Jakarta , 1 September 2008 (17:40)
Crude Palm Oil , CPO tetap menjadi komoditas bisnis andalan yang menghasilkan keuntungan besar bagi Bakrie Sumatera Plantations. “Sekitar 80,06% pendapatan Perseroan, berasal dari CPO,”ujar Ambono Janurianto, Direktur Utama PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. Selain CPO, karet juga menyumbang pendapatan perseroan sebesar 19,94%. Dari dua komoditas tersebut, perusahaan perkebunan ini mencatat penjualan bersih sebesar Rp. 1,580 triliun, meningkat 140% dibanding semester pertama tahun 2007 yang hanya mencapai Rp. 638,0 miliar. Keuntungan yang didapatkan perusahaan tak lepas dari kenaikan harga CPO di pasar internasional. Selama semester I tahun 2008 yang lalu, misalnya, nilai penjualan CPO perusahaan naik tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. “Dibandingkan revenue semester pertama 2007 yang hanya Rp. 423 miliar, pada semester pertama 2008 ini revenue kami dari CPO naik tajam, mencapai Rp. 1,201 triliun. Meningkat hingga 184 persen,” katanya. Melihat kesuksesan itu, perusahaan menambah luasan perkebunan hingga bertambah 116% menjadi 44.555 hektar. Dijelaskan oleh Ambono, luas lahan perkebunan kelapa sawit Perseroan meningkat secara signifikan. “Paling lambat tahun 2011 luas kebun paling sedikit 200.000 hektar.”[stb]