja emiten semester I-2011. Indeks pun kembali menembus rekor tertingginya yang baru di 4.133,689. Rekor terakhir yang sudah ditembus IHSG terjadi pada perdagangan Jumat 22 Juni 2011 lalu di level 4.106,822 setelah menanjak 38,749 poin (0,95%). Kala itu, aksi beli sangat tinggi dan dana asing sebanyak setengah triliun masuk ke lantai bursa.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 192.132 kali pada volume 9,171 miliar lembar saham senilai Rp 6,28 triliun. Sebanyak 161 saham naik, 86 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia:
Indeks Komposit Shanghai menguat 14,28 poin (0,53%) ke level 2.703,03.
Indeks Hang Seng melonjak 278,79 poin (1,25%) ke level 22.572,08.
Indeks Nikkei 225 naik 47,71 poin (0,47%) ke level 10.097,72.
Indeks Straits Times bertambah 12,88 poin (0,41%) ke level 3.184,43.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 2.500 ke Rp 51.800, Astra Internasional (ASII) naik 1.500 ke Rp 73.950, United Tractor (UNTR) naik Rp 500 ke Rp 25.750, dan Argha Prima (AKPI) naik Rp 455 ke Rp 2.325.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Roda Vivatex (RDTX) turun Rp 550 ke Rp 3.975, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 150 ke Rp 5.350, Tifico (TFCO) turun Rp 110 ke Rp 900, dan Sari Roti (ROTI) turun Rp 100 ke Rp 3.500.
Selasa, 26-07-2011 (12:08)
IHSG Naik Tembus Rekor Tertinggi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini mampu balik arah ke zona hijau ditopang positifnya kinerja emiten semester I-2011. Indeks pun kembali menembus rekor tertingginya yang baru. Pada perdagangan, Selasa siang ini, IHSG melaju 33,418 poin (0,81%) ke level 4.120,512. Sementara Indeks LQ 45 menguat 7,316 poin (1,01%) ke level 728,403.Minat beli investor asing dan lokal kembali muncul terbawa tren penguatan bursa-bursa regional. Hampir seluruh indeks sektoral di lantai bursa mampu mencetak poin, kecuali indeks sektor infrastruktur. Rekor terakhir yang sudah ditembus IHSG terjadi pada perdagangan Jumat 22 Juni 2011 lalu di level 4.106,822 setelah menanjak 38,749 poin (0,95%). Kala itu, aksi beli sangat tinggi dan dana asing sebanyak setengah triliun masuk ke lantai bursa.
Perdagangan hari ini berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 112.189 kali pada volume 5,347 miliar lembar saham senilai Rp 3,273 triliun. Sebanyak 125 saham naik, 95 saham turun, dan 99 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa regional hingga siang hari ini:
Indeks Hang Seng menguat 209,36 poin (0,94%) ke level 22.502,65.
Indeks Nikkei 225 bertambah 75,37 poin (0,75%) ke level 10.125,38.
Indeks Straits Times menguat tipis 6,19 poin (0,20%) ke level 3.177,74.
Selasa, 26-07-2011 (09:36)
IHSG Tertinggal Penguatan Bursa Asia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ketinggalan penguatan yang diraih bursa-bursa di Asia dengan melemah tipis 2 poin. Sentimen negatif masih datang dari AS dengan krisis utangnya. Mengawali perdagangan, Selasa pagi ini IHSG dibuka turun tipis 2,297 poin (0,06%) ke level 4.084,797. Indeks LQ 45 dibuka melemah tipis 0,514 poin (0,07%) ke level 720,573. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah tipis 1,498 poin (0,04%) ke level 4.085.596. Sementara Indeks LQ 45 turun tipis 0,282 poin (0,04%) ke level 720,805.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
Indeks Straits Times naik 5,61 poin (0,18%) ke level 3.177,16.
Senin, 25-07-2011 (16:13)
IHSG Turun 19 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 19 poin akibat aksi ambil untung di saham-saham unggulan berbasis komoditas, terutama tambang. Penurunan peringkat utang Yunani juga turut menyeret IHSG bergerak ke bawah.
Menutup perdagangan awal pekan, Senin sore ini IHSG terkoreksi 19,728 poin (0,49%) ke level 4.087,094. Sementara Indeks LQ 45 melemah 4,852 poin (0,66%) ke level 721,087.
Saham-saham tambang banyak terkena aksi profit taking, sehingga sektornya melemah lebih dari 1%. Sektor lain yang menjadi pemberat bursa kali ini adalah infrastruktur dan industri dasar.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 136.682 kali pada volume 8,924 miliar lembar saham senilai Rp 5,164 triliun. Sebanyak 107 saham naik, 158 saham turun, dan 76 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai anjlok 82,04 poin (2,96%) ke level 2.688,75.
Indeks Hang Seng melemah 151,51 poin (0,68%) ke level 22.293,29.
Indeks Nikkei 225 terpangkas 82,10 poin (0,81%) ke level 10.050,01.
Indeks Straits Times turun 17,19 poin (0,54%) ke level 3.165,76.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 29.500 ke Rp 359.500, Mayora (MYOR) naik Rp 500 ke Rp 16.250, Argha Karya (AKPI) naik Rp 370 ke Rp 1.870, dan AKR Corporindo (AKRA) naik Rp 300 ke Rp 2.900.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.550 ke Rp 52.400, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 950 ke Rp 49.300, United Tractor (UNTR) turun Rp 450 ke Rp 25.250, dan Astra Internasional (ASII) turun Rp 450 ke Rp 72.450.
Senin, 25-07-2011 (12:09)
Aksi Profit Taking Pangkas IHSG 26 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 26 poin akibat aksi mbil untung di saham-saham unggulan. Sentimen negatif juga datang dari melemahnya bursa-bursa regional. Pada penutupan perdagangan, Senin siang hari ini, IHSG terpangkas 26,814 poin (0,66%) ke level 4.080,008. Sementara Indeks LQ 45 terkoreksi 6,107 poin (0,85%) ke level 719,832.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 75.253 kali pada volume 2,838 miliar lembar saham senilai Rp 2,103 triliun. Sebanyak 121 saham naik, 93 saham turun, dan 101 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini :
Indeks Komposit Shanghai anjlok 58,19 poin (2,10%) ke level 2.712,60.
Indeks Hang Seng melemah 176,52 poin (0,79%) ke level 22.268,28.
Indeks Nikkei 225 turun 80,57 poin (0,80%) ke level 10.051,54.
Indeks Straits Times terpangkas 29,61 poin (0,93%) ke level 3.153,34.
Senin, 25-07-2011 (09:36)
IHSG Tinggalkan Level 4.100
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 13 poin akibat melemahnya bursa-bursa di Asia. Indeks pun terpaksa lengser dari level 4.100. Membuka perdagangan awal pekan, Senin ini. IHSG terkoreksi 13,357 poin (0,32%) ke level 4.093,465. Indeks LQ 45 melemah 3,462 poin (0,48%) ke level 722,477. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG turun semakin dalam, 23,254 poin (0,57%) ke level 4.083,568. Sementara Indeks LQ 45 turun 6,323 poin (0,87%) ke level 719,616.
Berikut situasi bursa-bursa di Asi pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 20,26 poin (0,73%) ke level 2.750,53.
Indeks Hang Seng turun 140,89 poin (0,63%) ke level 22.303,91.
Indeks Nikkei 225 terkoreksi 63,48 poin (0,63%) ke level 10.068,63.
Indeks Straits Times anjlok 28,57 poin (0,90%) ke level 3.154,38.
Jumat, 22-07-2011 (11:40)
IHSG Cuma 'Numpang Lewat' di Level 4.100
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 20 poin dan tidak mampu bertahan lama di level 4.100. Saham-saham komoditas menjadi pendorong naiknya bursa ke level tertingginya tersebut.
Pada perdagangan sesi I, Jumat siang, IHSG melaju 20,331 poin (0,49%) ke level 4.088,404. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 3,527 poin (0,49%) ke level 721,562. Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 75.253 kali pada volume 2,838 miliar lembar saham senilai Rp 2,103 triliun. Sebanyak 121 saham naik, 93 saham turun, dan 101 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa regional hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 12,50 poin (0,45%) ke level 2.778,40.
Indeks Hang Seng melonjak 364,71 poin (1,66%) ke level 22.352,00.
Indeks Nikkei 225 menguat 95,57 poin (0,95%) ke level 10.105,96.
Indeks Straits Times menanjak 30,19 poin (0,96%) ke level 3.168,70.
Jumat, 22-07-2011 (09:36)
Marak Sentimen Positif, IHSG Tembus 4.100
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 18 poin akibat maraknya sentimen positif yang membantu pergerakan bursa. Indeks pun menembus level tertingginya sepanjang sejarah di level 4.100. Mengawali perdagangan awal pekan, Jumat Pagi ini IHSG dibuka menguat 19,496 poin (0,47%) ke level 4.087,569. Indeks LQ 45 dibuka naik 5,054 poin (0,70%) ke level 723,089. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melesat 32,346 poin (0,80%) ke level 4.100,419. Sementara Indeks LQ 45 naik 6,794 poin (0,95%) ke level 725,829.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia pagi ini:
Indeks Hang Seng melonjak 288,07 poin (1,31%) ke level 22.275,36.
Indeks Nikkei 225 menguat 86,17 poin (0,86%) ke level 10.096,56.
Indeks Straits Times naik 29,97 poin (0,95%) ke level 3.168,48.
Jumat, 15-07-2011 (16:12)
IHSG Naek Hingga Raih Rekor Baru di 4023
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menghalau banyaknya sentimen negatif dan melesat 25 poin. Indeks berhasil mengukir kembali rekor tertingginya di 4.023. Menutup perdagangan hari jumat ini IHSG melesat 25,567 poin (0,64%) ke level 4.023,202. Sementara Indeks LQ 45 naik 5,496 poin (0,78%) ke level 713,178.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini
Indeks Komposit Shanghai naik 9,73 poin (0,35%) ke level 2.820,17.
Indeks Hang Seng turun 64,82 poin (0,30%) ke level 21.875,38.
Indeks Nikkei 225 menguat 38,35 poin (0,39%) ke level 9.974,47.
Indeks Straits Times turun tipis 1,49 poin (0,05%) ke level 3.087,21.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.450 ke Rp 70.400, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 750 ke Rp 30.150, dan Matahari (LPPF) naik Rp 350 ke Rp 2.750, BCA (BBCA) naik Rp 300 ke Rp 8.300.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multibreeder (MBAI) turun Rp 900 ke Rp 29.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 47.650, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 20.850, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 50.700.
Jumat, 15-07-2011 (11:39)
IHSG Melaju 19 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju paling kencang di Asia dan mencetak kenaikan 19 poin. Indeks kembali lagi ke level 4.000 dan sempat cetak rekor intraday tertinggi. IHSG melaju 19,004 poin (0,47%) ke level 4.016,639. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,708 poin (0,66%) ke level 712,390.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 65.242 kali pada volume 1,954 miliar lembar saham senilai Rp 2,167 triliun. Sebanyak 119 saham naik, 96 saham turun, dan 85 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai menipis 1,07 poin (0,04%) ke level 2.809,38.
Indeks Hang Seng turun 56,31 poin (0,26%) ke level 21.883,89.
Indeks Straits Times turun tipis 1,44 poin (0,05%) ke level 3.087,26.
Jumat, 15-07-2011 (09:38)
IHSG Turun Tipis, Balik Lagi ke 4.000
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tipis, namun secara perlahan bisa balik arah ke zona hijau akibat aksi beli selektif. Sentimen negatif datang dari AS menyusul pernyataan Bernanke yang belum akan memberikan stimulus terhadap perekonomian, bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya.
Membuka perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat, IHSG melemah tipis 6,147 poin (0,16%) ke level 3.991,488. Indeks LQ 45 turun tipis 1,593 poin (0,22%) ke level 706,089.Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG naik tipis 6,094 poin (0,16%) ke level 4.004,729. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 2,027 poin (0,29%) ke level 709,709.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 15,47 poin (0,55%) ke level 2.794,98.
Indeks Hang Seng terkoreksi 144,33 poin (0,66%) ke level 21.795,87.
Indeks Straits Times menipis 2,30 poin (0,07%) ke level 3.086,40.
Kamis, 14-07-2011 (12:10)
IHSG Bergerak Datar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik tipis 7 poin atas keragu-raguan investor setelah adanya ancaman Moody's untuk menurunkan peringkat utang Amerika Serikat (AS). Secara perlahan indeks semakin dekati level 4.000.
Pada penutupan perdagangan Kamis sore ini IHSG naik tipis 7,061 poin (0,17%) ke level 3.987,906. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 1,383 poin (0,19%) ke level 706,234.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 67.422 kali pada volume 3.181 miliar lembar saham senilai Rp 1,979 triliun. Sebanyak 104 saham naik, 114 saham turun, dan 80 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga siang ini:
Indeks Hang Seng anjlok 167,38 poin (0,76%) ke level 21.759,50.
Indeks Nikkei 225 melemah 60,24 poin (0,60%) ke level 9.902,90.
Indeks Straits Times turun 7,15 poin (0,23%) ke level 3.081,27.
Kamis, 14-07-2011 (09:37 )
IHSG Mampu Naik 3 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu melanjutkan penguatan dengan naik tipis 3 poin meski dibayangi ancaman Moody's untuk menurunkan peringkat utang Amerika Serikat (AS) dan fluktuatifnya bursa-bursa di Asia. Mengawali perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat tipis 3,194 poin (0,08%) ke level 3.984,039. Indeks LQ 45 dibuka naik tipis 0,828 poin (0,11%) ke level 705,679. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG naik tipis 5,454 poin (0,14%) ke level 3.986,299. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 1,220 poin (0,17%) ke level 706,071.
Kemarin, IHSG berhasil rebound 42 poin, namun gagal merapat lagi ke level 4.000. Capaian IHSG dibantu sentimen positif dari bursa-bursa di Asia.
Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 11,26 poin (0,40%) ke level 2.806,74.
Indeks Hang Seng turun 71,15 poin (0,32%) ke level 21.855,73.
Indeks Nikkei 225 melemah 36,40 poin (0,37%) ke level 9.926,74.
Indeks Straits Times menguat tipis 3,04 poin (0,10%) ke level 3.091,46.
Rabu, 13-07-2011 (16:08)
Rebound 42 Poin, IHSG Gagal Bertahan Di Level 4.000
Meski sudah mampu menanjak 42 poin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal bertahan di level 4.000. Capaian indeks ini dibantu sentimen positif dari bursa-bursa di Asia. Menutup perdagangan, Rabu sore ini IHSG menanjak 42,830 poin (1,08%) ke level 3.980,845. Sementara Indeks LQ 45 menguat 6,802 poin (0,97%) ke level 704,851.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 141.433 kali pada volume 6,421 miliar lembar saham senilai Rp 4,006 triliun. Sebanyak 154 saham naik, 44 saham turun, dan 100 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia di sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melonjak 40,89 poin (1,48%) ke level 2.795,48.
Indeks Hang Seng melesat 263,72 poin (1,22%) ke level 21.926,88.
Indeks Nikkei 225 naik 37,22 poin (0,37%) ke level 9.963,14.
Indeks Straits Times menguat 18,68 poin (0,61%) ke level 3.096,04.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.500 ke Rp 51.500, Nipress (NIPS) naik Rp 950 ke Rp 68.000, Astra Internasional (ASII) naik Rp 650 ke Rp 3.950, dan Surya Citra Media (SCMA) naik Rp 450 ke Rp 10.350..
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bank Ekonomi (BAEK) turun Rp 200 ke Rp 1.850, Sumber Alfaria (AMRT) turun Rp 200 ke Rp 3.700, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 100 ke Rp 15.100, dan Duta Pertiwi (DUTI) turun Rp 100 ke Rp 1.800.
Rabu, 13-07-2011 (12:09)
IHSG Melangkah Hingga 25 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 25 poin dan berencana kembali menembus level 4.000. Aksi beli di saham-saham unggulan berhasil membawa IHSG bertahan di zona hijau.
IHSG melaju 25,233 poin (0,64%) ke level 3.963,248. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,080 poin (0,58%) ke level 702,129.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 64.986 kali pada volume 2,966 miliar lembar saham senilai Rp 1,735 triliun. Sebanyak 154 saham naik, 44 saham turun, dan 100 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melonjak 33,14 poin (1,20%) ke level 2.787,72.
Indeks Hang Seng menguat 205,65 poin (0,95%) ke level 21.868,81.
Indeks Nikkei 225 naik 36,50 poin (0,37%) ke level 9.962,42.
Indeks Straits Times bertambah 10,04 poin (0,33%) ke level 3.087,40.
