Jakarta , 08 Agustus 2008.
Penjualan Apexindo membuat keuntungan
MEDCO naik tajam
Keputusan RUPSLB PT Medco Energi International Tbk, menyetujui penjualan saham perusahaan di APEXINDO pada 7 Agustus 2008. Adapun saham perusahaan sebanyak 1.287.045.106 saham atau 48,72% dari seluruh saham yang diterbitkan/disetor penuh pemegang saham perusahaan APEXINDO. Saham ini akan dijual dengan harga Rp 2.450 per saham karena merupakan harga tersebut merupakan harga pada akhir Agustus 2004. Penjualan saham ini Medco akan memperoleh dana ditaksir mencapai US$ 340,9 juta dimana keuntungan sebesar US$ 236,4 juta. Atas pembelian saham ini, PT Mitra Rajasa Tbk (MIRA) selaku pembeli saham APEX melakukan pembayaran dengan mekanisme dua cara yaitu tunai sebesar US$ 272,7 juta dan sisanya dibayar dengan obligasi berjaminan 1 tahun senilai US$ 68,2 juta.
Adanya penjualan saham ini akan menimbulkan keuntungan yang cukup besar untuk Medco pada tahun 2008. MEDC mencatat keuntungan bersih sebesar US$ 62 juta pada periode semester I pada tahun 2008. Akibatnya, laba bersih perusahaan telah mencapai US$ 334,7 juta tanpa memperhitungkan laba pada semester 2 tahun 2008.
Dana hasil penjualan saham APEXINDO ini akan dipergunakan untuk pengembayaran Pegembangan Tujuh Proyek Utama Jangka Panjang yang bernilai US$ 1,5 ? US$ 2 milyar periode lima tahun dan juga membiaya belanja modal dalam meningkatkan cadangan minyak dan gas baru. Adapun tujuh proyek tersebut sebagai berikut:
- Pengembangan Gas Blok Senoro, Sulawesi dan Pembangunan Kilang LNG Donggi Senoro
- Pengembangan Gas Blok A
- Pengembangan Gas Blok Lematang, Sumatra Selatan
- Program Enhanced Oil Recovery Blok Rimau, Sumatra Selatan
- Pengembangan Penemuan Minyak Area 47, Libya
- Pembangunan Pabrik Bio-etanol, Lampung; dan
- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sarulla, Sumatra Utara
Adanya keuntungan yang besar ini kemungkinan berpengaruh kepada dividen yang dobayarkan kepada pemegang saham Medco pada tahun- tahun mendatang. Adapun pembayaran dividen yang telah dilakukan perusahaan pada tahun-tahun sebelumnya yaitu Rp. 5 per saham pada tahun 2002; Rp. 7 pada tahun 2003; Rp. 10 pada tahun 2004; Rp. 15 pada tahun 2005; Rp. 57 pada tahun 2006 dan Rp. 77 per saham pada tahun 2007. (ahm)
|