Jakarta , 06 Agustus 2008.
Rapor Memuaskan, Astra Berencana Tingkatkan Produksi
PT Astra Internasional Tbk, dari 130 anak perusahaan dan afiliasinya membukukan laba bersih sebesar Rp 4,75 triliun pada semester I-2008. Laba bersih ini didapatkan dari peningkatan laba perseroan. Dari sektor otomotif dan jasa keuangan memberikan laba usaha sebesar Rp 2,23 triliun. Sektor non otomotif yang terdiri dari agrobisnis ( Astra Agro Lestari ), alat berat (United Tractors), IT ( Astra Graphia), dan infrastruktur (PAM Lyonnaise Jaya) menyumbang laba usaha sebesar Rp 4,3 triliun. Nilai aktiva bersih perseroan meningkat 10 persen dari Rp 26,96 triliun di akhir 2007 menjadi Rp 29,69 triliun per 30 Juni 2008. Nilai aktiva bersih per saham mencapai Rp 7.333, mengalami kenaikan 10 persen dari Rp 6.660 pada periode yang sama tahun lalu. gTahun 2008 tetap positif, meski kita berhadapan dengan inflasi dan peningkatan suku bunga,h ujar Michael Ruslim, presiden direktur Astra. Ia juga menjelaskan bahwa target saham Rp 7.500 merupakan strategi agar lebih atraktif. Jajaran direksi Astra sangat yakin situasi ini akan berlangsung sampai akhir tahun. Bahkan mereka memprediksi peningkatan akan bertambah tajam. Penjualan enam merek mobil keluaran Astra (Toyota, Daihatsu, Isuzu, Nissan Diesel, peugeot dan BMW) serta sepeda motor Honda melebihi target dan prediksi. Rencana ke depan Astra akan memproduksi 320.000 unit kendaraan. Hal ini membangung optimisme untuk semester selanjutnya. "Semester dua ini kami optimis dapat kembali menguasai pangsa pasar penjualan mobil di kisaran 51-53%."
|