Rabu, 13-07-2011 (09:36)
Penguatan Bursa Asia Angkat IHSG Naik 5 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu mengakhiri koreksinya dan dibuka naik tipis 5 poin. Sentimen positif datang dari bursa regional yang kompak menguat. IHSG menguat tipis 5,169 poin (0,13%) ke level 3.943,184. Indeks LQ 45 naik tipis 1,214 poin (0,17%) ke level 699,263. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menanjak semakin tinggi, 24,894 poin (0,63%) ke level 3.962. Sementara Indeks LQ 45 naik 5,352 poin (0,77%) ke level 703,401.Kemarin, mencuatnya kembali masalah krisis utang di kawasan Eropa telah membuat IHSG terperosok jatuh hingga 57 poin. Indeks kian menjauh dari level 4.000.
Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 12,82 poin (0,47%) ke level 2.767,41.
Indeks Hang Seng menguat 159,50 poin (0,74%) ke level 21.822,66.
Indeks Straits Times menguat tipis 2,36 poin (0,08%) ke level 3.079,72.
Selasa, 12-07-2011 (16:15)
IHSG Terjatuh Hingga 57 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok jatuh hingga 57 poin. Indeks pun semakin jauh meninggalkan level 4.000. Indeks kembali jatuh ke posisi terendahnya setelah terkena tekanan jual, baik dari investor asing maupun lokal. IHSG pun sempat jatuh ke level terendahnya di 3.927,411. IHSG ditutup ambruk 57,572 poin (1,45%) ke level 3.938,015. Sementara Indeks LQ 45 ditutup jatuh 10.910 poin (1,54%) ke level 698,049.Sentimen negatif dari zona Eropa kembali memuncak setelah ada kekhawatiran krisis utang Yunani dan Portugal bisa menular ke Italia. Sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ketiga di eropa, Italia memiliki rasio utang terhadap PDB tertinggi kedua di Eropa setelah Yunani.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia:
Indeks Komposit Shanghai jatuh 48,11 poin (1,72%) ke level 2.754,58.
Indeks Hang Seng ambruk 684,07 poin (3,06%) ke level 21.663,16.
Indeks Nikkei 225 anjlok 143,61 poin (1,43%) ke level 9.925,92.
Indeks Straits Times terpangkas 46,71 poin (1,50%) ke level 3.070,66.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 350 ke Rp 50.000, Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 300 ke Rp 8.700, Nipress (NIPS) naik Rp 200 ke Rp 3.300, dan Colorpak (CLPI) naik Rp 150 ke Rp 2.275.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 950 ke Rp 67.050, United Tractor (UNTR) turun Rp 800 ke Rp 24.600, Petrosea (PTRO) turun Rp 500 ke Rp 40.000, dan Indomobil (IMAS) turun Rp 400 ke Rp 9.900.
Selasa, 12-07-2011 (12:23)
IHSG Turun 36 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 36 poin setelah saham-saham unggulan terkena aksi ambil untung. Koreksi yang diderita IHSG jumlahnya paling kecil jika dibandingkan bursa-bursa Asia yang ambruk lebih dari 1%. Pada perdagangan, Selasa siang ini, IHSG turun 36,605 poin (0,92%) ke level 3.958,982. Sementara Indeks LQ 45 melemah 7,846 poin (1,10%) ke level 701,113.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 63.509 kali pada volume 2,957 miliar lembar saham senilai Rp 1,973 triliun. Sebanyak 61 saham naik, 151 saham turun, dan 76 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang ini:
Indeks Komposit Shanghai jatuh 35,37 poin (1,26%) ke level 2.767,32.
Indeks Hang Seng ambruk 444,05 poin (1,99%) ke level 21.903,18.
Indeks Nikkei 225 anjlok 134,78 poin (1,34%) ke level 9.934,75.
Indeks Straits Times turun 28,45 poin (0,93%) ke level 3.088,92. .
Senin, 11-07-2011 (16:09)
Turun 8 Poin, IHSG Tinggalkan Level 4.000
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 8 poin akibat aksi untung atas posisinya yang sudah masuk area jenuh beli. Indeks terpaksa tinggalkan level 4.000. Menutup perdagangan, Senin sore ini , IHSG terpangkas 8,104 poin (0,21%) ke level 3.995,587. Sementara Indeks LQ 45 turun 1,937 poin (0,28%) ke level 708,959. Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 116.171 kali pada volume 4,139 miliar lembar saham senilai Rp 4,407 triliun. Sebanyak 73 saham naik, 155 saham turun, dan 93 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore hari ini:
Indeks Hang Seng anjlok 379,20 poin (1,67%) ke level 22.347,23.
Indeks Nikkei 225 melemah 68,20 poin (0,67%) ke level 10.069,53.
Indeks Straits Times terpangkas 26,91 poin (0,85%) ke level 3.124,37.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 600 ke Rp 46.750, Indomobil (IMAS) naik Rp 450 ke Rp 10.300, Harum Energy (HRUM) naik Rp 450 ke Rp 10.100, dan Sumber Alfaria (AMRT) naik Rp 400 ke Rp 4.000.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.350 ke Rp 49.650, Multibreeder (MBAI) turun Rp 500 ke Rp 29.550, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 500 ke Rp 15.400, dan Indospring (INDS) turun Rp 450 ke Rp 5.950.
Senin, 11-07-2011 (12:07)
Aksi Beli Selektif Tahan Pelemahan IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menahan kecepatan jatuhnya dengan melemah tipis 6 poin akibat adanya aksi beli selektif. Namun, IHSG belum berhasil kembali ke level 4.000. Aksi ambil untung langsung 'menghajar' IHSG dan mengantarkan ke posisi terendahnya di level 3.979,638
Hari ini IHSG melemah tpis 6,923 poin (0,18%) ke level 3.996,768. Sementara Indeks LQ 45 turun tipis 1,804 poin (0,25%) ke level 709,092. Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 64.790 kali pada volume 2,126 miliar lembar saham senilai Rp 2,199 triliun. Sebanyak 64 saham naik, 144 saham turun, dan 79 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini
Indeks Komposit Shanghai melemah 13,96 poin (0,50%) ke level 2.783,82.
Indeks Hang Seng anjlok 208,39 poin (0,92%) ke level 22.518,04.
Indeks Nikkei 225 turun 48,17 poin (0,48%) ke level 10.089,56.
Indeks Straits Times terpangkas 26,46 poin (0,84%) ke level 3.124,82.
Senin, 11-07-2011 (09:36)
IHSG Tinggalkan Level 4.000
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan awal pekan dengan terkoreksi 13 poin akibat aksi ambil untung yang dipicu melemahnya bursa-bursa global dan regional. Posisi indeks sudah masuk area jenuh beli.
Membuka perdagangan, Senin Pagi Ini, IHSG terkoreksi 13,493 poin (0,34%) ke level 3.990,198. Indeks LQ 45 melemah 3,911 poin (0,55%) ke level 706,985. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG melemah semakin dalam, 18,124 poin (0,45%) ke level 3.985,567. Sementara Indeks LQ 45 turun 3,493 poin (0,49%) ke level 707,403.Akhir pekan lalu, IHSG kembali mengukir rekor barunya di level 4.003 setelah melompat 64 poin. Maraknya sentimen positif membuat indeks leluasa bergerak di jalur hijau kala itu.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun 13,96 poin (0,50%) ke level 2.783,82.
Indeks Hang Seng anjlok 230,18 poin (1,01%) ke level 22.496,25.
Indeks Nikkei 225 melemah 48,17 poin (0,48%) ke level 10.089,56.
Indeks Straits Times terkoreksi 25,81 poin (0,82%) ke level 3.125,47.
Jumat, 08-07-2011 (16:08)
Melesat 64 Poin, IHSG Raih Rekor Baru di 4.003
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengukir rekor barunya di level 4.000 setelah melompat 64 poin. Maraknya sentimen positif membuat indeks leluasa bergerak di jalur hijau.
IHSG ditutup melompat 64,218 poin (1,63%) ke level 4.003,691. Sementara Indeks LQ 45 ditutup melesat 14,382 poin (2,06%) ke level 710,896.
Perdagangan berjalan ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 139.935 kali pada volume 5,368 miliar lembar saham senilai Rp 5,862 triliun. Sebanyak 140 saham naik, 77 saham turun, dan 110 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga sore hari ini:
Indeks Hang Seng menanjak 196,25 poin (0,87%) ke level 22.726,43.
Indeks Nikkei 225 menguat 66,59 poin (0,66%) ke level 10.137,73.
Indeks Straits Times naik 26,33 poin (0,84%) ke level 3.152,20.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Merck (MERK) naik Rp 3.000 ke Rp 123.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 2.400 ke Rp 47.150, Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.950 ke Rp 67.800, dan Gudang Garam naik Rp 1.750 ke Rp 51.000. Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Sumber Alfaria (AMRT) turun Rp 150 ke Rp 3.600, Jasuindo (JTPE) turun Rp 140 ke Rp 1.460, BFI Finance (BFIN) turun Rp 100 ke Rp 5.500, dan Lion Metal (LION) turun Rp 100 ke Rp 5.300.
Jumat, 08-07-2011 (09:36)
IHSG Catat Rekor Tembus Level 4.000
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 17 poin akibat sentimen positif menguatnya Wall Street semalam. Selain itu data tenaga kerja AS yang membaik melebihi ekspektasi juga mendorong para pelaku pasar mengkoleksi saham.
Mengawali perdagangan Hari Jumat ini, IHSG dibuka melaju 17,864 poin (0,45%) ke level 3.957,337. Indeks LQ 45 dibuka menanjak 4,629 poin (0,66%) ke level 701,143. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG naik semakin tinggi 35,183 poin (0,89%) ke level 3.974,656. Sementara IndeksLQ 45 menguat 8,161 poin (1,17%) ke level 704,675.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun tipis 2,81 poin (0,10%) ke level 2.791,45.
Indeks Hang Seng melonjak 249,87 poin (1,11%) ke level 22.780,05.
Indeks Nikkei 225 menanjak 99,20 poin (0,98%) ke level 10.170,34.
Indeks Straits Times naik 19,15 poin (0,61%) ke level 3.145,02.
Kamis, 07-07-2011 (16:11)
IHSG Melaju 17 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 17 poin akibat sentimen positif menguatnya Wall Street semalam. Selain itu data tenaga kerja AS yang membaik melebihi ekspektasi juga mendorong para pelaku pasar mengkoleksi saham.
Mengawali perdagangan Hari Jumat ini, IHSG dibuka melaju 17,864 poin (0,45%) ke level 3.957,337. Indeks LQ 45 dibuka menanjak 4,629 poin (0,66%) ke level 701,143. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG naik semakin tinggi 35,183 poin (0,89%) ke level 3.974,656. Sementara IndeksLQ 45 menguat 8,161 poin (1,17%) ke level 704,675.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun tipis 2,81 poin (0,10%) ke level 2.791,45.
Indeks Hang Seng melonjak 249,87 poin (1,11%) ke level 22.780,05.
Indeks Nikkei 225 menanjak 99,20 poin (0,98%) ke level 10.170,34.
Indeks Straits Times naik 19,15 poin (0,61%) ke level 3.145,02.
Kamis, 07-07-2011 (16:11)
Menanjak 30 Poin, IHSG Mantapkan Posisi di Level 3.900
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 30 poin memantapkan posisinya di tengah-tengah level 3.900. Saham-saham blue chip berbasis konsumer dan manufaktur membawa IHSG menanjak cukup tinggi. IHSG menanjak 30,517 poin (0,78%) ke level 3.939,473. Sementara Indeks LQ 45 menguat 3,927 poin (0,56%) ke level 696,514.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional di sore ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 16,21 poin (0,58%) ke level 2.794,27.
Indeks Hang Seng naik tipis 12,63 poin (0,06%) ke level 22.530,18.
Indeks Nikkei 225 turun tipis 11,34 poin (0,11%) ke level 10.071,14.
Indeks Straits Times naik 11,50 poin (0,37%) ke level 3.126,21.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.200 ke Rp 49.250, Astra Internasional (ASII) naik Rp 750 ke Rp 65.850, Indospring (INDS) naik Rp 550 ke Rp 6.450, dan Indomobil (IMAS) naik Rp 450 ke Rp 9.150.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 1.100 ke Rp 125.900, Mandom (TCID) turun Rp 200 ke Rp 9.000, Multi Prima (LPIN) turun Rp 175 ke Rp 3.025, dan Lion Metal (LION) turun Rp 150 ke Rp 5.400.
Kamis, 07-07-2011 (12:10)
IHSG Naik 28 Poin
Pada perdagangan sesi I, Kamis siang ini IHSG naik 28,072 poin (0,71%) ke level 3.937,028. Sementara Indeks LQ 45 bertambah 4,860 poin (0,70%) ke level 697,447. Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 59.085 kali pada volume 2,103 miliar lembar saham senilai Rp 4,719 triliun. Sebanyak 134 saham naik, 76 saham turun, dan 91 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
Indeks Hang Seng menguat 148,59 poin (0,66%) ke level 22.666,14.
Indeks Nikkei 225 turun tipis 14,31 poin (0,14%) ke level 10.068,17.
Indeks Straits Times naik 15,92 poin (0,51%) ke level 3.130,63.
Kamis, 07-07-2011 (09:36)
IHSG Menguat Tipis 7 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis 7 poin terbantu menguatnya Wall Street semalam. Pergerakan IHSG masih serba tipis akibat minimnya sentimen positif.
Pada perdagangan preopening, IHSG mampu naik tipis 8,747 poin (0,22%) ke level 3.917,703. Sedangkan Indeks LQ 45 menguat tipis 2,267 poin (0,32%) ke level 694,854.
Membuka perdagangan, Kamis Pagi hari ini, IHSG menguat tipis 7,392 poin (0,18%) ke level 3.916,348. Indeks LQ 45 naik tipis 1,915 poin (0,27%) ke level 694,502. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, naiknya IHSG bisa sedikit bertambah jadi 14,024 poin (0,36%) ke level 3.922,980. Sementara Indeks LQ 45 naik 3,342 poin (0,48%) ke level 695,929.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi ini:
Indeks Komposit Shanghai turun 13,29 poin (0,47%) ke level 2.797,18.
Indeks Hang Seng naik 64,49 poin (0,29%) ke level 22.582,04.
Indeks Straits Times menguat tipis 9,08 poin (0,29%) ke level 3.123,79.
Rabu, 06-07-2011 16:17
Penutupan Tahan IHSG di Level 3.900
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 15 poin atas aksi ambil untung di saham-saham unggulan. Meski sempat kembali ke level 3.800, aksi beli jelang penutupan menahan IHSG di level 3.900. Mengakhiri perdagangan, Rabu Sore , IHSG ditutup terkoreksi 15,171 poin (0,39%) ke level 3.908,956. Indeks LQ 45 turun 4,310 poin (0,62%) ke level 692,587.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 117.172 kali pada volume 4,443 miliar lembar saham senilai Rp 3,733 triliun. Sebanyak 95 saham naik, 130 saham turun, dan 88 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia sore hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun tipis 5,88 poin (0,21%) ke level 2.810,48.
Indeks Hang Seng anjlok 230,40 poin (1,01%) ke level 22.517,55.
Indeks Nikkei 225 melonjak 110,02 poin (1,10%) ke level 10.082,48.
Indeks Straits Times melemah 9,19 poin (0,29%) ke level 3.120,50.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multibreeder (MBAI) naik Rp 1.000 ke Rp 30.000, Mayora (MYOR) naik Rp 800 ke Rp 13.750, Japfa (JPFA) naik Rp 400 ke Rp 5.050, dan Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 250 ke Rp 15.650
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.200 ke Rp 65.100, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 8.00 ke Rp 48.050, Goodyear (GDYR) turun Rp 450 ke Rp 10.500, dan Indomobil (IMAS) turun Rp 400 ke Rp 8.700.
Rabu, 06-07-2011 (12:08)
IHSGBergerak Fluktuatif, IHSG Menipis 4 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 55 poin akibat maraknya aksi beli di lantai bursa dan mencetak rekor intraday tertingginya di level 4.000. Indeks menguat setelah diguyur berbagai sentimen positif.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat siang IHSG melesat 55,917 poin (1,41%) ke level 3.995,390. Sementara Indeks LQ 45 menguat 12,643 poin (1,81%) ke level 709,157.Suasana perdagangan di lantai bursa kembali meriah, lebih marak dari hari-hari sebelumnya. Sentimen positif menguatnya Wall Street serta data tenaga kerja AS yang melebihi ekspektasi membuat investor makin percaya diri berinvestasi.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
Indeks Hang Seng menanjak 241,32 poin (1,07%) ke level 22.771,50.
Indeks Nikkei 225 menguat 75,64 poin (0,75%) ke level 10.146,78.
Indeks Straits Times naik 18,48 poin (0,59%) ke level 3.144,35.
Rabu, 06-07-2011 (09:40)
IHSG Melemah 15 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah 15 poin akibat aksi ambil untung lanjutan dan nyaris kembali ke level 3.800. Melemahnya bursa-bursa di Asia juga turut menyumbang sentimen negatif terhadap pergerakan IHSG. Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 15,522 poin (0,39%) ke level 3.908,605. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 4,022 poin (0,57%) ke level 692,875.
