Pencarian
SPONSOR PORTAL


 

Selamat Datang Di Berita Portal Investasi Finansial Bisnis Informasi
RUPSLB Indofood Setuju Akuisisi Indolakto

Jakarta , 05 Desember 2008 (13:10)

Pemegang saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) resmi menyetujui rencana perseroan mengakuisisi saham Indolakto yang dimiliki Drayton Pte Ltd dari Pastilla Investment Ltd sebesar 100%. Rencana akuisisi tersebut, akan dibiayai oleh dana internal perseroan dan pinjaman bank.

“Kami sangat berterima kasih kepada para pemegang saham atas dukungannya untuk rencana transaksi ini,” kata Wakil Presiden Direktur INDF, Fransiscus Welirang, saat jumpa pers seusai RUPSLB, Jum'at (5/12/2008), di Gedung Indofood Jakarta.

Selain akuisisi saham, perseroan juga mengambil-alih pinjaman tanpa bunga sebesar 100,5 juta dan senilai USD 350 juta Drayton kepada Pastilla. Drayton secara efektif memiliki 68,57% saham PT Indolakto.

Adapun jumlah saham yang akan diakuisisi oleh Indofood sebesar 320.000.001 lembar atau 100% kepemilikan Pastilla atas Drayton Pte. Ltd, yang secara efektif memiliki sekitar 68,57% saham Indolakto.

Sedangkan, sumber dana untuk akuisisi Indolakto berasal dari kas internal sebesar 40% dan dari pinjaman bank sebanyak 60%. Saat ini, ada 6 bank yang siap mengucurkan pinjamannya untuk mendukung transaksi itu. Namun, Welirang enggan menjelaskan nama bank yang akan meminjamkan dananya termasuk jumlah dana pinjaman. “Saat ini masih dalam proses, tidak etislah disampaikan,” katanya.

Saat ini, total pendapatan Indofood 91% disumbang oleh penjualan divisi mi instan. Pasca akuisisi itu, perseroan menargetkan Indolakto dapat menyumbang pendapatan sebesar 19% dari jumlah pendapatan divisi mi instan. Dengan demikian, pendapatan Indofood dari divisi mi instant berubah menjadi 72%.

Menurut Welirang, akuisisi tersebut membuka jalan bagi Indofood untuk memasuki industri susu di Indonesia, yang mengalami pertumbuhan tahunan rata-rata  majemuk sebesar 19,9% pada 2002-2006.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan PT Capricorn Indonesia Consult Inc, pertumbuhan industri susu di Indonesia pada pada periode 2002-2006 hampir mencapai 20%. Sedangkan berdasarkan laporan dari USDA Global Agriculture Information Network, konsumsi susu per kapita di Indonesia pada 2007 lebih rendah dari Malaysia, Thailand, Filipina, dan Kamboja yang hanya sebesar 7,7 kg.  Perseroan mengharapkan konsumsi susu per kapita akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang.

Indolakto merupakan produsen susu pemegang merek Indomilk, Cap Enaak, Tiga Sapi, Orchid Butter dan Indoeskrim. Merek-merek tersebut merupakan merek terkemukan di pasar dan memiliki pangsa pasar yang cukup signifikan.[r10]

                                Copyright © 2008 www.finansialbisnis.com/News