Mengawali perdagangan, Rabu pagi IHSG dibuka terkoreksi 15,674 poin (0,40%) ke level 3.908,453. Indeks LQ 45 dibuka melemah 4,061 poin (0,58%) ke level 692,836. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG bisa menahan laju pelemahannya, turun tipis 2,761 poin (0,07%) ke level 3.921,366. Sementara Indeks LQ 45 melemah tipis 0,976 poin (0,14%) ke level 695,921.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun 20,86 poin (0,74%) ke level 2.795,50.
Indeks Hang Seng melemah 105,31 poin (0,46%) ke level 22.642,64.
Indeks Straits Times turun tipis 0,98 poin (0,03%) ke level 3.128,71.
Selasa, 05-07-2011 (16:08)
Terpangkas 29 Poin, IHSG Bertahan di Level 3.900
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 29 poin akibat aksi jual di saham-saham bluechip yang sudah naik tinggi pada perdagangan sebelumnya. Untungnya, IHSG masih mampu bertahan di level 3.900. Menutup perdagangan, Selasa sore ini, IHSG terpangkas 29,390 poin (0,75%) ke level 3.924,127. Sementara Indeks LQ 45 melemah 7,347 poin (1,05%) ke level 696,897. Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 107.516 kali pada volume 5,38 miliar lembar saham senilai Rp 6,519 triliun. Sebanyak 93 saham naik, 123 saham turun, dan 99 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa regional di sore hari ini:
indeks Straits Times melemah 18,01 poin (0,57%) ke level 3.135,43.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multibreeder (MBAI) naik Rp 1.000 ke Rp 29.000, Hexindo (HEXA) naik Rp 450 ke Rp 7.700, Goodyear (GDYR) naik Rp 450 ke Rp 10.950, dan Fast Food (FAST) naik Rp 350 ke Rp 10.550.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 2.200 ke Rp 66.300, Indomobil (IMAS) turun Rp 550 ke Rp 9.100, Lionmesh (LMSH) turun Rp 550 ke Rp 5.250, dan Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 ke Rp 20.950.
Selasa, 05-07-2011 12:41
Koreksi di Saham Unggulan Bikin IHSG Menciut 12 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 12 poin akibat aksi ambil untung di saham-saham unggulan yang memang harganya sudah tinggi. Sentimen negatif juga datang dari bursa Asia dan krisi utang Yunani.Perdagangan Selasa siang IHSG terkoreksi tipis 12,513 poin (0,32%) ke level 3.941,004. Sementara Indeks LQ 45 menipis 4,014 poin (0,56%) ke level 700,230. Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 56.541 kali pada volume 3,396 miliar lembar saham senilai Rp 4,473 triliun. Sebanyak 97 saham naik, 102 saham turun, dan 90 saham stagnan.
Berikut situasi bursa-bursa di Asia hingga siang ini:
Indeks Komposit Shanghai menipis 2,85 poin (0,10%) ke level 2.809,96.
Indeks Hang Seng turun tipis 6,29 poin (0,03%) ke level 22.764,18.
Indeks Straits Times terkoreksi 22,00 poin (0,70%) ke level 3.131,44.
Selasa, 05-07-2011 (09:36)
IHSG Menipis 5 Poin Terkena Aksi Ambil Untung
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri reli penguatannya dengan melemah tipis 5 poin akibat profit taking. Posisi IHSG yang sudah overbought dan melemahnya bursa-bursa di Asia menyeret IHSG ke zona merah. Perdagangan preopening, IHSG langsung terkoreksi tipis 6,704 poin (0,17%) ke level 3.946,813. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 1,737 poin (0,25%) ke level 702,507. Membuka perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG turun 5,049 poin (0,13%) ke level 3.948,468. Indeks LQ 45 melemah 1,040 poin (0,15%) ke level 703,204. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG bisa menahan laju pelemahannya menjadi hanya 2,181 poin (0,06%) ke level 3.951,336. Sementara Indeks LQ 45 turun 0,387 poin (0,05%) ke level 703,857.
Berikut kondisi bursa-bursa regional pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 4,87 poin (0,17%) ke level 2.807,94.
Indeks Hang Seng menipis 46,09 poin (0,20%) ke level 22.724,38.
Indeks Nikkei 225 turun 15,21 poin (0,15%) ke level 9.949,88.
Indeks Straits Times berkurang 23,74 poin (0,75%) ke level 3.129,70.
.
Senin, 04-07-2011 (16:15)
IHSG Tetap Cetak Rekor Baru
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali cetak rekor baru di 3.953 setelah menguat 26 poin. Profit taking menghambat laju penguatan bursa. Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin sore ini, IHSG ditutup menguat 26,419 poin (0,67%) ke level 3.953,517. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 5,386 poin (0,77%) ke level 704,244. Indeks kembali cetak rekor baru sepanjang sejarah di posisi barunya ini. Rekor IHSG terakhir diukir pada perdagangan akhir pekan lalu setelah menanjak 38,529 poin (0,99%) ke level 3.927,098.
Berikut kondisi dan situasi bursa-bursa di Asia di sore ini:
Indeks Komposit Shanghai melompat 53,46 poin (1,94%) ke level 2.812,82.
Indeks Hang Seng melesat 372,37 poin (1,66%) ke level 22.770,47.
Indeks Nikkei 225 menguat 97,02 poin (0,98%) ke level 9.965,09.
Indeks Straits Times naik 6,73 poin (0,21%) ke level 3.145,74.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 2.950 ke Rp 68.500, Indomobil (IMAS) naik Rp 1.600 ke Rp 9.650, United Tractor (UNTR) naik Rp 500 ke Rp 25.000, dan Surya Citra Media (SCMA) naik Rp 250 ke Rp 5.950.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.200 ke Rp 48.800, Multibreeder (MBAI) turun Rp 750 ke Rp 28.000, Indocement (INTP) turun Rp 300 ke Rp 17.000, dan HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 300 ke Rp 28.700.
Senin, 04-07-2011 (12:07)
Melambung 32 Poin, IHSG Lirik Level 4.000
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 32 poin atas maraknya aksi beli di saham-saham unggulan. Indeks pun sempat menembus rekor intraday tertingginya di 3.962 semakin dekat ke 4.000. Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 56.394 kali pada volume 2,293 miliar lembar saham senilai Rp 2,14 triliun. Sebanyak 110 saham naik, 89 saham turun, dan 93 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang ini:
Indeks Komposit Shanghai menanjak 28,07 poin (1,80%) ke level 2,759.36.
Indeks Hang Seng melesat 398,05 poin (1,78%) ke level 22.796,15.
Indeks Nikkei 225 melonjak 117,67 poin (1,19%) ke level 9.985,74.
Indeks Straits Times naik 23,08 poin (0,74%) ke level 3.162,09.
Senin, 04-07-2011 09:36
Sudah Overbought, IHSG Masih Bisa Naik 14 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu melanjutkan penguatan meski sudah masuk area jenuh beli (overbought). Membuka awal pekan IHSG naik 14 poin.
Mengawali perdagangan awal pekan, Senin pagi ini IHSG dibuka menguat 14,259 poin (0,52%) ke level 3.941,357. Indeks LQ 45 dibuka naik 3,694 poin (0,52%) ke level 702,552. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menanjak semakin tinggi, 29,485 poin (0,75%) ke level 3.956,583. Sementara Indeks LQ 45 menguat 7,165 poin (1,03%) ke level 706,023.
Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melompat 31,87 poin (1,16%) ke level 2.791,23.
Indeks Hang Seng melonjak 372,28 poin (1,66%) ke level 22.770,38.
Indeks Nikkei 225 menguat 103,52 poin (1,05%) ke level 9.971,59.
Indeks Straits Times naik 20,00 poin (0,64%) ke level 3.159,01.
Kamis, 30-06-2011 (09:36)
IHSG Menanjak 21 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan. Mengawali perdagangan, IHSG dibuka menanjak 21,941 poin (0,57%) ke level 3.852,214. Indeks LQ 45 dibuka melesat 5,626 poin (0,82%) ke level 683,708. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG naik semakin tinggi, menguat 37,663 poin (0,98%) ke level 3.867,936. Sementara Indeks LQ 45 melompat 8,743 poin (1,29%) ke level 686,825.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai menguat 17,31 poin (0,63%) ke level 2.745,79.
Indeks Hang Seng menanjak 216,52 poin (0,98%) ke level 22.277,70.
Indeks Nikkei 225 menipis 1,12 poin (0,01%) ke level 9.796,14.
Indeks Straits Times naik 20,98 poin (0,68%) ke level 3.100,72.
Selasa, 28-06-2011 (16:19)
IHSG Masih Menguat 16 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan dengan cetak 16 poin di tengah transaksi yang tak terlalu ramai. Menutup perdagangan, Selasa sore ini IHSG menguat 16,848 poin (0,44%) ke level 3.830,273. Sementara Indeks LQ 45 naik 2,823 poin (0,41%) ke level 678,082.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional sore ini:
Indeks Hang Seng menguat tipis 20,01 poin (0,09%) ke level 22.061,78.
Indeks Nikkei 225 menanjak 70,67 poin (0,74%) ke level 9.648,98.
Indeks Straits Times bertambah 3,13 poin (0,10%) ke level 3.051,41.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.450 ke Rp 47.650, Astra Internasional (ASII) naik Rp 500 ke Rp 61.550, Adira Finance (ADMF) naik Rp 450 ke Rp 13.450, dan Multibreeder (MBAI) naik Rp 350 ke Rp 29.350.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 10.00 ke Rp 10.500, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 45.150, Delta Jakarta (DLTA) turun Rp 500 ke Rp 125.500, dan Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 300 ke Rp 15.500.
Selasa, 28-06-2011 (12:06 )
Saham Unggulan Dikoleksi, IHSG Bertahan di Zona Hijau
Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasas siang ini, IHSG menguat 13,335 poin (0,34%) ke level 3.826,760. Indeks LQ 45 naik 2,440 poin (0,36%) ke level 677,699. Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 53.229 kali pada volume 1,978 miliar lembar saham senilai Rp 1,497 triliun. Sebanyak 109 saham naik, 73 saham turun, dan 117 saham stagnan.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 16,59 poin (0,60%) ke level 2.741,64.
Indeks Hang Seng turun tipis 5,79 poin (0,03%) ke level 22.035,98.
Indeks Nikkei 225 menguat 65,48 poin (0,68%) ke level 9.643,79.
Indeks Straits Times menipis 2,76 poin (0,09%) ke level 3.045,52,
Senin, 27-06-2011 (16:45)
Tekanan Jual Makin Kuat, IHSG Jatuh 35 Poin
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG terkoreksi 27,728 poin (0,73%) ke level 3.820,830 akibat tekanan jual investor yang memilih keluar sejenak dari lantai bursa sambil menunggu keputusan penyelesaian krisis utang Yunani. Mengakhiri perdagangan, Senin sore ini IHSG ditutup jatuh 35,133 poin (0,92%) ke level 3.813,425. Sementara Indeks LQ 45 ditutup anjlok 6,236 poin (0,92%) ke level 675,259.
Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 84.566 kali pada volume 3,652 miliar lembar saham senilai Rp 2,929 triliun. Sebanyak 72 saham naik, 169 saham turun, dan 90 saham stagnan.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 12,02 poin (0,44%) ke level 2.758,23.
Indeks Hang Seng melemah 130,18 poin (0,59%) ke level 22.041,77.
Indeks Nikkei 225 jatuh 100,40 poin (1,04%) ke level 9.578,31.
Indeks Straits Times turun 17,28 poin (0,56%) ke level 3.049,57.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 1.000 ke Rp 43.000, Merck (MERK) naik Rp 1.000 ke Rp 119.000, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 900 ke Rp 45.800, dan Mayora (MYOR) naik Rp 300 ke Rp 12.950.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 850 ke Rp 46.200, Astra Internasional (ASII) turun Rp 850 ke Rp 60.050, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 350 ke Rp 15.800, dan Surya Citra (SCMA) turun Rp 250 ke Rp 5.300.
Senin, 27-06-2011 (12:09)
IHSG Kena Koreksi 27 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 27 poin akibat tekanan jual investor yang memilih keluar sejenak dari lantai bursa sambil menunggu keputusan penyelesaian krisis utang Yunani. Transaksi di lantai bursa pun lumayan sepi. IHSG terkoreksi 27,728 poin (0,73%) ke level 3.820,830. Sementara Indeks LQ 45 turun 5,355 poin (0,79%) ke level 676,140.
Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 43.582 kali pada volume 1,441 miliar lembar saham senilai Rp 1,043 triliun. Sebanyak 66 saham naik, 159 saham turun, dan 75 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 11,10 poin (0,40%) ke level2.757,31.
Indeks Hang Seng melemah 146,60 poin (0,66%) ke level 22.025,35.
Indeks Nikkei 225 berkurang 59,78 poin (0,62%) ke level 9.618,93.
Indeks Straits Times terkoreksi 19,44 poin (0,63%) ke level 3.047,41.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Merck (MERK) naik Rp 1.000 ke Rp 119.000, Surya Toto (TOTO) naik Rp 1.000 ke Rp 43.000, Indospring (INDS) naik Rp 100 ke Rp 5.350, dan Indocement (INTP) naik Rp 100 ke Rp 16.950.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.150 ke Rp 60.750, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 450 ke Rp 46.600, Multibreeder (MBAI) turun Rp 450 ke Rp 28.500, dan Surya Citra (SCMA) turun Rp 400 ke Rp 5.150.
Senin, 27-06-2011 (12:09)
IHSG Kena Koreksi 27 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 27 poin akibat tekanan jual investor yang memilih keluar sejenak dari lantai bursa sambil menunggu keputusan penyelesaian krisis utang Yunani. Transaksi di lantai bursa pun lumayan sepi. IHSG terkoreksi 27,728 poin (0,73%) ke level 3.820,830. Sementara Indeks LQ 45 turun 5,355 poin (0,79%) ke level 676,140.
Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 43.582 kali pada volume 1,441 miliar lembar saham senilai Rp 1,043 triliun. Sebanyak 66 saham naik, 159 saham turun, dan 75 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 11,10 poin (0,40%) ke level2.757,31.
Indeks Hang Seng melemah 146,60 poin (0,66%) ke level 22.025,35.
Indeks Nikkei 225 berkurang 59,78 poin (0,62%) ke level 9.618,93.
Indeks Straits Times terkoreksi 19,44 poin (0,63%) ke level 3.047,41.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Merck (MERK) naik Rp 1.000 ke Rp 119.000, Surya Toto (TOTO) naik Rp 1.000 ke Rp 43.000, Indospring (INDS) naik Rp 100 ke Rp 5.350, dan Indocement (INTP) naik Rp 100 ke Rp 16.950.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.150 ke Rp 60.750, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 450 ke Rp 46.600, Multibreeder (MBAI) turun Rp 450 ke Rp 28.500, dan Surya Citra (SCMA) turun Rp 400 ke Rp 5.150.
Senin, 27-06-2011 (09:40)
IHSG Ambles 20 Poin
Pada perdagangan preopening Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG langsung jatuh 20,008 poin (0,51%) ke level 3.828,550. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 5,178 poin (0,75%) ke level 676,317.Mengawali perdagangan awal pekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Senin pagi, IHSG dibuka terkoreksi 20,051 poin (0,53%) ke level 3.828,507. Indeks LQ 45 ambles 5,230 poin (0,76%) ke level 676,265. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG jatuh semakin dalam 33,501 poin (0,87%) ke level 3.815,057. Sementara Indeks LQ 45 melemah 7,073 poin (1,04%) ke level 674,422.
Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 8,24 poin (0,30%) ke level 2.754,45.
Indeks Hang Seng melemah 223,26 poin (1,01%) ke level 21.948,69.
Indeks Nikkei 225 terkoreksi 83,53 poin (0,86%) ke level 9.595,18.
Indeks Straits Times turun 24,64 poin (0,80%) ke level 3.042,21.
Jumat, 24-06-2011 (16:27)
Banyaknya Aksi Beli, IHSG Raup 24 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan dengan bertambah 24 poin akibat maraknya aksi beli. Banyaknya sentimen positif yang beredar membuat investor percaya diri tanamkan modal. Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat sore ini, IHSG ditutup bertambah 24,908 poin (0,65%) ke level 3.848,558. Sementara Indeks LQ 45 naik 4,743 poin (0,70%) ke level 681,495.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore ini:
Indeks Komposit Shanghai meroket 57,50 poin (2,14%) ke level 2.745,75.
Indeks Hang Seng melesat 412,81 poin (1,90%) ke level 22.171,95.
Indeks Nikkei 225 menguat 81,97 poin (0,85%) ke level 9.678,71.
Indeks Straits Times naik 21,89 poin (0,72%) ke level 3.066,61.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.100 ke Rp 61.900, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 900 ke Rp 16.150, Indorama (INDR) naik Rp 425 ke Rp 3.850, dan Indospring (INDS) naik Rp 300 ke Rp 5.250.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 44.900, Mayora (MYOR) turun Rp 350 ke Rp 12.650, Astra Agro (AALI) turun Rp 150 ke Rp 23.000, dan Sumber Alfaria (AMRT) turun Rp 150 ke Rp 3.450.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah tipis di Rp 8.605 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.600 per dolar AS.
Jumat, 24-06-2011 (11:41)
IHSG Hanya Maju 10 Poin
Siang ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini balik arah ke jalur hijau dengan penguatan tipis 10 poin, padahal bursa-bursa di Asia melaju kencang atas ekspektasi selesainya krisis utang Yunani. Perdagangan berjalan cukup sepi. IHSG naik 10,659 poin (0,27%) ke level 3.834,309. Sementara Indeks LQ 45 menguat 2,159 (0,31%) ke level 678,911.
Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 45.348 kali pada volume 3,706 miliar lembar saham senilai Rp 1,145 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 110 saham turun, dan 98 saham stagnan.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai melesat 41,66 poin (1,55%) ke level 2.729,91.
Indeks Hang Seng melonjak 309,53 poin (1,42%) ke level 22.068,67.
Indeks Nikkei 225 menguat 43,22 poin (0,45%) ke level 9.639,96.
Indeks Straits Times naik 9,09 poin (0,30%) ke level 3.053,81.
Jumat, 24/06/2011 (09:36)
Terkoreksi 4 Poin, IHSG Tertinggal Penguatan Bursa Regional
Mengawali perdagangan akhir pekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Jumat pagi ini IHSG dibuka terkoreksi tipis 4,984 poin (0,13%) ke level 3.818,756. Indeks LQ 45 dibuka turun tipis 1,267 poin (0,18%) ke level 675,485. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG bergerak fluktuatif serta bolak-balik antara zona merah dan hijau, turun tipis 1,838 poin (0,05%) ke level 3.821,812. Sementara Indeks LQ 45 melemah tipis 0,545 poin (0,08%) ke level 676,207.
Berikut situasi bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Hang Seng melesat 248,28 poin (1,14%) ke level 22.007,42.
Indeks Nikkei 225 naik 27,35 poin (0,28%) ke level 9.624,09.
Indeks Straits Times menguat tipis 5,81 poin (0,19%) ke level 3.050,53.
Kamis, 23-06-2011 (16:18)
IHSG Cuma Naik 1 Poin, Di Sebabkan Dana Asing Mengalir Masuk
Pada penutupan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis sore ini cuma bisa naik 1 poin, IHSG tipis 1,818 poin (0,04%) ke level 3.823,650. Sementara Indeks LQ 45 menguat tipis 0,874 poin (0,12%) ke level 676,752.
Berikut situasi di bursa-bursa regional sore ini:
Indeks Komposit Shanghai melonjak 38,27 poin (1,44%) ke level 2.687,59.
Indeks Hang Seng melemah 100,83 poin (0,46%) ke level 21.759,14.
Indeks Nikkei 225 turun 32,69 poin (0,34%) ke level 9.596,74.
Indeks Straits Times naik tipis 3,02 poin (0,10%) ke level 3.045,85.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multibreeder (MBAI) naik Rp 1.050 ke Rp 29.000, Astra Internasional (ASII) naik Rp 800 ke Rp 60.800, Mandom (TCID) naik Rp 550 ke Rp 8.900, dan Asahimas (AMFG) naik Rp 450 ke Rp 7.400.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 ke Rp 20.500, Nipress (NIPS) turun Rp 150 ke Rp 3.000, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 150 ke Rp 15.250, dan Axiata (EXCL) turun Rp 150 ke Rp 6.100.
Kamis, 23-06-2011 (12:21)
Bursa Asia Mulai Pulih, IHSG Masih Melemah 5 Poin
Kamis siang ini perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu cetak 5 poin dan turun tipis 6 poin meski mayoritas bursa regional sudah mampu balik arah ke jalur hijau. Profit taking di saham-saham komoditas masih marak terjadi. IHSG menipis 5,020 poin (0,14%) ke level 3.816,812. Sementara Indeks LQ 45 turun tipis 0,398 poin (0,06%) ke level 675,480.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 50.606 kali pada volume 3,060 miliar lembar saham senilai Rp 1,696 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 110 saham turun, dan 98 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 6,38 poin (0,24%) ke level 2.655,70.
Indeks Hang Seng melemah 171,90 poin (0,79%) ke level 21.688,07.
Indeks Straits Times menguat tipis 3,44 poin (0,11%) ke level .046,27.
Kamis, 23-06-2011 (09:36)
IHSG Turun 7 Poin Kena Imbas Bursa Global
Membuka perdagangan Kamis pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 7,404 poin (0,20%) ke level 3.814,428. Indeks LQ 45 menipis 1,917 poin (0,28%) ke level 673,961. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG turun semakin dalam16,595 poin (0,43%) ke level 3.805,237. Sementara Indeks LQ 45 melemah 2,917 poin (0,43%) ke level 672,961
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun 13,81 poin (0,52%) ke level 2.635,52.
Indeks Hang Seng anjlok 221,47 poin (1,01%) ke level 21.638,50.
Indeks Nikkei 225 melemah 35,43 poin (0,37%) ke level 9.594,00.
Indeks Straits Times turun tipis 8,25 poin (0,27%) ke level 3.034,58.
Rabu, 22-06-2011 (16:15)
Dana Asing Rp 528 Miliar Parkir, IHSG Melaju 26 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Mengakhiri perdagangannya, Rabu sore ini IHSG ditutup melaju 26,893 poin (0,70%) ke level 3.821,832. Sementara Indeks LQ 45 ditutup naik 5,040 poin (0,75%) ke level 675,878.
Berikut adalah situasi di bursa-bursa Asia sore hari ini:
Indeks Hang Seng menguat tipis 9,38 poin (0,04%) ke level 21.859,97.
Indeks Nikkei 225 melesat 169,77 poin (1,79%) ke level 9.629,43.
Indeks Straits Times turun tipis 3,24 poin (0,11%) ke level 3.050,27
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 1.000 ke Rp 126.000, Astra Internasional (ASII) naik Rp 900 ke Rp 60.000, Multibreeder (MBAI) naik Rp 750 ke Rp 27.950, dan Indospring (INDS) naik Rp 625 ke Rp 4.550.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 150 ke Rp 3.950, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 150 ke Rp 20.750, Astra Agro (AALI) turun Rp 150 ke Rp 23.150, dan Pioneerindo (PTSP) turun Rp 100 ke Rp 500.
Rabu, 22-06-2011 (12:15)
Saham Bank Unggulan Dorong, IHSG Naik 36 Poin
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 25 poin atas perburuan saham-saham bank blue chip. Investor masih menunggu hasil rapat The Fed yang digelar hari ini.
Perdagangan sesi I Indeks Harga Saham Gabungan, IHSG menanjak 25,753 poin (0,67%) ke level 3.820,692. Sementara Indeks LQ 45 naik 5,399 poin (0,80%) ke level 676,237.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 56.956 kali pada volume 2,477 miliar lembar saham senilai Rp 1,981 triliun. Sebanyak 138 saham naik, 67 saham turun, dan 94 saham stagnan.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 850 ke Rp 59.950, Multibreeder (MBAI) naik Rp 700 ke Rp 27.900, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 400 ke Rp 16.300, dan Indospring (INDS) naik Rp 400 ke Rp 4.325.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain (TFCO) turun Rp 80 ke Rp 540, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 k eRp 20.850, Ace Hardware (ACES) turun Rp 50 ke Rp 2.950, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 50 ke Rp 23.250.
Rabu, 22-06-2011 (09:38)
Naik 10 Poin, IHSG Tembus Lagi 3.800
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak poin setelah kekhawatiran terhadap ketidakpastian ekonomi global, terutama akibat krisis Yunani, mulai memudar. Investor kembali 'pede' berinvestasi. Mengawali perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Rabu pagi ini, IHSG dibuka bertambah 10,471 poin (0,27%) ke level 3.805,410. Indeks LQ 45 dibuka naik 2,710 poin (0,40%) ke level 673,548.Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG menanjak 19,394 poin (0,51%) ke level 3.814,333. Sementara Indeks LQ menguat 4,515 poin (0,67%) ke level 675,353.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional pagi ini:
Indeks Hang Seng menguat 123,88 poin (0,57%) ke level 21.974,47.
Indeks Nikkei 225 melesat 123,07 poin (1,30%) ke level 9.582,73.
Indeks Straits Times naik 6,35 poin (0,21%) ke level 3.059,86.
Selasa, 21-06-2011 (12:12)
Perdagangan Sepi, IHSG Naik 31 Poin Berkat Saham Tambang
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu mencetak 31 poin di tengah perdagangan yang tidak terlalu ramai. Investor masih berhati-hati untuk memasukkan dananya ke pasar modal dengan segala ketidakpastian di ekonomi global. Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 47.277 kali pada volume 2,022 miliar lembar saham senilai Rp 1,327 triliun. Sebanyak 157 saham naik, 54 saham turun, dan 89 saham stagnan.
Pergerakan IHSG sangat mulus di zona hijau sejak dibukanya perdagangan, dan memuncak hingga ke level 3.759,898. Aksi beli selektif yang dilakukan investor mendorong laju IHSG. Perdagangan Selasa siang, IHSG menanjak 31,102 poin (0,83%) ke level 3.760,224. Sementara Indeks LQ 45 bertambah 5,654 poin (0,85%) ke level 665,968.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di regional hingga siang ini:
Indeks Hang Seng menguat tipis 68,72 poin (0,32%) ke level 21.668,23.
Indeks Nikkei 225 naik 37,14 poin (0,40%) ke level 9.391,46.
Indeks Straits Times menguat 18,90 poin (0,63%) ke level 3.032,50.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Bayan (BYAN) naik Rp 1.500 ke Rp 22.600, BFI Finance (BFIN) naik Rp 300 ke Rp 5.000, Indospring (INDS) naik Rp 300 ke Rp 3.825, dan Metro Realty (MTSM) naik Rp 290 ke Rp 1.790.
Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bank Mayapada (MAYA) turun Rp 150 ke Rp 750, Axiata (EXCL) turun Rp 100 ke Rp 6.100, Multi Prima (LPIN) turun Rp 100 ke Rp 3.200, dan Pioneerindo (PTSP) turun Rp 90 ke Rp 510.
.
Selasa, 21-06-2011 (09:36)
Bursa Global dan Asia Pulih, IHSG Menguat 14 Poin
Selasa pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan 14 poin atas bantuan bursa-bursa Asia yang mulai pulih setelah bursa Wall Street naik tipis.
Membuka perdagangan, Selasa (21/6/2011), IHSG menguat 14,521 poin (0,38%) ke level 3.743,643. Indeks LQ 45 naik 3,758 poin (0,56%) ke level 664,072. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terus menguat, naik 23,755 poin (0,64%) ke level 3.752,877. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 5,434 poin (0,82%) ke level 665,748.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi ini:
Indeks Komposit Shanghai naik 14,01 poin (0,53%) ke level 2.635,27.
Indeks Hang Seng menguat 171,65 poin (0,79%) ke level 21.771,16.
Indeks Nikkei 225 menanjak 80,85 poin (0,86%) ke level 9.435,17.
Indeks Straits Times bertambah 20,88 poin (0,69%) ke level 3.034,48.
.
Senin 20-06-2011 (16:23)
Awal Pekan, IHSG Berhasil Ditutup Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini berhasil mempertahankan penguatan awal pekan ini. Kondisi bursa yang oversold memicu aksi beli di sesi terakhir. ditutup menguat 6,819 poin (0,18%) ke level 3.729,122, dengan intraday tertinggi di 3.751,75 dan terendah di 3.722,57. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45 yang naik tipis 1,521 poin (0,23%) ke level 660,314.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore ini:
Indeks Komposit Shanghai jatuh 20,19 poin (0,76%) ke level 2.622,63.
Indeks Hang Seng melemah 95,75 poin (0,44%) ke level 21.599,51.
Indeks Straits Times naik 11,66 poin (0,39%) ke level 3.016,94.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 4.000 ke Rp 42.000, Dian Swastatika (DSSA) naik Rp 1.000 ke Rp 16.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.000 ke Rp 45.300, dan Bayan (BYAN) naik Rp 900 ke Rp 21.100.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 350 ke Rp 16.550, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 ke Rp 20.550, Asuransi Ramayana (ASRM) turun Rp 200 ke Rp 2.425, dan Adira Finance (ADMF) turun Rp 200 ke Rp 12.800.
.
Senin, 20-06-2011 (12:21)
IHSG Melaju 15 Poin, Investor Lokal Akumulasi Saham
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 15 poin akibat akumulasi saham yang dilakukan investor lokal di saham-saham berbasis konsumer. Mengawali perdagangan awal pekan pagi tadi, IHSG dibuka naik 11,656 poin (0,31%) ke level 3.733,959. Secara perlahan, investor mula mengakumulasi saham yang sudah murah Pada penutupan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I, Senin siang ini IHSG melaju 15,697 poin (0,42%) ke level 3.738,000. Sementara Indeks LQ 45 menguat 3,318 poin (0,50%) ke level 662,111.
Berikut situasi di bursa-bursa regional hingga siang ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 23,20 poin (0,88%) ke level 2.619,62.
Indeks Hang Seng turun tipis 12,69 poin (0,06%) ke level 21.682,57.
Indeks Straits Times menguat 19,70 poin (0,66%) ke level 3.024,98.
Senin, 20-06-2011 (09:39)
IHSG Menanjak Perlahan 11 Poin
Mengawali perdagangan awal pekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Senin pagi ini. IHSG dibuka naik 11,656 poin (0,31%) ke level 3.733,959. Indeks LQ 45 dibuka menguat 3,017 poin (0,45%) ke level 661,810. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terus menanjak secara perlahan, menguat 22,732 poin (0,61%) ke level 3.745,025. Sementara Indeks LQ 45 naik 5,245 poin (0,80%) ke level 664,038.
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional pagi ini:
Indeks Komposit Shanghai melemah 13,53 poin (0,51%) ke level 2.629,29.
Indeks Hang Seng menguat 130,03 poin (0,60%) ke level 21.825,29.
Indeks Nikkei 225 naik 55,44 poin (0,59%) ke level 9.406,84.
Indeks Straits Times bertambah 19,85 poin (0,66%) ke level 3.025,13.
Jumat, 17-06-2011 (11:54)
IHSG Melemah 27 Poin
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang, IHSG
melemah 27,680 poin (0,74%) ke level 3.712,791. Indeks LQ 45 juga melemah 5,752 poin (0,87%) ke level 656,160.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 6.800, BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 6.200, BCA (BBCA) naik Rp 150 menjadi Rp 7.250, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 50 menjadi Rp 16.800, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 150 menjadi Rp 3.850..
Saham-saham yang turun harganya antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 125 menjadi Rp 3.025, Astra International (ASII) turun Rp 750 menjadi Rp 57.400, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 7.000, BNI (BBNI) turun Rp 100 menjadi Rp 3.575, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 600 menjadi Rp 44.800, Borneo Lumbung Energi (BORN) turun Rp 60 menjadi Rp 1.420.
Jumat, 17-06-2011 16:34
IHSG Melemah
Pentupan Sore Jumat ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan ini di teritori negatif, beriringan dengan pelemahan bursa-bursa regional lainnya. Perdagangan IHSG pada hari ini sangat fluktuatif. IHSG sempat menguat di awal perdagangan merespons kenaikan di bursa Wall Street, dengan posisi tertinggi yang dicapai adalah pada 3.759,198. Mengawali perdagangan IHSG tercatat langsung menguat 10,707 poin (0,29%) ke level 3.751,178. Indeks LQ 45 juga menguat 2,364 poin (0,36%) ke level 664,276. Pada perdagangan Jumat (17/6/2011), IHSG akhirnya ditutup melemah 18,168 poin (0,49%) ke level 3.722,303. Indeks LQ 45 juga melemah 3,119 poin (0,47%) ke level 658,793.
Saham-saham yang melemah harganya antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 100 menjadi Rp 3.050, Telkom (TLKM) turun Rp 250 menjadi Rp 6.850, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 950 menjadi Rp 44.450, BNI (BBNI) turun Rp 50 menjadi Rp 3.625, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 100 menjadi Rp 9.500.
Saham-saham yang naik harganya antara lain Astra International (ASII) naik Rp 150 menjadi Rp 58.300, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 6.800, BRI (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 6.200, BCA (BBCA) naik Rp 100 menjadi Rp 7.200, United Tractor (UNTR) naik Rp 250 menjadi Rp 22.900.Bursa-bursa Asia juga akhirnya ditutup melemah.
Indeks Komposit Shanghai melemah 20,64 poin (0,77%) ke level 2.643,65.
Indeks Hang Seng melemah 257,85 poin (1,17%) ke level 21.695,26.
Indeks Nikkei-225 melemah 59,88 poin (0,64%) ke level 9.351,40.
Indeks Straits Times melemah 17,61 poin (0,58%) ke level 3.002,52.
Jakarta 16-06-2011 (12.13)
Profit Taking , IHSG Jatuh 34 Poin
Siang ini perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 34 poin setelah saham-saham unggulan terkena tekanan jual. Saham berbasis agrikultur dan pertambangan jadi korban profit taking .( Profit taking banyak dilakukan oleh investor lokal, sementara pemodal asing justru melakukan akumulasi terlihar dari transaksinya yang tercatat melakukan pembelian bersih meski nilainya belum besar.)
Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (16/6/2011), IHSG terkoreksi 34,543 poin (0,92%) ke level 3,759,708. Sementara Indeks LQ 45 melemah 6,030 poin (0,90%) ke level 666,132.
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun 26,30 poin (0,97%) ke level 2.679,13.
Indeks Hang Seng anjlok 323,69 poin (1,45%) ke level 22.020,08.
Indeks Nikkei 225 ambruk 117,17 poin (1,22%) ke level 9.457,15.
Indeks Straits Times melemah 29,02 poin (0,95%) ke level 3.025,80.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Merck (MERK) naik Rp 1.000 ke Rp 120.000, Multibreeder (MBAI) naik Rp 750 ke Rp 25.750, Lionmesh (LMSH) naik Rp 450 ke Rp 5.900, dan Semen Gresik (SMGR) naik Rp 150 ke Rp 9.550.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 1.000 ke Rp 15.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 950 ke Rp 45.300, Adira Finance (ADMF) turun Rp 450 ke Rp 12.950, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 300 ke Rp 22.75.
Jakarta 16-06-2011 (09.38)
IHSG Terpangkas 25 Poin
Mengawali perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Kamis pagi hari ini, IHSG dibuka terpangkas 25,931 poin (0,69%) ke level 3.768,320. Indeks LQ 45 dibuka terkoreksi 6,709 poin (0,99%) ke level 665,453. Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG jatuh semakin dalam, turun 49,545 poin (1,30%) ke level 3.744,797. Sementara Indeks LQ 45 anjlok 10,612 poin (1,58%) ke level 661,550.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
Indeks Komposit Shanghai turun 21,12 poin (0,78%) ke level 2.684,32.
Indeks Hang Seng jatuh 334,10 poin (1,50%) ke level 22.009,67.
Indeks Nikkei 225 melemah 80,17 poin (0,84%) ke level 9.494,15.
Indeks Straits Times terpangkas 27,35 poin (0,90%) ke level 3.027,47.
Jakarta 15-06-2011 (12.43)
Sesi II, Pilih Saham yang Sudah Tembus Resistance Rabu
Pada sesi pertama perdagangan Rabu (15/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 29,45 poin (0,78%) ke level 3.802,7210. Begitu juga indeks saham unggulan LQ45 yang naik 6,70 poin (1%) ke angka 674,412. Laju indeks siang ini kurang ramai, didukung oleh volume transaksi yang tercatat hanya mencapai 1,660 miliar lembar saham, senilai Rp1,600 triliun dan frekuensi 52.821 kali. Sebanyak 132 saham menguat, sedangkan 63 saham melemah dan 105 saham stagnan. Kenaikan indeks sesi pertama, juga didukung aksi beli asing yang mencatatkan transaksi nilai beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp244,08 miliar. Rinciannya, transaksi beli mencapai Rp522,6 miliar sedangkan transaksi jual sebesar Rp278,6 miliar.
Mayoritas sektor saham mendukung penguatan indeks. Sektor aneka industri memimpin kenaikan 2,36%, disusul manufaktur 1,45%, konsumsi 1,22%, keuangan 0,99%, industri dasar 0,78%, infrastruktur 0,50%, pertambangan 0,35%, perdagangan 0,34% dan properti 0,32%. Hanya sektor perkebunan yang melemah 0,22%.
Jakarta 14-06-2011 (07:52)
Rekomendasi Saham
IHSG Siap Bangkit Perlahan
Mengawali pagi ini Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya terpangkas 38 poin akibat kekhawatiran melambatnya perekonomian global. IHSG melemah bersamaan dengan pelemahan bursa-bursa global lainnya. Perdagangan saham yang serba lesu tampaknya masih akan berlanjut hingga perdagangan Selasa hari ini. Investor masih terus berhati-hati di tengah kondisi pergerakan bursa-bursa utama dunia yang juga sedang lesu.
Pada Penutupan perdagangan Senin kemarin, indeks Dow Jones ditutup menguat sangat tipis 1,06 poin (0,01%) ke level 11.952,97. Indeks Standard & Poor's 500 juga bertambah 0,85 poin (0,07%) ke level 1.271,83 dan Nasdaq melemah 4,04 poin (0,15%) ke level 2.639,69.Bursa Jepang mengawali perdagangan Selasa ini dengan pelemahan tipis. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah 1,37 poin (0,01%) ke level 9.446,84. Namun selanjutnya bursa Nikkei berbalik arah, dan dalam 20 menit sudah menguat 21,87 poin (0,23%) ke level 9.470,08.
Jakarta 14-06-2011 (11:48)
Vallar Rampungkan Tender Offer Saham Berau Coal Rp 1,8 Triliu
Jakarta - Vallar Plc menyelesaikan tender offer 9,73% saham PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) senilai Rp 1,835 triliun. Transaksi tutup sendiri (crossing) difasilitasi PT Danareksa Sekuritas (OD).
Transaksi dilakukan di harga Rp 540 per saham atau totalnya mencapai Rp 14,134 triliun. Mekanisme pembayarannya dilakukan dengan 2 cara, yaitu tunai Rp 6,596 triliun setara 35% saham BRAU, dan sisanya 40% saham BRAU ditukar guling dengan 52,3 juta saham baru Vallar. Usai transaksi ini, Bukit Mutiara akan menguasai 24,9% saham Vallar, sedangkan Vallar akan menguasai 75% saham BRAU. Perubahan pengendali saham ini membuat Vallar harus menggelar tender offer atas sisa saham publik.
Jakarta, 14 Juni 2011 (04.18)
Bursa Regional Positif, IHSG Rebound 24 Poin
Keadaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil cetak rebound 24 poin terbawa tren positif bursa regional setelah keluarnya data inflasi China yang naik namun masih sesuai dengan ekspektasi pasar. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG naik tipis 1,035 poin (0,02%) ke level 3.749,793. Investor masih berhati-hati terhadap koreksi lanjutan.
Menutup perdagangan sore hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 24,515 poin (0,65%) ke level 3.773,273. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 4,505 poin (0,67%) ke level 667,710.
BKPM Terus Selidiki 2,2% Saham Newmont Milik Masbaga
Jumat, 26-08-2011 (15:50)
Badan Koodinasi Penanaman Modal (BKPM) terus menyelidiki proses pembelian 2,2% saham PT Newmont Nusa Tenggara oleh PT Indonesia Masbaga Investama. Pembelian tersebut bisa menghalangi investor lokal menguasai saham Newmont. Masbaga membeli 2,2% saham Newmont dari Pukuafu. Pembelian berindikasi kecurangan karena Masbaga dibiayai oleh Newmont dan hak suara ini beralih ke Newmont. Mengatakan, dalam keterbukaannya, pihak Newmont telah menyatakan adanya pinjaman yang diberikan Newmont kepada Masbaga. Lewat pinjaman tersebut maka Newmont bisa mendapatkan hak suara atas 2,2% saham tersebut, justru itu, ini harus diklarifikasi dengan Pukuafu. Newmont itu kan perusahaan terbuka di Amerika Serikat. Dengan adanya peminjaman dana yang menimbulkan pengalihan hak suara, memberi dampak Indonesia akan kehilangan peluang memiliki 51% hak suara dari proses divestasi sebesar 7% untuk membeli saham PT Newmont Nusa Tenggara.
UNTR Resmi Akuisisi Agung Bara Prima
Jumat 26-08-2011 (15:18)
PT United Tractors Tbk (UNTR) melalui anak usahanya PT Tuah Turangga Agung telah menandatangani perjanjian pengambialihan terhadap 40% saham PT Agung Bara Prima. Dalam keterbukaannya ke BEI, Jumat (26/8) disebutkan nilai pengambialihan 40% saham Agung Bara prima ini sebesar US$10,6 juta. Dengan penandatanganan ini, perseroan melalui anak usahanya telah memiliki 100% saham di PT Agung Bara Prima. PT Agung Bara Prima adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara dan telah mendapat Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi. Lokasi pertambangan batubara ABP terletak di desa Buhut, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Propinsi Kalimantan Tengah dengan luas areal kurang lebih 1.271 hektar.
MYOH Ubah Bisnisnya dari IT ke Pertambangan
Jumat, 26-08-2011 (12:20)
PT MYOH Technology Tbk (MYOH) berencana mengubah kegiatan usahanya yang semula sebagai penyedia jasa teknologi informasi bagi industri perhotelan kini menjadi perusahaan yang bergerak di bidang investasi di pertambangan batu bara serta jasa pertambangan, melalui anak perusahaan. Perseroan akan meminta restu pemegang saham dalam RUPS Luar Biasa di 30 September mendatang. Menurut prospektus ringkas yang perseroan publikasikan di Jakarta, Jumat (26/8/2011), rencana perubahan usaha akan disesuaikan dengan peraturan Bapepam-LK No.IX.E.1 dan 2.Menurut manajemen, MYOH akan mengambilalih 99% dari seluruh saham yang dikeluar oleh dan disetor penuh dalam PT Sims Jaya Kaltim (SIMS), serta melakukan penjualan seluruh aset dan kewajiban perseroan kepada pihak terafiliasi.
Nilai pengambilalihan 99% saham tersebut, menurut laporan penilaian saham, sebesar US$ 68,477 juta atau setara dengan Rp 584,332 miliar. Namun kesepakatan penjualan saham SIMS adalah US$ 60 juta, atau mengalami diskon 12,37%. Pembayaran akan dilakukan saat penyelesaian (closing date) yang disepakati oleh para pihak dalam perjanjian jual beli. SIMS bergerak di bidang jasa kontraktor pertambangan umum hingga pemasaran produk pertambangan dan pemeliharaan alat berat bagi pertambangan di Kalimantan Timur. MYOH membeli saham SIMS dari pemilik sebelumnya Samtan Co. Ltd. yang mewakili 97,9% dari selusuh saham, atau setara dengan 1.998 lembar. Kemudian sabanyak 40 lembar saham SIMS (2% dari total saham) miliki oleh Samtan USA, Inc. Beralihnya kegiatan usaha perseroan ke bidang jasa batu bara didasarkan pada potensi jangka panjang serta permintaan di Asia yang tetap tinggi. Karena baru bara merupakan sumber energi yang dapat diandalkan dengan harga yang relatif murah.
Laba Periode Berjalan BEI Naik 6,75%
Jumat 26-08-2011 (11:12)
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan kenaikan laba 6,75 persen. Laba periode berjalan per Juni 2011 tercatat Rp156,420 miliar naik dari laba per Desember 2010 sebesar Rp146,525 miliar. Pada laporan keuangan perusahaan yang diterbitkan Jumat (26/8/2011), tercatat pendapatan bersih naik hingga 16 persen persen year on year (yoy) menjadi Rp345,883 miliar dari sebelumnya Rp298,166 miliar.
Kenaikan 12,8 persen tercatat di kolom laba sebelum pos keuangan dan lain-lain. Per Juni 2011, BEI membukukan laba Rp127,767 miliar. Sedangkan laba periode yang sama tahun lalu adalah Rp113,180 miliar. Pos laba komprehensif menghimpun dana Rp156,651 miliar. Angka tersebut naik 2,73 persen dari tahun lalu Rp152,477 miliar. Hingga Juni 2011, BEI memiliki total aset Rp4,407 triliun. Sebelumnya, total aset perusahaan pada Desember 2010 adalah Rp3,556 triliun.
Bakrie Sumatra Raup Laba Rp 218 Miliar, Melonjak 362%
Jumat, 26-08-2011 (10:04)
PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP) mencatat laba Rp 218,62 miliar di semester I-2011. Laba melesat 362,58% dari periode yang sama tahun lalu Rp 47,26 miliar. Menurut laporan keuangan UNSP yang dipublikasikan, Jumat (26/8/2011), peningkatan kinerja perseroan terdorong oleh kenaikan pendapatan dari Rp 1,134 triliun di semester I-2010 menjadi Rp 2,303 triliun di semester I-2011. Usai terpangkas beban penjualan Rp 1,46 triliun, laba kotor UNSP hingga Juni 2011 mencapai Rp 840,262 miliar. Laba ini naik 85,27% dari periode yang sama tahun lalu, Rp 453,52 miliar
Pendapatan selisih kurs Rp 123,51 miliar dan nihilnya amortisasi goodwill pada semester ini, menjadikan kinerja perseroan makin apik. Posisi laba usaha mencapai Rp 654,103 miliar atau naik tinggi 101,18% dari periode sebelumnya Rp 325,13 miliar. Laba bersih periode berjalan perseroan juga melesat dari Rp 47,26 miliar menjadi Rp 406,101 miliar. Namun terdapat negatif pendapatan komprehentif lain Rp 189,48 miliar. Dengan demikian laba bersih atau pendapatan komprehensif periode berjalan berada pada posisi Rp 218,62 miliar. Posisi laba bersih per saham dasar mencapai Rp 60,32 per lembar, naik dari posisi sebelumnya Rp 8,5 per lembar. Aset perseroan pun hingga Juni 2011 mencapai Rp 18,761 triliun, naik dari posisi akhir tahun lalu Rp 18,502 triliun. Sementara total kewajiban UNSP mencapai Rp 10,134 triliun, naik dibandingkan posisi akhir tahun lalu Rp 9,954 triliun.
Saham Lippo Cikarang Kembali Diperdagangkan
Jumat, 26-08-2011 (09:54)
Saham PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) kembali dibuka perdagangannya oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai sesi I hari ini, Jumat, 26 Agustus 2011. Demikian disampaikan Ph. Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI, Egy Essigy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (26/8/2011).
BEI membuka suspensi atas perdagangan saham LPCK di pasar reguler dan pasar tunai. Saham ini telah dihentikan perdagangannya selama dua kali, akibat kenaikan harga saham hingga 269,23%. Pada 18 Juli 2011, harga saham LPCK berada di level Rp 650 per lembar. Namun hingga 16 Agustus, langsung melesat dan berada di level Rp 2.400 per lembar. Suspensi juga telah dilakukan pada 12 Agutus 2011 lalu karena sudah naik 138,46%.
Wilmar Akuisisi Duta Sugar USD105 Juta
Kamis 25-08-2011 (14:23)
Perusahaan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) asal Singapura, Wilmar International Limited, telah mengakuisisi produsen gula rafinasi, PT Duta Sugar International dengan nilai akusisi USD105 juta pada bulan lalu. Melalui akuisisi itu, diharapkan kapasitas produksi Duta Sugar akan meningkat hingga 30 persen dari saat ini yang sebesar 800 ribu ton per tahun. "Sebulan lalu, proses akusisi Duta Sugar baru selesai. Nilainya sekitar USD105 juta. Pabrik refinary gula rafinasi, bukan perkebunan,"kata MP Tumanggor di Jakarta Kamis (25/8/2011).
Target peningkatan kapasitas tersebut bisa tercapai apabila didukung oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. "Selama ini Duta Sugar sudah punya pelanggan. Pasar bisa kami perluas tapi itu tergantung kebijakan pemerintah. Misalnya, dikeluarkan izin impor raw sugar (gula mentah) lalu kita proses dan ekspor. Itu juga bisa meningkatkan penerimaan negara.
Laba Bersih Citra Tubindo Naik 584,25%
Kamis 25-08-2011 (14:16)
PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) membukukan kenaikan lababersih yang sangat signifikan sebesar 584,25% menjadi US$28,67 juta dari US$3,75 juta pada periode serupa 2010. Dalam laporan publikasinya ke BEI dijelaskan kenaikan laba bersih di tengah tahun 2011 ini disebabkan kenaikan laba usaha menjadi US$33,11 juta dari US$5,88 juta tahun lalu. Kenaikan laba usaha ini dipicu peningkatan pendapatan operasi lainnya menjadi US$5,71 juta dari hanya US$750,89 ribu. Pendapatan dari penjualan dan jasa semester 1-2011 juga naik menjadi US$98,31 juta dari sebelumnya hanya US$92,63 juta. Kewajiban perseroan pada medio 2011 ini mencapai US$111,27 juta, sedang ekuitasnya mencapai US$125,31 juta.
Perbankan dan Astra untuk Sesi Dua
Kamis, 25-08-2011 12:07
Penguatan IHSGsiang ini akan berlangsung hingga penutupan. Saham sektor perbankan dan saham Astra Internasional menjadi penggeraknya. Pada sesi pertama perdagangan Kamis (25/8), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 8,30 poin (0,22%) ke level 3.855,322. Begitu juga indeks saham unggulan LQ45yang naik tipis 1,26 poin (0,19%) ke angka 679,623.Laju indeks siang ini kurang ramai, hanya didukung oleh volume transaksi yang tercatat mencapai 1,987 miliar lembar saham di pasar reguler dan total mencapai 4,209 miliar. Sementara itu, nilai transaksi mencapai Rp1,376 triliun di pasar reguler dan total Rp2,418 triliun dan frekuensi 50.149 kali. Sebanyak 117 saham menguat, sedangkan 95 saham melemah dan 80 saham stagnan.Penguatan indeks sesi pertama, justru diwarnai aksi jual asing yang mencatatkan transaksi nilai jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp 136 miliar. Rinciannya, transaksi beli mencapai Rp 1.066 miliar sedangkan transaksi jual sebesar Rp 1.202 miliar.
Mayoritas sektor saham mendukung penguatan indeks. Sektor properti memimpin kenaikan 1,58%, disusul perkebunan 0,90%, keuangan 0,74%, perdagangan 0,43%, aneka industri 0,29% dan konsumsi 0,07%. Hanya saja, empat sektor saham justru melemah seperti industri dasar yang turun 1,03%, pertambangan 0,26%, infrastruktur 0,25% dan manufaktur 0,13%Analis Infovesta Utama Praska Putrantyo memperkirakan, pergerakan indeks saham domestik hingga penutupan sore nanti akan menguat. Indeks akan bergerak dalam kisaran support 3.820 dan resistance 3.920 jika mengalami kenaikan hingga 1%.
Beban Operasi Naik, Laba Bank Ekonomi Anjlok 45% ke Rp 173 Miliar
Kamis, 25-08-2011 (11:17)
PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (Bank Ekonomi) mencatat laba bersih sebesar Rp 173,67 miliar di semester I-2011, turun 45,82% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 253,24. Penurunan laba ini dikarenakan adanya kenaikan beban operasional dan penurunan pendapatan operasional. Berdasarkan laporan keuangan bank dengan kode emiten BA, Kamis (25/8/2011) beban operasional bank ekonomi mengalami kenaikan menjadi Rp 386,9 miliar dibandingkan beban operasional periode yang sama tahun 2010 yang sebesar Rp 305,6 miliar. Sedangkan dari sisi pendapatan operasional terjadi penurunan dari Rp 127,85 miliar di semester I-2010 menjadi Rp 99,39 miliar. Total pendapatan bunga dari anak usaha Bank HSBC ini tercatat sebesar Rp 461,2 miliar naik dibandingkan pada periode yang sama 2010 yang sebesar Rp 431,8 miliar.
Dari sisi kredit, Bank Ekonomi mencatat pertumbuhan kredit sebesar 32,29% atau dari Rp 9,6 triliun di semester I-2010 menjadi sebesar Rp 12,7 triliun di semester I-2011. Aset Bank Ekonomi juga tercatat turun dari Rp 22,1 triliun di semester I-2010 menjadi Rp 21,3 triliun di semester I-2011. Rasio keuangan Bank Ekonomi masing-masing yakni, Rasio Kredit Macet (NPL) gross turun dari 0,57% menjadi 0,34% di semester I-2010. Sedangkan Rasio Kecukupan Modal alias CAR tercatat 18%. Laba bersih per saham BAEK tercatat turun dari semester I-2010 sebesar Rp 72,06 menjadi Rp 49,34 per semester I-2011. Bank Ekonomi dimiliki oleh pemegang saham HSBC Holdings Plc melalui HSBC Asia Pacific Holdings (UK) limited sebesar 98,94% dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebesar 1 %. Sisanya dimiliki oleh publik sebesar 0,06%.
Berlipat Ganda, Laba Timah Capai Rp 688 Miliar
Kamis, 25-08-2011 (10:39)
PT Timah Tbk (TINS) mencetak laba bersih sebanyak Rp 688,99 miliar di semester I-2011, naik dua kali lipat lebih (113,76%) dari laba tahun sebelumnya Rp 322,31 miliar. Lonjakan ini diakibatkan naiknya volume penjualan dan harga jual timah.Seperti dikutip dari laporan kinerja keuangan perseroan, Kamis (25/8/2011), pendapatan bersih Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tambang ini sebanyak Rp 4,83 triliun, naik cukup tinggi dari pendapatan semester I tahun lalu dari Rp 3,749 triliun. Beban pokok pendapatan ikut naik menjadi Rp 3,577 triliun di paruh pertama tahun ini, dari sebelumnya Rp 3,06 triliun. Rasio beban terhadap pendapatan perseroan menurun karena harga jual produk yang naik.
Pada laba kotor perseroan pun melonjak tinggi dari Rp 689,07 miliar di semester pertama tahun lalu menjadi Rp 1,252 triliun di tahun ini. Laba bersih per sahamnya pun terkerek menjadi Rp 137 per lembar, dibandingkan Rp 64 per lembar di tahun lalu. Perseroan juga mencatat pertumbuhan aset di periode enam bulan pertama tahun ini sebesar Rp 6,527 triliun, dari tahun sebelumnya pada periode yang sama Rp 5,881 triliun. Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, harga saham TINS justru berkurang 9% menjadi Rp 2.500 per lembar di akhir Juni 2011, dibandingkan Rp 2.750 per lembar di akhir 2010 lalu. Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 10.33 waktu JATS, naik 25 poin (1,14%) ke level Rp 2.200 per lembar. Sahamnya ditransaksikan 163 kali dengan volume 4.695 lot senilai Rp 5,17 miliar.
BRI Akuisisi Remittance di Hongkong
Kamis, 25-08-2011 (10:29)
Bank Rakyat Indonesia (BBRI) resmi mengakuisisi PT BRIingin Remittance perusahaan penyedia jasa pengiriman uang, yang berpusat di Hong Kong pada semester 1-2011. Hal ini disampaikan Direktur Keuangan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Achmad Baiquini di Jakarta Rabu (24/8) malam. Nilai akuisisi Remittance ini mencapai Rp3 miliar. Sebelumnya PT BRIingin Remittance dimiliki oleh dana pensiun BRI sehingga tidak terkonsolidasi dengan BBRI. Dengan adanya akuisisi ini, maka kedepannya kami harapkan pendapatan fee dapat meningkat dari bisnis international.
Baiquini menjelaskan Remittancae terbesar berasal dari Malaysia, diikuti Timur Tengah dan Hong Kong. "Mulai tahun ini fee based cukup besar lewat pengiriman uang dari para TKI. Total remittance sampai dengan Juli mencapai US$7,5 miliar (TKI dan non TKI) yang terdiri dari 436.975 transaksi. Dibanding posisi sepanjang 2010, transaksinya naik 53%, dan secara nominal naik 23 persen. Khusus TKI, posisi per Juni 2011 terdiri dari 363 ribu rekening senilai Rp1,2 triliin per Juni. "Itu untuk incomingnya. Untuk outgoing sampai dengan Juli 2011 nilainya mencapai US$12,9 miliar.
Terkait pengembangan jaringan remittance ini, BRI menegaskan belum memiliki rencana untuk membuka di luar negeri, tapi dengan menempatkan tenaga BRI di jasa pengiriman uang di Malaysia dan Timur Tengah. Cabang yang betul-betul itu masih ada di New York. Di Hong Kong hanya representatif. Tapi ke depan diharapkan ini nantinya bukan lagi ditangani remittance representatif tapi oleh anak perusahaan kita. Karenanya kita jemput bola dengan menempatkan orang-orang kita di Malaysia dan Timur Tengah. Kalau di Hong Kong itu ditangani remittance kita langsung.share rimittance BRI secara nasional baru sekitar 5 persen. dalam 1-2 tahun bisa mencapai 8-9 persen.
Saham BAYU Teraktif Diperdagangkan Rabu Ini
Rabu, 24-08-2011 (16:39)
Saham BAYU teraktif diperdagangkan pada hari ini dengan transaksi mencapai 21.635 kali senilai Rp57,1 miliar dengan volume 159,2 juta saham. Demikian dikutip dari data BEI, Rabu (24/8). IHSG ditutup melemah 33,44 poin atau 0,8% ke 3.847,02. Volume perdagangan mencapai 7,2 miliar saham senilai Rp4,6 triliun. IHSG mengalami net foreign sell Rp484,02 miliar dengan penjualan asing mencapai Rp1,5 triliun dan pembelian asing sebesar Rp1,07 triliun.
Urutan kedua saham ADRO dengan transaksi sebanyak 4.287 kali senilai Rp300,5 miliar dengan volume perdagangan mencapai 137,5 juta saham. Urutan ketiga saham PGAS dengan transaksi sebanyak 3.762 kali senilai Rp196,3 miliar dengan volume perdagangan mencapai 62,5 juta saham. Urutan keempat saham CPIN dengan transaksi sebanyak 3.710 kali senilai Rp143,6 miliar dengan volume perdagangan mencapai 49,9 juta saham. Urutan kelima saham TMPI dengan transaksi sebanyak 3.001 kali senilai Rp7,09 miliar dengan volume perdagangan mencapai 64,9 juta saham. Urutan keenam saham BBRI dengan transaksi sebanyak 2.789 kali senilai Rp278,3 miliar dengan volume perdagangan mencapai 42,8 juta saham. Urutan ketujuh saham KIJA dengan transaksi sebanyak 2.745 kali senilai Rp59,9 miliar dengan volume perdagangan mencapai 325,8 juta saham.Urutan kedelapan saham ELTY dengan transaksi sebanyak 2.717 kali senilai Rp51,3 miliar dengan volume perdagangan mencapai 351,1 juta saham. Urutan kesembilan saham EBRG dengan transaksi sebanyak 2.599 kali senilai Rp57,6 miliar dengan volume perdagangan mencapai 295,3 juta saham. Urutan kesepuluh saham BKSL dengan transaksi sebanyak 2,484 kali senilai Rp76,7 miliar dengan volume perdagangan mencapai 322,9 juta saham.
Danamon Dapat Restu Rights Issue Rp 4,9 Triliun
Rabu, 24-08-2011 (16:07)
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) akhirnya mendapatkan restu untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas V dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue kepada para pemegang saham. Pasalnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) telah menyetujui rencana Perseroan melepas lepas sahamnya sebanyak 1.162.285.399 lembar dengan nilai Rp 4,9 triliun. Rights Issue V yang dilakukan akan memperkuat posisi permodalan dan neraca Danamon, serta mendukung pertumbuhan lini usaha kami di masa yang akan dating. Dengan memperhitungkan perolehan dana dari Rights Issue, performa rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) untuk standalone akan meningkat dari 12,05% menjadi 16,98%, dan untuk konsolidasi Danamon akan meningkat dari 14,75% menjadi sebesar 19,16% per tanggal 31 Maret 2011.
Rights Issue V ini akan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor Perseroan sebesar 1.162.285.399 saham Seri B baru dengan nilai nominal Rp 500 (lima ratus Rupiah) per saham yang ditawarkan dengan harga penawaran sebesar Rp 4.300 (empat ribu tiga ratus Rupiah) setiap saham, atau dengan nilai total sebesar Rp 4.997.827.215.700. Dana hasil Rights Issue V ini, setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan oleh Danamon untuk pemberian pinjaman yang diberikan pada sektor kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pembiayaan otomotif.
Latinusa Peroleh Lisensi Plat Timah Nippon Steel
Rabu, 24-08-2011 (13:27)
PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) alias Latinusa bekerjasama dengan Nippon Steel Corporation (NSP) untuk meningkatkan efisiensi, kualitas dan kapasitas produksi Tinplate (plat timah). Latinusa memperoleh non-exclusive licenses dari teknologi Nippon Steel. Menurut manajemen Latinusa, dalam keterangan tertulis kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan bersama NSP telah menandatangani perjanjian Agreement Regarding Technical Assistance for Operation of Electrolytic Tinning Line and Its Peripheral Facilities of Latinusa. Nilai transaksi afiliasi tersebut mencapai US$ 690 ribu," ungkap manajemen Latinusa di kantornya, Rabu (24/8/2011). NSP tercatat memiliki 35% saham perseroanKerja sama teknologi ini, dipercaya menjadikan Latinusa penyedia Tinplate berkualitas namun dengan harga kompetitif. "Rencana kerjasama bantuan teknis (Technical Assistance) pengoperasian electrolytic tinning line dan fasilitas pendukungnya antara Perseroan dengan NSC adalah wajar.
Perseroan akan membayar kompensasi teknologi ini sebesar US$ 1 per ton produk Tinplate, yang dijual relatif lebih kecil dibandingkan manfaat (pendapatan dan laba) yang dihasilkan. Sebagai informasi, anak usaha Krakatau Steel ini mencatat laba di triwulan I-2011 anjlok 90,23% menjadi Rp 2,74 miliar, dibanding laba periode yang sama tahun lalu Rp 28,05 miliar. Turunnya laba disebabkan berkurangnya penjualan serta beban pokok penjualan hanya turun tipis.
Central Omega Lepas Rights Issue di Rp 1.000
Rabu, 24-08-2011 (12:43)
PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) akan menerbitkan saham baru melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak 983.736.000 lembar, dengan harga penawaran Rp 1.000 per lembar. Direktur Central Omega, Feni S. Budiman mengatakan dana hasil rights issue tersebut digunakan perseroan sebagai peningkatan modal untuk penyertaan investasi pengolahan nikel (smelter). Saham baru bernilai nominal Rp 500 per lembar, dengan harga penawaran Rp 1.000. Total dana yang perseroan dapat mencapai Rp 983 miliar.
Setiap pemegang satu lembar saham, berhak atas sembilan saham baru HMETD. Setiap 27 lembar saham rights issue juga disertakan waran secara cuma-cuma. Total waran seri I ini mencapai 36.434.667 lembar. Selaku arranger, perseroan mempercayakan keapda PT Panca Global Securities, dengan penasihat keuangan PT Eagle Capital. Selaku Biro Administrasi Efek PT Sinartama Gunita. Perseroan akan melaksanaan RUPS luar biasa di 30 September 2011, dengan permohonan rights issue kepada Bursa di 28 September 2011. Pernyataan efektif dari Bapepam-LK rencananya di 29 September 2011.DKFT beberapa waktu lalu sempat disuspen perdagangannnya, karena terjadi peningkatan saham hingga 209,47%, dari Rp 475 menjadi Rp 1.470.
KS Gelar Rights Issue dan IPO Anak Usaha di 2012
Rabu, 24-08-2011 (10:34)
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) memiliki segudang rencana dalam rangka pengembangan bisnis dan ekspansi usahanya. Diantaranya, penerbitan saham baru (rights issue) serta Initial Public Offering (IPO) yang dikhususkan untuk anak usahanya PT Krakatau Wajatama. KRAS menargetkan aksi ini akan dilakukan pada awal tahun 2012, dengan mempertimbangkan kondisi momentum yang tepat.
Sedangkan IPO anak usaha, PT Krakatau Wajatama prosesnya tengah dipersiapkan perseroan. Rencananya, pada triwulan I-2011 menjadi waktu yang tepat untuk penerbitan saham perdana Krakatau Wajatama Sedang dalam persiapan. Dana hasil IPO digunakan untuk pengembangan usaha perusahaan, khususnya produksi baja olahan. Krakatau Wajatama telah berdiri sejak 1992, dengan produksi andalan seperti INP, IWF, H-Beam, U-Channel, L-angels, Reinforcing Bars (Deformed & Plain Bars).
Melonjak 42%, Indofood Raup Laba Rp 2,5 Triliun
Rabu, 24-08-2011 (10:02)
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berhasil meraup laba Rp 2,552 triliun di semester I-2011, naik signifikan 42,17% dari periode yang sama tahun lalu Rp 1,795 triliun. Menurut laporan keuangan INDF yang dipublikasikan di Jakarta, Rabu (24/8/2011), peningkatan laba ditopang oleh apresiasi penjualan hingga 20,5%. Hingga Juni 2011, penjualan perusahaan grup Salim ini mencapai RP 21,849 triliun. Padahal tahun sebelumnya hanya Rp 18,122 triliun.Dengan beban Rp 15,52 triliun, INDF menhghasilkan laba kotor Rp 6,32 triliun, meningkat 7,5% dibandingkan periode sebelumnya Rp 5,88 triliun. Namun marjin laba kotor turun menjadi 28,9% dari sebelumnya 32,5%, karena naiknya harga bahan baku. Perseroan mencatat pertumbuhan laba usaha 16,8% dari 2,97 triliun menjadi Rp 3,47 triliun. Dimana laba per saham INDF hingga semester I ini mencapai Rp 180 per lembar, meningkat dari periode yang saham tahun lalu Rp 161 per lembar.
Perseroan mencatat total aset di semester I lalu mencapai Rp 52,544 triliun, naik signifikan dibandingkan akhir 2010 Rp 47,27 triliun. Total kewajiban INDF sendiri mencapai Rp 23,21 triliun, naik dari Rp 22,42 triliun di Desember 2010. Prestasi tersebut tidak lepas dari kelompok usaha strategi konsumen bermerek dibawah payung PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Kelompok usaha ini menyumbang 42,27% dari penjualan INDF. Disusul Bogasari 24% dan Agribisnis, Distribusi 7%. ICBP sendiri berhasil meraih laba bersih 18,39% dari Rp 861,69 miliar menjadi Rp 1,049 triliun. Laba ditopang oleh kenaikan penjualan sekitar 4,7% menjadi Rp 9,422 triliun. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, ICBP hanya meraih penjualan Rp 8,91 triliun. Laba kotor naik tipis, dari Rp 2,39 triliun menjadi Rp 2,42 triliun. Sedangkan lab usaha meningkat 7,8% dari Rp 1,204 triliun di semester I-2010 menjadi Rp 1,38 triliun. Laba bersih per saham yang dibagikan kepada pemilik entitas induk, akhirnya ditutup pada level Rp 170 per lembar, turun dari periode sebelumnya Rp 172 per lembar.
RUPSLB Eratex Setujui Konversi Utang ke Saham
Selasa, 23-08-2011 (14:22)
Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) menyetujui untuk mengkonversi utang ke Radmet Concept Investment (RCI) sebesar US$2,81 juta menjadi sebesar 48,07 juta saham dengan nilai konversi Rp500. Secara fair sudah disetujui pemegang saham untuk konversi utang Radmet ke Eratex. Radmet Concept Investment bukan afiliasi kita. Nilai konversi saham sebesar Rp500. Perseroan mengharapkan rencana tersebut dapat selesai pada September 2011 setelah mendapatkan pengesahan dari Hukum dan HAM. Radmet Concept Investment akan memiliki saham ERTX sebesar 32,86% setelah konversi saham tersebut. Konversi utang ini akan dilakukan sesuai peraturan Bapepam-LK dan BEI. Saham hasil konversi utang tersebut nanti tidak akan diperdagangkan selama setahun untuk melindungi investor.
Kepemilikan saham setelah konversi utang tersebut antara lain ISM dari 25% menjadi 16,79%, South East Limited dari 22,5% menjadi 15,1%, PT Wakalau Corpora Indonesia dari 10,69% menjadi 7,18%, continuity development dari 2,5% menjadi 1,68%, dan masyarakat menjadi 26,38%.
Jelang Lebaran, Bank Mandiri Siapkan Rp 22,7 Triliun di ATM
Selasa, 23-08-2011 (13:38)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan Rp 22,7 triliun atau rata-rata Rp 1,3 triliun per hari untuk memenuhi kebutuhan dana masyarakat menyambut lebaran tahun 2011 ini. Sebesar 60% dari jumlah dana yang disiapkan itu akan didistribusikan di wilayah Jabodetabek sementara 40% lainnya akan disalurkan ke kota-kota besar di Indonesia seperti Medan, Semarang, Surabaya dan Bandung. Dana yang disiapkan untuk menghadapi libur lebaran tahun ini meningkat 20 persen dibandingkan pada saat normal. Untuk menghadapi libur lebaran ini, Bank Mandiri telah menyiapkan uang untuk mengisi ATM, menjaga ketersediaan supplier, infrastruktur, dan sistem operasional ATM. Bahwa pendistribusian dana itu akan difokuskan pada dua minggu sebelum lebaran danselama libur lebaran. Sementara itu, untuk menjamin ketersediaan dana di seluruh ATM, Bank Mandiri telah menyiapkan Rp 1,1 triliun per hari untuk pengisian uang di seluruh ATM Bank Mandiri.
Bank Mandiri juga memastikan seluruh operasional layanan ATM tetap terjaga dengan membentuk tim ATM yang akan selalu siaga selama liburan. Tim itu terdiri dari tim ATM di masing-masing cabang yang menangani operasional ATM Bank Mandiri di seluruh Indonesia. Sementara tim dari kantor pusat Bank Mandiri akan terus memonitor kinerja ATM. Saat ini nasabah Bank Mandiri dapat melakukan transaksi melalui 8.742 mandiri ATM, yang terhubung dengan 30.000 jaringan ATM Bersama dan 21.000 ATM Link yang tersebar di seluruh Indonesia. Penambahan ATM saat ini terus dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya transaksi masyarakat. Melalui dukungan teknisi, monitoring kinerja ATM dipantau selama 24 jam dan Pada tanggal 29, 30, 31 Agustus 2011 dan tanggal 1, 2 September 2011 seluruh kantor cabang (dalam negeri) tidak beroperasi, kecuali beberapa kantor cabang yang ditunjuk untuk beroperasi melayani transaksi Bank secara terbatas untuk setoran BBM/Non BBM
Pembiayaan Mikro Bank Muamalat Capai Rp2,4 T
Selasa, 23-08-2011 (11:27)
Hingga Juli 2011, Pembiayaan mikro PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (BMI) mencapai Rp2,4 triliun. Demikian diutarakan President Director Bank Muamalat Arviyan Arifin di Jakarta, Selasa (23/8). "Pembiayaan mikro kami sekarang Rp2,4 triliun atau 21% dari total pembiayaan ritel kami. Pembiayaan mikro tersebut adalah 12% dari total pembiayaan Bank Muamalat. "Diharapkan meningkat beberapa tahun ke depan. Apalagi setelah bekerjasama dengan beberapa institusi. Target pembiayaan mikro sekitar Rp2,8 triliun pada akhir tahun ini," tuturnya. Ia menambahkan sektor mikro akan menjadi perhatian perusahaan untuk dikembangkan mengingat potensinya yang sangat besar di Indonesia.
Suspensi Saham Central Omega Dibuka
Selasa, 23-08-2011 (11:14)
Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) setelah kemarin disuspensi akibat kenaikan harga saham 209,47%. Suspensi atas perdagangan saham PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) dibuka kembali di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan 23 Agustus 2011. suspensi saham Central Omega dilakukan karena sahamnya mengalami kenaikan luar biasa yakni sebesar Rp 995 atau 209,47% dari harga penutupan Rp 475 di 9 Agustus 2011 menjadi Rp 1.470 pada 19 Agustus 2011.
BUMI Berencana Buyback Saham Rp 3,9 Triliun
Selasa, 23-08-2011 (10:45)
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berencana untuk melakukan pembelian kembali (buyback) sahamnya senilai Rp 3,9 triliun. Rencana buyback saham ini akan dibawa dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Dalam prospektusnya yang dikutip, Selasa pagi ini, BUMI bakal melakukan RUPSLB pada 26 September 2011. Jika disetujui, maka pelaksanaan buyback ini akan dilakukan paling lama 18 bulan setelah persetujuan di dalam RUPSLB.
Perusahaan batubara ini akan melakukan buyback maksimal sebanyak 780 juta lembar sahamnya atau 3,75% dari seluruh modal saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Saat ini komposisi pemegang saham BUMI adalah Vallar Investments UK Limited sebesar 32,42%, dan sisanya adalah masyarakat dengan kepemilikan saham di bawah 5% dengan total 67,58%. Buyback saham ini bakal dilakukan melalui bursa ataupun di luar bursa. BUMI telah menunjuk PT Danatama Makmur untuk menangani buyback saham perseroan melalui bursa. Harga buyback saham ini adalah harga rata-rata dari harga penutupan perdagangan harian saham BUMI di bursa selama 90 hari terakhir sebelum tanggal buyback saham dilakukan oleh perseroan.
Laba Bersih Dirilis, Target INDF Rp6.700
Selasa 23-08-2011 (09:13)
Jelang rilis laporan keuangan emiten akhir Agustus ini, saham INDF masih bullish. Pekan ini, target harga dapat mencapai Rp6.700 dan September di level Rp7.500. Rekomendasi buy and hold! Pengamat pasar modal Irwan Ariston Napitupulu mengatakan, setelah bursa Eropa dan Dow Jones Future bergerak positif, Indeks Harga Saham Gabungan kemarin berhasil menguat dari level bottom-nya. Banyak sekali saham-saham yang berubah dari minus menjadi plus,terbukti ada 128 saham yang naik dan 106 yang turun. Karena itu, banyak saham unggulan dan lapis dua yang menarik. Namun, lanjutnya, yang saat ini sedang ditunggu pasar adalah PT Indofood Sukses Makmur (INDF). Hal ini terkait laporan keuangan perseroan yang akan dirilis akhir Agustus ini.
Pada perdagangan Senin (22/8), INDF ditutup menguat Rp350 (5,73%) ke level Rp6.450 dari posisi sebelumnya Rp6.100. Harga intraday tertingginya Rp6.450 dan terendah Rp6.000. Volume transaksi mencapai 21,6 juta unit saham senilai Rp134,8 miliar dan frekuensi 2.097 kali. INDF masih bullish berdasarkan grafiknya. Level penutupan kemarin sangat kuat karena ditutup di level tertinggi, dengan bentuk candle panjang dari Rp6.000 hingga Rp6.450. Unsur spekulasi kemungkinan cukup tinggi di saham ini, yakni kinerja yang dirilis akan bagus. Sebab, jika melihat anak usaha INDF, PT Indofood Agri Resources sendiri, laba bersihnya naik 51%. Karena itu, laba bersih INDF pun berpeluang naik di atas 40%. Apalagi secara historis 5 tahun terakhir, tren kenaikan laba bersihnya di atas 40% . Karena itu, untuk semester pertama 2011, ada kemungkinan di atas 40%. INDF berpeluang mencapai level tertinggi barunya di level Rp6.700 dalam pekan ini. Dengan catatan, laporan keuangannya dirilis sebelum tutup pekan. Level Rp6.700, menurutnya, sekaligus menjadi level resistance untuk sepekan ke depan. Setelah tembus level all time high-nya, target berikutnya adalah Rp7.500 yang pada September 2011 sudah bisa dilihat jika laporan keuangaannya mencatatkan laba bersih di atas 40%.
News sebelumnya
Tahun Ini Bakrie Telecom Rugi Rp 179 Miliar
Jumat, 19-08-2011 (11:11)
PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) menderita rugi bersih sebesar Rp 179,69 miliar di semester pertama tahun ini dibandingkan laba bersih sebanyak Rp 2,72 miliar. Rugi terjadi karena beban usaha yang naik tinggi. Dari laporan kinerja keuangan BTEL semester I-2011, Jumat (19/8/2011), pendapatan usaha perseroan hanya naik tipis dari Rp 1,718 triliun di tahun lalu menjadi Rp 1,726 triliun tahun ini.
Sementara beban usaha operator Esia itu justru naik lebih tinggi dari pendapatan, mencapai Rp 1,396 triliun di paruh pertama tahun ini, dari tahun sebelumnya Rp 1,2 triliun. Dengan demikian, anak usaha Grup Bakrie itu menderita rugi usaha Rp 18,265 miliar, dari laba usaha Rp 174,59 miliar Rugi usaha tersebut sedikit terbantu oleh adanya laba selisih kurs sebanyak Rp 154,35 miliar yang sebelumnya di tahun lalu hanya Rp 48,263 miliar. Sayangnya, dengan beban lain-lain yang juga naik cukup tinggi membuat rugi sebelum pajak membengkak jadi Rp 232,94 miliar dari untung Rp 15,62 miliar. Atas turunnya kinerja emiten berkode BTEL itu maka rugi bersih per saham dasar pun menjadi Rp 6,31 per lembar di setengah tahun 2011 ini dibandingkan laba bersih per saham Rp 0,1 per lembar tahun lalu. Sepanjang paruh pertama tahun ini, harga saham BTEL justru naik 55,31% dari Rp 235 per lembar di akhir tahun 2010 menjadi Rp 365 per lembar di akhir Juni 2011.
Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 11.05 waktu JATS, harga saham BTEL turun 30 poin (7,69%) ke level Rp 360 per lembar. Sebanyak 13.932 lot sahamnya diperdagangkan 154 kali senilai Rp 2,536 miliar.
Dalam Waktu 2 Minggu Puasa, BNI Syariah Tambah Uang Tunai Rp300 M
Jumat, 19-08-2011 (10:28)
Dalam menyambut Lebaran, transaksi pengambilan uang di Bank BNI Syariah mengalami meningkat. Dalam dua minggu puasa saja, perseroan telah menambahkan jumlah uang tunai sebesar Rp300 miliar. Hal ini di sampaikan Direktur Utama BNI Syariah Rizqullah mengatakan meningkatnya pengambilan uang ini karena banyaknya orang yang belanja yang kemudian membutuhkan uang tunai. Karakteristik selama bulan Ramadan orang cenderung belanja, penambahan bulan ini (sampai saat ini) Rp300 miliar dari Rp6,8 triliun biasanya sekarang menjadi Rp7,1 triliun. Dan menjelaskan peningkatan pengambilan dana tunai ini paling drastis terjadi di ATM, namun karena BNI syariah bekerja sama dengan Bank BNI sebagai bank induk dalam ATM. Transaksi lewat ATM yang meningkat drastis. ATM kita bekerja sama dengan BNI dan manfaatkan jaringan ATM BNI terutama yang konvensional.
Saham Holcim Anjlok karena Tekan Bursa Eropa Negatif
Kamis, 18-08-2011 (15:10)
Bursa saham Eropa menurun tajam pada perdagangan Kamis (18/8). Invetor kecewa dengan laporan pendapatan perusahaan AS yang turun serta kekhawatiran pertumbuhan ekonomi global. Mengutip Reuters, Indeks FTSE turun 1,1% ke 5.269, ndeks DAX turun 1,6% ke 5.853 dan indeks CAC turun 1,4% ke 3.205. Saham fitur perbankan dan Intesa SanPaolo turun 2,2%. Sementara saham Semen Holcim di Swiss turun 4,9%. Franc Swiss naik 0,5%.
Bursa saham Asia melemah seperti indeks Hang Seng turun 0,5%, indke nikkei turun 1,2%, indeks Shanghai turun 1,5%, innde ASX turun 1,2% ke 4.251. Sedangkan Wall Street sebagian melemah di akhir perdagangangan. Indeks Dow Jones naik 4,28 poin atau 0,04% ke level 11.410,21. Indeks S&P naik 1,12 poin atau 1.193,88. Indeks Nasdaq turun 11,97 poin atau 0,47% ke level 2.511,48.
Produksi CPO Astra Agro Tumbuh 24%
Selasa, 16-08-2011 (13:53)
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatat produksi Crude Palm Oil (CPO) mencapai 705.136 ton pada periode Januari hingga Juli 2011. Dalam laporan yang dipublikasikan di Jakarta, Senin (16/8/2011) disebutkan, sampai dengan Juli produksi CPO AALI meningkat 24,1 persen dibanding dengan periode yang sama tahun lalu sekira 568.315 ton. Kenaikan tersebut seiring dengan meningkatnya produksi Tandan Buah Segar (TBS) perusahaan sekira 18,1 persen menjadi 2,6 juta ton dibanding sebelumnya yang hanya 2,2 juta ton. Area Sumatera, berkontribusi 42 persen dari total produksi TBS tersebut, sedangkan area lain seperti Kalimantan sekira 37,7 persen dan Sulawesi sekira 20,3 persen.
Tercatat penjualan bersih perusahaan periode semester I-2011 meningkat 50,6 persen menjadi Rp5,30 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp3,52 triliun. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan harga CPO sekira 21,6 persen dan volume penjualan yang naik 18,7 persen. Perusahaan juga mencatat jika laba kotor mengalami kenaikan 67,9 persen menjadi Rp2,06 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp1,23 triliun. Terakhir, laba usaha tercatat meningkat 81,7 persen menjadi Rp1,73 triliun sedangkan laba bersih meningkat 99,5 persen menjadi Rp1,27 triliun.
Produksi Sawit Astra Capai 700 Ribu Ton Hingga Juli
Selasa, 16-08-2011 (11:06)
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) membukukan peningkatan laba bersih 96% di semester I-2011 menjadi Rp 343,81 miliar, dibandingkan laba tahun lalu pada periode yang sama Rp 174,68 miliar. Laba naik didorong naiknya harga jual produk komoditas dan penurunan beban bunga dan keuangan. Meskipun perseroan mengalami penurunan produksi tembaga dan emas dari perusahaan asosiasinya yakni PT Newmont Nusa Tenggara (NNT)
Penurunan produksi NNT yang bersifat sementara itu telah diantisipasi perseroan sebelumnya. Salah satu penyebabnya keterlambatan pengembangan fase 6 di wilayah tambang Batu Hijau. Newmont pada saat ini memperoduksikan tembaga dan emasnya dari wilayah 5 yang sudah melampaui masa produktifnya dan juga dari stock pile yang tersedia dengan grade yang lebih rendah. Jika tidak dibantu penjualan Newmont, penjualan BRMS hanya naik tipis menjadi sebanyak 67,25 miliar saja, dari perolehan laba semester pertama tahun lalu Rp 62,779 miliar. Sementara penjualan Newmont mencapai Rp 616,37 miliar di paruh pertama tahun ini. dengan hampir selesainya pengembangan fase 6, NNT diharapkan dapat meningkatkan produksinya di awal 2013. Anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI) itu juga berharap mulai memproduksi bijih besi dari Bumi Mauritania S.A. di awal 2012.
Davomas Rugi Rp14,56 Miliar
Senin 15-08-2011 (12:03)
Davomas Abadi Tbk (DAVO) mencatatkan rugi bersih konsolidasi sebesar Rp14,56 miliar pada semester 1-2011 dibanding periode yang sama 2010 yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp8,23 miliar. Dalam laporan keuangan publikasinya dijelaskan kerugian perseroan pada semester 1-2011 ini dipicu kehadiran beban bunga sebesar Rp76,36 miliar, yang sebelumnya tidak ada. Perusahaan juga mencatatkan kerugian usaha sebesar Rp3,19 miliar pada tengah tahun 2011 setelah rugi Rp7,01 miliar tahun lalu. Penjualan juga turun menjadi Rp588,94 miliar pada semester 1-2011 dari Rp692,82 miliar tahun lalu.
Nilai kewajiban lancar perseroan pada semester 1-2011 tercatat mengelami kenaikan menjadi Rp25,72 miliar dari Rp18,71 miliar tahun lalu. Sementara, ekuitasnya turun menjadi Rp950,91 miliar dari Rp965,47 miliar..
Suspensi Saham Lippo Cikarang Dibuka
Senin, 15-08-2011 (10:24)
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) pada perdagangan saham hari ini. Suspensi atas perdagangan saham PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) dibuka kembali di pasar teguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 15 Agustus 2011.
BEI melakukan suspensi terhadap saham LPCK karena harganya yang melonjak tajam mencapai 138,46% atau Rp 900. Peningkatan harga saham LPPS terjadi dari rentang waktu 18 Juli 2011, kala itu harganya masih Rp 650 per lembar, hingga tanggal 11 Agustus harganya sudah berada di Rp 1.550 per lembar. Penghentian sementara saham salah satu perusahaan Grup Lippo itu dilakukan di pasar reguler dan negosiasi dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham LPCK.
Pefindo Beri Rating A untuk WOMF
Senin 15-08-2011 (10:05)
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat A dari PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) dan obligasi seri C tahun 2007 perusahaan senilai Rp590 miliar yang akan jatuh tempo pada 29 November 2011.
Demikian seperti dikutip dari siaran pers yang diterbitkan Senin Pagi ini. Dana yang dialokasikan untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo berasal dari akumulasi penerimaan piutang perusahaan dan juga penarikan dari fasilitas kredit bank yang belum terpakai sebesar Rp2,2 triliun. Berdasarkan faktor tersebut, Pefindo berpendapat perusahaan akan memiliki dana yang cukup untuk melunasi obligasi perusahaan yang akan jatuh tempo.
Pada sebelumnya kepemilikan saham perusahaan dimiliki oleh DBS Nominees sebesar 5%, PT Wahana Makmur Sejati sebesar 17,09%,dan masyarakat sebesar 15,91%.
INCO Cetak Laba US$ 238 Juta, Naik Tipis 9%
Senin, 01-08-2011 (10:31)
PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO) mencatat laba bersih sebesar US$ 238,1 juta pada semester I-2011 (US$ 0,013 per saham), naik tipis 9% dari perolehan laba tahun lalu pada periode yang sama US$ 218,8 juta. Naiknya laba bersih didorong terutama oleh meningkatnya penjualan akibat meningkatnya produksi, yang sebagian diimbangi oleh harga realisasi rata-rata yang lebih rendah.
Perseroan mencatat harga realisasi rata-rata nikel dalam matte sebesar US$ 19,895 per metrik ton selama paruh pertama 2011, dibandingkan tahun lalu US$ 20,246 per metrik ton. Pada paruh pertama 2011 total penjualan perseroan capai 19.438 metrik ton dibandingkan tahun lalu 15.689 metrik ton. Meningkatnya produksi nikel terutama disebabkan lebih tingginya throughput kalsin pada triwulan II, dibandingkan dengan triwulan I, karena terjadinya gempa dan badai petir yang melanda Sorowako pada kuartal I-2011. Sebagai akibat dari gempa dan badai petir tersebut, sambungan listrik dan beberapa fasilitas menjadi rusak dan menyebabkan penghentian produksi sementara. Semua prosedur telah dilakukan untuk menjamin pengoperasian kembali dengan tepat dan aman. Hal ini telah terlihat dari produksi pada triwulan II-2011. Total harga pokok penjualan Perseroan pada triwulan II meningkat menjadi US$ 212,4 juta dari US$ 155,3 juta pada triwulan I, terutama diakibatkan oleh meningkatnya produksi dan penjualan nikel dalam matte.
Nusantara Infrastruktur Merugi Rp 25,57 Miliar
Senin, 01-08-2011 (07:35)
PT Nusantara Infrastruktur Tbk (META), perusahaan infrastruktur terintegrasi, mencatat rugi bersih Rp 25,575 miliar di semester I-2011. Kerugian tersebut meningkat 75,01% dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat Rp 14,61 miliar. Menurut laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, Senin pagi ini bertambahnya rugi ini disebabkan membengkaknya beban usaha dan beban lain-lain sepanjang Januari-Juni 2011.
Pendapatan perseroan per Juni mencapai Rp 106,218 miliar, atau meningkat 19,4% dibanding periode sebelumnya, Rp 88,95 miliar. Namun beban usaha META juga ikut naik dari Rp 57,16 milar menjadi Rp 64,09 miliar. Beban lain-lain perseroan juga mengalami peningkatan dari Rp 63,06 miliar menjadi Rp 70,37 miliar. Akumulasi dua pos beban tersebut membawa kerugian sebelum pajak bagi META.. Rugi sebelum pajak perseroan hingga Juni mencapai Rp 28,24 miliar, sedikit membagi dari periode tahun lalu yang mencatat Rp 31,27 miliar. Rugi bersih periode berjalan akhirnya tercatat Rp 25,57 miliar, dengan rugi per saham Rp 1,84. . Total aset META per Juni mencapai 1,8 triliun, menurun dari periode sebelumnya Rp 1,9 triliun. Penurunan aset akibat posisi kas dan setera kas yang jauh berkurang dari Rp 199,7 miliar di semester I-2010 menjadi Rp 103,11 miliar di semester I tahun ini. Sebagai catatan pada semester I-2010, rugi bersih perseroan jauh lebih kecil atau sekitar Rp 14,61 miliar karena adanya penyesuaian proforma atas transaksi restrukturisasi entitas sepengendali sebesar Rp 12,84 miliar.
Harum energy bagi deviden
Jakarta, 10 Mei 2011 (16.00)
PT Pertamina (persero) hingga April 2011 berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 8,9 triliun. Laba tersebut lebih tinggi jika 53% dibandingkan dengan RKAP April 2011 sebesar Rp 5,8 triliun.
Dari RKAP 2011 untuk laba bersih sebesar Rp 17,7 triliun dan RKAP untuk bulan April 2011 sebesar Rp 5,8 triliun, Pertamina sudah mencetak laba senilai Rp 8,9 triliun. Pendapatan Pertamina per April 2011 sudah mencapai Rp 180,9 triliun. Melebihi target RKAP 2011 hingga 120,5% (Rp 150 triliun). Selebihnya, Laba Usaha Pertamina hingga April 2011 sudah mencapai Rp 13,6 triliun. 132,5% berada di atas RKAP April 2011 yang dipatok sebesar Rp 10,2 triliun. Sedangkan perusahaan migas lokal tersebut mengejar target Rp 31,2 triliun hingga akhir 2011,
Laba Bank Swadesi Turun
Jakarta, 10 MEI 2011 (12.45)
Anak usaha Indofood, PT Salom Ivomas Pratama menawarkan 3,16 miliar lembar sahamnya, setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor dengan harga penawaran sebesar Rp1.060-Rp1.700 per saham. Rencananya, saham perseroan akan listing pada 9 Juni 2011 mendatang. Saham yang akan diterbitkan tersebut adalah saham baru yang berasal dari portapel perseroan dengan nilai nominal Rp200 per saham. Adapun range PE ratio dari penawaran umum saham perdana sebanyak 10-16 kali.
Dana hasil IPO ini akan dipergunakan perseroan untuk membayar utang bank sebesar 40 persen, lalu sebanyak 50 persen dialokasikan untuk membiayai divisi perkebunan untuk program penanaman baru dan pemeliharaan tanaman, pembangunan fasilitas pengolehaan termasuk sarana dan prasarana. Lalu sisanya sebanyak 10 persen akan digunakan untuk membiayai divisi minyak dan lemak nabati terutama untuk penambahan fasilitas produksi dan pembelian sarana transportasi kapal. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwritter) dalam IPO ini adalah PT Kim Eng Securities, PT Deutsche Securities Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas. Tanggal efektif diproyeksikan pada 27 Mei, penawaran pada 30 Mei-1 Juni, penjatahan pada 6 Juni dan pencatatan (listing) saham perseroan pada 9 Juni. (Kontan)
Listing Perdana, Saham HD Finance Naik 30%
Jakarta, 10 Mei 2011 (10.00
)
Pada listing perdananya Selasa ini, saham PT HD Finance Tbk (HDFA) dibuka naik 30% atau 60 poin ke level Rp260. Namun pada pukul 09.40 WIB, kenaikan harga saham turun menjadi hanya naik 15% ke level Rp230. Harga tertinggi saham di level Rp260, dan terendah di Rp220. Volume perdagangan tercatat sebanyak 50.177 dengan nilai transaksi mencapai Rp5,79 miliar dengan 412 kali transaksi. PT HD Finance Tbk menawarkan saham perdana sebesar 460 juta saham ke publik dengan harga penawaran Rp200 per saham. Dana yang berhasil diraup sebesar Rp92 miliar. Penjamin pelaksana emisi efek yang ditunjuk PT Makinta Securities. Untuk rata-rata PER industri sebesar 19,13 kali dan rata PBV sebesar 2,29 kali pada Jumat (6/5). Adapun kepemilikan saham setelah penawaran umum saham perdana antara lain PT HS Corpora sebesar 329.990.000 atau 21,42%, Wealth Paradise Holdings Ltd sebesar 750 juta saham atau 48,70%, Soeharto Djojonegoro sebesar 10.000 atau 0,00%, dan publik sebesar 460 juta saham atau 29,87%. Hingga Oktober 2010, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp11,28 miliar dan pendapatan sebesar Rp158,68 miliar. (Inilah)
Laba Bersih Dua Emiten Asing Naik
Jakarta, 10 Mei 2011 (10.25
)
Dua emiten farmasi asing, PT Merck Tbk (MERK) dan PT Schering-Plough Indonesia Tbk (SCPI), mencatat peningkatan laba bersih pada kuartal I 2011. Merck mencetak kenaikan laba bersih 15,2% menjadi Rp 45,97 miliar, sementara Schering-Plough meraih pertumbuhan laba bersih 496% menjadi Rp 8,71 miliar. Laporan keuangan Merck menunjukkan, kenaikan laba bersih perseroan didorong peningkatan pendapatan sebesar 20,5% menjadi Rp 237 miliar. Sedangkan Schering-Plough justru mencetak penurunan pendapatan sebesar 4,6% menjadi Rp 65,47 miliar. Meski mencatat penurunan pendapatan, kinerja laba Schering-Plough meningkat pada kuartal I 2011 dibanding tahun lalu. Laba kotor perseroan tercatat meningkat 30% menjadi Rp 33,08 miliar setelah Schering-Plough mampu menurunkan beban pokok penjualan sebesar 25% menjadi Rp 32,39 miliar pada kuartal I 2011. Laba usaha Schering-Plough juga tumbuh 116,4% menjadi Rp 13,29 miliar setelah perseroan menurunkan beban penjualan sebesar 14,8% menjadi Rp 10,9 miliar. Perusahaan juga dapat membukukan penghasilan lain-lain sebesar Rp 1,5 miliar di kuartal I 2011, dari minus Rp 267 juta pada periode yang sama 2010. Sedangkan kenaikan laba bersih Merck didorong peningkatan penjualan, penurunan beban umum dan administrasi, kenaikan pendapatan bunga, serta peningkatan laba kurs. Beban umum dan administrasi perusahaan turun 9,5% menjadi Rp 10,4 miliar, meski beban penjualan meningkat 28,2% menjadi Rp 47,1 miliar. Laba usaha Merck tumbuh 9,8% menjadi Rp 58,95 miliar. Perusahaan mencetak kenaikan pendapatan bunga 80,8% menjadi Rp 1 miliar, dan laba kurs naik menjadi Rp 410 juta pada kuartal I 2011. Pada kuartal I 2010, perseroan masih membukukan rugi kurs sebesar minus Rp 1 miliar. (Finance Today)
MLPL Diakusisi Asing
Jakarta,03 Mei 2011 (08.43
)
PT Multipolar Tbk (MLPL) akan segera menuju Rp500 karena minat asing untuk mengakuisisinya. Rencana perluasan usaha pada tahun ini diberitakan tengah menjadi sorotan investor asing untuk ikut mengkoleksi saham MLPL. Saat ini Multipolar sedang membangun momentum bisnis ritel yang kuat dalam hypermarket.MLPL menargetkan pendapatan 2011 sebesar Rp 12 triliun, naik 24% dari tahun 2010 senilai Rp 9,7 triliun. Pada 2010 Multipolar berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 2,83 triliun yang ditopang dari penjualan ritel, pendapatan IT, peningkatan produktivitas dan keutungan dari divestasi bisnis department store anak perusahaan Matahari Putra Prima.Pada perdagangan Senin (2/5) kemarin, MLPL ditutup menguat 15 poin ke level Rp270. Volume transaksi mencapai 84.85 juta lembar saham, senilai Rp22.35 miliar. (Inilah) 08.43
Laba Agung Podomoro Melesat 388
Jakarta, 28 April 2011 (11.00)
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatat laba bersih sebanyak Rp 147,9 miliar di triwulan I-2011, angka ini melonjak 388% dari perolehan laba tahun sebelumnya pada periode yang sama sebanyak Rp 30,3 miliar. Naiknya laba perseroan seiring dengan tumbuhnya pendapatan dari hasil penjualan dan sewa di periode tiga bulan pertama tahun 2011 naik 2,6 kali menjadi Rp 691,2 miliar dari sebelumnya Rp 270,5 miliar. Pendapatan perseroan tersebut, sebanyak 72% berasal dari penjualan apartemen, 22% dari penjualan ruang perkantoran dan 6% berasal dari sewa. Marketing Sales kontrak direalisasikan pada kuartal pertama sebesar lebih dari Rp 1,1 triliun yang jauh melebihi target sebesar 20%. Saat ini, perseroan sedang mengerjakan 11 proyek di berbagai tahap operasi dan pembangunan terutama di Jakarta dan sekitarnya. APL mempunyai pangsa pasar terbesar di apartemen atau kondominium dan melayani terutama pasar untuk pendapatan-golongan ekonomi menengah. Pada perdagangan hari ini, hingga pukul 10.13 waktu JATS, harga saham APLN naik 10 poin (2,89%) ke level 355 per lembar. Sahamnya ditransaksikan 621 kali dengan volume 105.227 lot senilai Rp 18.674 miliar. (detik.com)
IPO HD Finance
Jakarta, 28 April 2011 (10.30)
PT HD Finance Tbk menetapkan harga penawaran umum saham perdana sebesat Rp200 per saham. Demikian seperti dikutip dari prospektus singkat yang diterbitkan Kamis (28/4). Perseroan melepas 460 juta saham biasa atau 29,87% dengan nilai nominal Rp100. Total dana dari hasil penawaran umum saham perdana sebesar Rp92 miliar.
Perseroan akan menggunakan dana hasil penawaran umum saham perdana untuk pengembangan usaha perseroan dalam rangka pembiayaan kendaraan bermotor sebesar 85% dan 15% akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur teknologi informasi di antaranya penggantian core system, penambahan hardware dan jaringan. Perseroan telah menunjuk PT Makinta Securities sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Adapun jadwal penawaran antara lain tanggal efektif pada 27 April 2011, masa penawaran 29 April-3 Mei 2011, penjatahan 5 Mei 2011, distribusi saham secara elektronik dan pengembalian uang pemesanan pada 9 Mei 2011, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 10 Mei 2011. (Inilah.com) 10.30
IPO di Kuartal II
Jakarta, 28 April 2011 (09.00)
Laba bersih PT United Tractors Tbk (UNTR) di triwulan I tahun ini naik 43% menjadi Rp 1,3 triliun dari perolehan laba tahun sebelumnya pada periode yang sama Rp 907 miliar. Peningkatan laba sejalan dengan tumbuhnya pendapatan perseroan.
Anak usaha PT Astra Internasional Tbk (ASII) itu membukukan pendapatan bersih Rp 12,65 triliun, naik 45,1% dibandingkan pendapatan bersih pada triwulan I tahun 2010 sebesar Rp 8,7 triliun. Kenaikan ini terutama didapat sebagai hasil dari peningkatan volume penjualan alat berat unit usaha Mesin Konstruksi (Construction Machinery), peningkatan produksi batu bara dan volume pemindahan tanah (overburden removal) dari unit usaha Kontraktor Penambangan (Mining Contracting), serta peningkatan volume penjualan batu bara dari unit usaha Pertambangan (Mining). Unit usaha Mesin Konstruksi memberikan kontribusi sebesar 54,1% terhadap total pendapatan bersih, sementara itu unit usaha Kontraktor Penambangan memberikan kontribusi sebesar 35,4% dan sisanya sebesar 10,5% disumbangkan oleh unit usaha Pertambangan. Pada penutupan perdagangan kemarin, harga saham UNTR ditutup menguat 300 poin (1,30%) ke level Rp 23.250 per lembar. Sahamnya cukup aktif diperdagangkan hingga 777 kali dengan volume 7.770 lot senilai Rp 89,796 miliar. (Detik.com) 09.00